08 April 2017

High School DxD v1 Life.0

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Warna yang sama seperti rambut orang itu—

Itulah yang kupikirkan usai aku melihat tanganku berlumuran darah.

Merah— rambut merah crimson yang lebih cemerlang dari buah stroberi.

Ya, rambut crimson panjang dan indah orang itu memiliki warna yang sama dengan warna yang menutupi tanganku.

Life 0.


Hyoudou Issei—itulah namaku. Orangtua dan orang-orang di sekolahku memanggilku “Ise“.

Aku murid kelas dua SMA yang saat ini tengah mengalami masa mudanya.

Ada suatu masa ketika seorang murid yang tak pernah kutemui sebelumnya mengatakan, “Bukankah itu Ise?“, Jadi aku benar-benar tak tahu seberapa jauh namaku diketahui orang lain.

Aku populer, katamu?

Nggak, bukan ‘gitu. Toh, aku terkenal karena sangat mesum yang bahkan sering dituduh mengintip ruang ganti Klub Kendo Perempuan.

Aku takkan melakukan hal memalukan seperti mengintip ke dalam ruang ganti perempuan......

Maaf. Aku ada di sana. Aku ada di ruang penyimpanan di sebelah Klub Kendo. Aku mencoba mengintip dari lubang di dinding di ruang penyimpanan Klub Kendo.

Sayangnya aku tak bisa mengintip. Itu karena Matsuda dan Motohama tak mau menjauh dari lubang itu. Ya ampun, mereka ini......

Aku tak bisa menenangkan diri saat si dua idiot mengatakan hal-hal seperti “Ohhh! Murayama punya payudara besar beneran!“ dan “Ahhh, Katase punya kaki yang indah“.

Tentu saja aku ingin lihat! Tapi ada orang mendekati ruang penyimpanan, sehingga aku lari dari sana.

Tapi, sesuatu yang benar-benar bahagia terjadi pada orang sepertiku, yang akan melakukan segala macam hal mesum setiap hari.

“Berpacaranlah denganku.“

Sebuah pengakuan cinta dari seorang gadis!

Akhirnya aku merasakan rasanya menjadi muda.

Untuk orang sepertiku yang tak punya pacar, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan.

Nama pacarku adalah Amano Yuuma-chan. Dia adalah seorang gadis dengan rambut hitam halus dan tubuh langsing.

Dia sangat manis, sampai aku pun jatuh cinta padanya pada pandangan pertama.

Siapa pun akan bilang “OK“ segera kalau ada wanita cantik mendatangimu dan mengatakan “Hyoudou-kun! Aku cinta padamu! Berpacaranlah denganku!“?

Itu akan jadi impian untuk laki-laki sepertiku yang usianya sama dengan jumlah tahun tak punya pacar.

Ini takkan aneh kalau seseorang mengatakan “Dari bishoujo game apa kamu dapatkan itu?“, Tapi ini sungguh terjadi!

Sebuah keajaiban pasti terjadi! Aku ditembak! Oleh seorang gadis cantik!

Awalnya aku berpikir itu adalah sebuah candaan. Aku pun berpikir beberapa kali hasil dari permainan hukuman dan teman-temannya lagi melihat kita dari tempat lain.

Apa boleh buat. Sampai saat itu, aku percaya bahwa aku adalah seorang lelaki yang dilahirkan untuk tak jadi populer dengan para gadis.

Tapi sejak hari itu, aku menjadi seorang laki-laki dengan seorang pacar. Dunia di sekitarku berubah. Aku tak tahu bagaimana menjelaskannya, tapi hatiku terasa damai. Aku ingin mengatakan “Ini kemenanganku!“ untuk setiap laki-laki yang berjalan.

Aku mulai merasa kasihan pada dua temanku, Matsuda dan Motohama, yang tak punya pacar. Begitulah cara percaya diriku keluar.



Pada kencan pertama kita setelah kita mulai berpacaran—

Aku sudah siap untuk menggunakan rencana yang sudah kubuat beberapa waktu lalu.

Fufufu, aku sudah menggosok gigiku puluhan kali sejak kemarin malam. Tak ada satu pun tempat yang kulewatkan.

Bahkan aku membeli celana dalam baru. Kamu tak boleh bilang apa yang akan terjadi nantinya.

Aku tiba di tempat kencan dengan sikap seorang pria perjaka super.

Aku tiba di tempat pertemuan tiga jam sebelum Yuuma-chan. Aku menghitung sampai seratus perempuan yang mengenakan kacamata berjalan di depanku!

Selama di sana, aku menerima selebaran yang mencurigakan dari orang aneh yang membagi-bagikan selebaran.

Itu adalah benda yang tampak gaib dengan lingkaran sihir aneh dan kalimat - “Mimpimu akan dikabulkan!“.

......Aku ingin membuangnya, tapi aku memutuskan untuk memasukkannya ke dalam saku celanaku karena sekarang aku tak bisa membuangnya.

Ketika Yuuma-chan tiba, aku mengatakan ini.

“Jangan khawatir, aku juga baru sampai ‘kok.“

Tepat sasaran! Aku bisa mengatakan itu. Aku selalu ingin mengatakan itu!

Kemudian kita berjalan sambil memegang tangan. Aku benar-benar tersentuh. Untuk berkencan sambil memegang tangan dengan pacarku yang cantik!

Aku sangat tersentuh sampai-sampai aku akan menangis.

Tak usah terburu-buru. Ini bukan waktunya untuk panik.

Setelah itu, kita menikmati kencan kita dengan pergi ke toko pakaian dan melihat-lihat dekorasi untuk ruangan kita.

Untuk makan siang, kita makan di sebuah restoran keluarga yang sama sebagaimana seorang murid SMA normal lakukan, dan Yuuma-chan tengah makan parfait cokelat dengan nikmat. Perutku kenyang hanya dengan menatapnya.

Yeah, aku merasa seolah-olah aku mengerti bagaimana para remaja lainnya rasakan ketika mereka berkencan. Aku merasa seolah-olah aku hidup untuk pertama kalinya.

Ibu, terima kasih sudah melahirkanku. Ayah, aku sudah khawatir bahwa aku takkan mampu melanjutkan garis keturunan keluarga kita, tapi sepertinya Ayah tak usah khawatir lagi.

Saat aku memikirkan segala macam hal, kini sudah sore.

Ini klimaks!

Ciuman!? Ciuman sebelum pulang!? Kepalaku jadi bersemangat hanya dengan memikirkannya!

Oh, mungkin kita akan melangkah lebih jauh!

Itulah yang seorang murid laki-laki SMA mesum sepertiku pikirkan.

Kita berada di taman yang jauh dari kota. Tak ada tanda-tanda orang, dan tak orang di sini selain kita. Berkat itu, imajinasi erotisku terbangun.

Aku seharusnya membaca buku yang mengajari seseorang melakukan hal-hal yang bahkan lebih nakal!

Yuuma-chan sudah melepaskan tanganku dan dia berdiri di depan air mancur.

“Hari ini sangat menyenangkan.“

Yuuma-chan tersenyum saat ada air mancur di belakangnya.

Kuu! Sialan, dia manis. Matahari terbenam yang di belakangnya memberikan suasana bagus.

“Hei, Ise-kun.“

“Ada apa, Yuuma-chan?“

“Ada sesuatu yang ingin kulakukan untuk merayakan kencan pertama kita. Maukah kamu mendengarkan keinginanku?“

Oh ya. Ini!

Ini dia! Ini pasti itu!

Bau napasku! Cek! kesiapan mentalku! Hmm! Jantungku berdebar sangat cepat~!

“Ka-Kamu ma-mau apa?“

Aaaaagh. Nada suaraku dalam. Dia akan mengetahui bahwa aku tengah memikirkan sesuatu yang bodoh!

Aku membuat kesalahan terbodoh setelah sampai sejauh ini......

Tapi Yuuma-chan hanya tersenyum padaku.

Kemudian dia mengatakan padaku dengan jelas.

“Maukah kamu mati untukku?“

............

......Eh? Apa itu tadi?

“......Eh? Itu...... huh, maaf, bisa kamu ulangi lagi? Kurasa ada sesuatu yang salah dengan telingaku.“

Aku pasti salah dengar.

Itulah yang kupikirkan. Pasti itu. Jadi aku bertanya lagi.

Tapi......

“Maukah kamu mati untukku?“

Dia mengatakan itu padaku lagi. Sambil tertawa.

Kata-katanya tak masuk akal. Saat aku hendak mengatakan “Itu lucu sekali, Yuuma-chan“ dengan senyum......

FLAP

Sayap hitam muncul dari punggungnya.

Kemudian dia mulai mengepakkan sayapnya. Bulu-bulu hitam melayang di udara dan kemudian turun ke kakiku.

Apa itu?

Eh? Tentu saja Yuuma-chan manis seperti malaikat, tapi......

Malaikat? Tidak, itu mustahil.

Apa itu semacam akting?

Pacar cantikku mengepakkan sayapnya saat matahari terbenam di belakangnya. Ini terlihat seperti sebuah adegan dari cerita fantasi.


Tapi mustahil aku bisa percaya sesuatu seperti ini.

Matanya yang tampak manis berubah menjadi mata menyeramkan dan dingin.

“Sungguh menyenangkan. Waktu singkat yang kuhabiskan denganmu. Itu seperti bermain rumah-rumahan dengan anak kecil.“

Suara Yuuma-chan terdengar sangat dingin. Nadanya seperti orang dewasa. Mulutnya membentuk senyum dingin.

BUZZ

Sebuah suara jauh lebih berat daripada suara bergetar konsol game ada di udara.

Itu membuat banyak suara berdengung dan itu muncul di tangannya.

Seperti tombak.

Itu bersinar? Sepertinya ada sebagian cahaya atau sesuatu.... Sebenarnya, itu tombak.

HYU

Suara angin. Sebuah suara jahat mengikutinya.

DON!

Saat aku berpikir, sesuatu menyerempet perutku, tombak yang di tangan Yuuma-chan menembus perutku.

Dia melemparkan itu padaku......

Tapi, dibandingkan itu, kenapa? Aku mencoba menarik tombak itu dariku, tapi tombak itu menghilang.

Satu-satunya hal yang tersisa adalah lubang besar di perutku. Dan darah mengalir dari lubang itu. Darah. Darah.

Kepalaku menjadi pusing, dan penglihatanku menjadi kabur. Aku sudah tergeletak di tanah dan pada saat aku menyadari itu, kakiku kehilangan keseimbangannya.

Jejak kaki mendekat padaku saat aku tergeletak di tanah.

Sebuah suara kecil samar-samar mencapaiku. Itu Yuuma-chan.

“Maaf. Kau adalah ancaman bagi kita, jadi kita memutuskan untuk menyingkirkanmu sedari awal. Kalau kau ingin menyimpan dendam, maka bencilah Tuhan yang menempatkan Sacred Gear dalam dirimu.“

......Sacred, apa......?

Bahkan aku pun tak bisa mengajukan pertanyaan dan aku dalam keadaan di mana aku tergeletak di tanah. Jejak kakinya menjadi lebih jauh dariku.

Pada saat yang sama, aku mulai kehilangan kesadaranku. Lubang di perutku. Itu pasti sangat fatal. Aku tak merasakan sakit sama sekali.

Tapi aku menyadari bahwa aku berada dalam kondisi sangat buruk karena aku bisa merasakan bahwa aku akan kehilangan kesadaran.

Rasanya pasti nyaman kalau aku kehilangan kesadaran sekarang seolah-olah aku akan tidur. Tapi kalau itu terjadi, aku pasti akan mati.

Apa kamu serius......? Apa aku akan mati pada usia muda?

Bahkan aku pun belum hidup separuh dari masa hidupku!

Bagaimana aku bisa tertawa kalau aku mati karena ditikam oleh pacarku di taman aneh ini!

Ku...... kesadaranku mulai memudar saat aku lagi memikirkan banyak hal......

Rasanya seperti banyak hal dalam diriku menghilang......

Oh ya, aku ingin tahu apa yang akan terjadi di sekolah besok?

Apakah Matsuda dan Motohama terkejut? Apa mereka akan menangis untukku? Tak mungkin, bukan mereka......

Ibu, Ayah......aku belum melakukan apa pun untuk menyenangkan mereka sebagai anak mereka......

Sebaliknya.......takkan lucu kalau mereka sampai menemukan majalah pornoku setelah kematianku......

......Kenapa sih aku hanya memikirkan hal-hal itu saat aku mau mati......?

Tanganku...... masih bisa bergerak......

Aku menyentuh perutku dan membawanya di depanku.

Warnanya merah...... merah crimson. Ini adalah darahku. Seluruh tanganku berwarna merah. Ini semua darahku.

Kemudian dia memasuki pikiranku.

Orang yang kubayangkan adalah gadis itu.

Wanita cantik dengan rambut crimson. Setiap kali aku melihatnya, mataku tertuju pada rambut crimsonnya.

......Kalau aku mau mati, aku berharap itu dalam pelukan seorang gadis cantik seperti itu......

Rasanya aku mulai mengkhianati pacarku Yuuma-chan karena aku memikirkan ini. Tunggu, Yuuma-chan ‘kan orang yang membunuhku......

......Tapi kalau aku mati, aku ingin mati setelah meraba-raba oppai Yuuma-chan......

Haha, ilusi mesumku tak mau berhenti bahkan sebelum aku mati......

Aaah, mataku jadi lebih kabur......

Apa akhirnya selesai.....?

Sial, ini benar-benar hidup membosankan......

......Kalau aku terlahir kembali, aku ingin jadi......



“Jadi, kamu adalah orang yang memanggilku.“



Tiba-tiba, seseorang muncul di depanku, dan dia berbicara kepadaku.

Aku tak bisa memberitahu siapa itu karena penglihatanku kabur.

“Sepertinya kamu lagi sekarat. Lukamu......astaga, kelihatannya sesuatu yang menarik terjadi padamu. Jadi kamu......ini sungguh menarik.“

Dia tertawa seakan menemukan sesuatu yang menarik.

......Aku ingin tahu apanya yang lucu......

“Kalau kamu mati, maka aku akan mengurusnya. Hidupmu itu. Mulai sekarang, kamu akan hidup untukku.“

Sebelum aku kehilangan kesadaran, aku melihat rambut crimson berkilau di depanku.
High School DxD v1 Life.0

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment