18 April 2017

HIgh School DxD v2 Life.1

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Life.1 Aku Bekerja sebagai Iblis


Bagian 1

Saat aku membuka mata, aku melihat langit-langit kamarku.

Aah, jadi itu mimpi.

Sepertinya aku punya mimpi terindah yang juga kebetulan mimpi terburuk. Itu indah di awal saja. Pernikahanku dengan Buchou, yang kukagumi. Itu indah sampai saat itu, tapi setelah itu......

Jantungku berdebar cepat. Siapapun akan begitu jika mereka memiliki mimpi yang sama. Aku juga bernapas lebih cepat.

Aku mengangkat tubuh bagian atasku, dan menghapus keringat di dahiku dengan tanganku. Wow. Begitu banyak keringat. Aku terkejut melihat jumlah keringat tak terduga yang kumiliki ini.

Pada saat yang sama, aku menyadari bahwa aku menggunakan lengan kiriku untuk menyeka itu.

Adegan terakhir itu......Naga Merah......Aku tak bisa percaya itu karena terlalu banyak fantasi di dalamnya.

Tak ada yang salah dengan lengan kiriku yang berubah menjadi lengan monster itu di akhir mimpiku.

Tapi aku mengerti bahwa ada sesuatu yang dimiliki di lengan ini.

Aku melihat jam. Ini 04:30 pagi......ini masih sedikit lebih awal.

Aku mengambil napas dalam-dalam dan kemudian kembali ke dalam tempat tidurku—. Tidak, bukan!

Aku ingat sekarang! Sudah waktunya! Aku keluar dari tempat tidur dan bersiap-siap.

Saat aku melihat keluar jendela, ada gadis cantik berambut crimson, Rias Gremory-buchou, yang mengenakan jersey merah dan berdiri di pintu gerbang.

Dia adalah senior dan idola sekolah di SMA-ku. Dia juga ketua Klub Penelitian Ilmu Gaib yang kumasuki, dan identitas sebenarnya adalah Iblis.

Dia melihat kesini dengan mata biru usai dia menyadari bahwa aku melihat ke arahnya.

——Cepat.

Dia menggerakkan bibirnya seperti itu sambil tersenyum.

“Aku datang sekarang!“

Aku mengganti pakaian menjadi jersey dari piyamaku segera, dan meninggalkan kamar untuk melakukan latihan pagi.

Bagian 2

“Ze~ha~, ze~ha~.“

“Hei, jangan lari begitu menyedihkan. Atau aku akan menambahkan 10 putaran lagi setelah itu.“

Aku berlari di area perumahan sambil kehilangan napas.

Buchou yang di belakangku saat mengendarai sepeda menyemangatiku tanpa ragu-ragu. Kamu ketat seperti biasa, Buchou.

Sekitar sebulan yang lalu, kebetulan aku bereinkarnasi sebagai Iblis dari manusia. Aku menjadi Iblis budak Buchou, Rias Gremory-sama.

Iblis adalah makhluk yang dipanggil oleh manusia, yang kemudian memberikan keinginan mereka dalam pertukaran harga dari mereka. Mereka kebetulan melakukan segala macam pekerjaan setiap hari. Buchou tidak terkecuali.

Aku telah bekerja sehari-hari sebagai Iblis budak Buchou dan aku berjalan menuju tujuanku, satu langkah pada satu saat.

Apa tujuanku? Itu sudah jelas!

“Aku akan menjadi Harem King......ze~ha~......“

Ucapan itu keluar dari mulutku sambil aku tengah lari.

“Itu benar, dan untuk itu kamu perlu mulai dari melatih dasar-dasarnya dulu. Kamu harus menjadi lebih kuat, meski sedikit.“

Ya, Buchou. Aku tahu.

Saat ini aku Iblis yang baru lahir, tapi kalau aku membuat prestasi dan dipromosikan, maka aku bisa menerima gelar kebangsawanan. Kalau itu terjadi, aku bisa memiliki budak-budakku sendiri seperti Buchou. Benar! Aku akan membuat banyak gadis-gadis menjadi budak Iblisku, dan aku akan membuat impianku menjadi kenyataan!

Untuk itu, aku harus menjadi lebih kuat seperti yang Buchou katakan. Kekuatan adalah mutlak dalam dunia Iblis. Sederhananya, semakin kuat dirimu, semakin mudah kamu mengarahkan tujuan yang lebih tinggi.

Yah, kamu bisa bangkit dengan pengetahuan, keterampilan perdagangan, dan jenis keterampilan lain, tapi aku tak punya bakat di area itu untuk saat ini.

Jadi tak ada yang akan mulai kecuali aku meningkatkan staminaku. Itu sebabnya aku tengah melakukan pelatihan ini setiap hari.

Tapi Buchou adalah instruktur Spartan.

“Untuk budakku menjadi lemah adalah sesuatu yang tak bisa kumaafkan.“

Jadi dia tak menunjukkan belas kasihan pada latihan pagiku.

Dia membuatku berlari selama kurang lebih 20km, dan setelah itu membuatku melakukan lari cepat lebih dari 100 putaran. Dia juga melakukan berbagai pelatihan otot yang aku pun tak ingin menghitung berapa banyak yang telah kulakukan.

Iblis adalah penghuni malam yang mengeluarkan kekuatan mereka pada malam hari. Aku berpikir bahwa lebih baik untuk latihan di malam hari daripada di pagi hari, tapi rupanya itu tidak mungkin. Menurut Buchou, latihan di bawah sinar mentari yang membuat kita lemah akan menguatkan mental kita.

Aku telah menderita nyeri otot setiap hari, tapi menjadi terbiasa adalah hal yang menakutkan dan tak ada salahnya dengan hal-hal seperti itu.

Akhir-akhir ini, aku telah mampu untuk melakukannya cukup mudah. Ini adalah bukti bahwa aku telah meningkat. Toh, aku dalam keadaan yang baik di kelas pendidikan jasmani. Rekor lari singkatku telah memendek, dan tak selelah itu untuk melakukan lari jarak jauh lagi.

“Haahaa......“

Aku berhenti berlari saat aku tiba di taman yang kebetulan tujuannya. Aku berkeringat di seluruh tubuhku......

“Kerja bagus. Sekarang, kita akan beralih ke lari cepat.“

Senyum Iblis Buchou sangat menyilaukan.

Bagian 3

“Kemampuanmu berguna kalau dasar-dasarmu tinggi.“

“Ya......65......“

Aku mulai melakukan push-up di taman usai aku menyelesaikan maraton pagi dan lari cepat.

Buchou duduk di punggungku. Perasaan pantat lembutnya terasa luar biasa, tapi aku tak punya waktu untuk menikmatinya karena lenganku kesakitan.

Tidak, sebenarnya perasaan pantatnya adalah yang terbaik!

WHIP!

“Auu!“

Pantatku ditampar Buchou......dan aku mengeluarkan suara. Aku bukan masokis......

“Kamu berpikir mesum. Gerakan pinggulmu vulgar. “

“......I-Itu......68......B-Berpikir bahwa kamu menunggangiku......69......membuat nyaliku sebagai kuda menggila......70!“

“Berbicara saat melakukan push-up. Tampaknya kamu telah tumbuh, Ise. Haruskah aku menambahkan seratus lagi?“

Buchou mengatakan sesuatu yang mustahil sambil tersenyum. Aku akan mati. Aku akan berada dalam keadaan dekat kematian dari pagi kalau itu terjadi.

“Hmm, seharusnya dia sudah sampai sini......“

“Huh? Siapa yang datang?“

Saat aku bertanya padanya, aku mendengar suara familiar yang kemudian mengatakan, “Maaf“.

Saat aku melihat ke arah dari mana suara itu berasal sambil tetap dalam postur push-up——.

“Ise-san, Buchou-san! Maaf karena terlambat......hauu!“

Gadis berambut pirang—Asia, tersandung.


“Ise-san, ini tehmu.“

“Y-Ya, terima kasih.“

Aku istirahat sambil menyeruput teh yang Asia beri padaku. Setelah itu, aku melakukan latihan otot perut dan punggungku, jadi seluruh tubuhku kesakitan.

“Asia, kenapa kamu di sini?“

Saat aku bertanya, pipi gadis pirang ini menjadi merah.

“Aku mendengar bahwa Ise-san dan Buchou-san melakukan latihan di sini setiap pagi......jadi aku juga ingin bisa membantu Ise-san. Meskipun hari ini aku hanya bisa mempersiapkan teh.“

Asia......kamu beneran gadis baik! Aku tersentuh!

“Uuu, Asia! Aku sangat terharu dengan kebaikan Asia! Aaah, aku tidak pernah berharap bahwa akan ada hari ketika seorang gadis akan mengatakan itu padaku!“

Aku minum teh itu sambil menangis gembira.

Asia, mantan Sister yang memiliki rambut pirang dan mata hijau. “Mantan“ berarti bahwa dia bukan Sister lagi. Sekarang dia adalah Iblis dari kelompok Gremory.

Bulan lalu, dia terlibat dalam insiden tertentu, dan sebagai hasilnya dia dibunuh oleh Malaikat Jatuh. Asia meninggal, namun berkat kekuatan Buchou, dia bereinkarnasi sebagai Iblis dan di sini dengan kami sekarang.

Apalagi, Malaikat Jatuh adalah Malaikat jahat yang disebutkan dalam Injil dan novel. Sifat mereka adalah sayap hitam mereka, kurasa.

Mereka adalah musuh utama Iblis dan selalu bertempur dengan mereka. Bulan lalu, aku juga terlibat dalam pertempuran mereka. Waktu itu, aku menyadari betapa lemahnya aku, jadi aku mulai berlatih seperti ini untuk menjadi lebih kuat. Aku tak ingin Asia melewati kesedihan itu lagi.

Dan majikan kita, Buchou, tampaknya memikirkan sesuatu sambil minum teh hijau.

“Ada apa, Buchou?“

Saat aku bertanya padanya, ia kembali sadar dan batuk.

“Tidak, bukan apa-apa. Lebih dari itu, sudah waktunya. Aku memutuskan untuk menyelesaikannya hari ini, jadi mari kita ke rumahmu sekarang.“

Hah? Kenapa? Rumahku? Sudah waktunya? Apa yang akan kita lakukan di rumahku?

“Sudah waktunya bahwa barang-barangnya tiba.“

Aku akan tahu apa yang dia maksud 10 menit kemudian.

Bagian 4

“......I-Ini, ‘kan?“

Alisku berkedut usai melihat kotak yang ditempatkan depan pintu masuk rumahku.

Apa ini? Kotak-kotak ini bahkan tidak memiliki nama pengirim. Aku memiliki perasaan misterius tentang hal ini. Tak ada bom di dalamnya, ‘kan......?

Lalu Buchou memberitahuku yang membuat wajah bingung.

“Nah, Ise. Bawalah ini ke kamar.“

“Huh? Membawa? Aku harus membawa ini ke......rumahku!?“

“Ya, ini adalah barang-barang Asia. Membawa ini adalah apa yang seorang pria lakukan, ‘kan?“

B—

“Ini adalah barang-barang Asia!?“

Aku shock berat, tapi kemudian Buchou mengatakan sesuatu yang bahkan lebih mengejutkan.

“Ya, mulai hari ini, Asia akan tinggal di rumahmu.“


Rapat keluarga——.

Di antara semua rapat terkenal, konferensi, dan majelis dunia, itu di antara jajaran atas untuk tempat perundingan.

Ucapan dari orangtua, yang memegang otoritas, memiliki faktor besar untuk memutuskan hasilnya. Cara kita, anak-anak, bernegosiasi akan menjadi kunci untuk ini.

Tapi orangtuaku yang seharusnya memiliki kewenangan berlutut saat mereka berada di depan Buchou.

Mungkin mata Buchou, yang memiliki kekuatan yang tak dapat dilihat dengan mata mereka, membuat mereka bertindak begitu.

“Okaa-sama, Otou-sama, karena situasi ini, maukah kalian mengizinkan Asia Argento tinggal di rumah ini?“

Buchou memberikan perintah nekat pada orangtuaku sambil mengatakan itu dengan elegan dan riang.

Mereka berdua berbisik di telinga masing-masing sambil menatap Asia.

......Huh, mereka juga menatapku.

Ayahku membuat batuk dan kemudian bertanya pada Asia.

“Asia......-san, benar?“

“Ya, Otou-sama Ise-san.“

Asia merespon kembali dengan wajah gugup.

“O-Otou-sama......Ku......aku tidak tahu bagaimana mengatakannya, tapi membuat gadis-gadis asing yang cantik untuk memanggilku “Otou-sama“ berulang kali rasanya menghangatkan hatiku......dalam cara yang baik.“

Sepertinya ayahku semakin emosional.

Dengan disebut “Otou-sama“ dengan dua gadis muda yang cantik jelas akan membuatnya bahagia.

Bahkan aku yakin bahwa aku akan jatuh hati pada itu jika dua gadis cantik itu memanggilku “Onii-chan“

“Otou-san!“

Ibuku memukul ayahku. Ayahku kembali sadar.

“A-Ahem! Meski kamu ingin tinggal disini, anak bodoh kami yang merupakan perwujudan dari hasrat seksual juga di rumah ini. Itu sangat disayangkan, tapi bukankah lebih baik bagimu untuk tinggal di sebuah rumah di mana ada seorang gadis? Jika sesuatu terjadi, aku akan terlalu malu.“

Ayah menyebalkan ini tidak menahan diri pada anaknya sendiri. Dan perwujudan dari hasrat seksual......aku merasa tak enak karena begitu.

Tapi apa yang ayahku bilang adalah logis, sehingga akan lebih baik untuk membuat dia tinggal di sebuah rumah di mana ada juga seorang gadis. Bahkan ibuku setuju pada hal itu, dengan mengatakan “Ya, itu benar“.

Kalau seorang gadis pirang yang cantik tinggal denganku yang memiliki begitu banyak hasrat seksual, kamu takkan tahu apa yang mungkin terjadi. Ini akan menjadi masalah seluruh dunia. Orangtuaku mungkin ingin mengatakan itu.

Tapi aku takkan melakukan apa-apa! Aku sungguh tak punya kepercayaan sama sekali huh......

Omong-omong, aku belum memberitahu mereka bahwa Asia dan aku adalah Iblis, dan Asia bekas diperalat Malaikat Jatuh. Meskipun aku mengatakan hal itu pada mereka, mereka takkan percaya padaku, dan lebih baik bagi ibu dan ayahku untuk tidak terlibat dengan Iblis.

Kita meninggalkan banyak hal saat kita menjelaskan situasi pada mereka dengan hal-hal yang kita buat termasuk di dalamnya.

Tampaknya Buchou tidak terpengaruh oleh penolakan orangtuaku dan terus bernegosiasi dengan senyum.

“Lalu bagaimana jika Asia menjadi putri kalian?“

A-Apa maksudmu dengan kata mendalam itu......Buchou......?

“Apa maksudmu?“

“Otou-sama, Asia percaya pada Ise. Sangat percaya. Itu sama bagiku juga. Ise memang kurang cerdas dan sangat jujur, tapi dia bukan orang bodoh. Sebaliknya, dia memiliki semangat sampai ia akan menghadapi rintangan apapun dan akan mencoba untuk mengatasinya. Asia dan aku tertarik pada bagian itu dari Ise. Terutama Asia. Benar bukan, Asia?“

“Y-Ya! Ise-san menyelamatkanku dengan mempertaruhkan nyawanya. Dia adalah penyelamat hidupku. Dia juga membantuku di sekolah. Bahkan di kelas, dia......“

Lalu Asia mulai menjelaskan bagaimana aku membantunya di sekolah setiap hari dengan bahagia saat mengenakan senyum lebar.

Bahkan dia memberitahu mereka hal-hal kecil dan melebih-lebihkan mereka.

Uooooo......, aku sangat malu sampai aku ingin lari dari tempat ini.

Orangtuaku seperti, “Oh, Ise kami begitu?“ dan “Baginya menjadi berguna untuk orang lain“, dan mereka sepertinya belum puas dengan apa yang mereka dengar. Yah, setiap orangtua akan senang jika anak mereka dipuji.

Lalu, Buchou memberi mereka dorongan terakhir.

“Bagaimana kalau selama tinggal di sini juga dia berlatih menjadi calon istri?“

[Calon istri!?]

Apa itu!? Ayah, ibu dan aku berteriak sangat keras. Asia seperti, “?“, Dan menunjukkan mimik bingung.

Tears.

Lalu ada banyak air mata yang mengalir dari mata ayah. Kemudian dia berbicara sambil menyeka air matanya.

“......Karena Ise seperti ini, aku yakin bahwa aku tidak akan pernah melihat cucu-cucuku. Aku selalu tertekan bahwa aku harus khawatir tentang Ise hidup sendiri bahkan setelah aku sudah sangat tua......“

Apa......Otou-sama tiba-tiba mulai memberitahu pikirannya...... Sebaliknya, ada apa dengan peta masa depan yang tidak bertanggung jawab yang ayah buat untuk anakmu sendiri?

Ibuku menyeka air mata di sebelah ayahku. Tunggu, ibu juga menangis!?

“Aku juga berpikir bahwa Ise tidak akan mendapatkan calon istri. Itu karena dia Ise. Anak bodoh. Aku mencoba mengangkat dia sehingga dia tidak akan malu di dalam masyarakat, tapi itu semua ternyata menjadi sia-sia karena ia ternyata ada hal begini. Kalau aku bisa kembali ke masa lalu, aku akan meyakinkan diriku yang lebih muda. Dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa “Hati-hati karena itu anakmu akan berubah menjadi anak berharga yang menyembunyikan DVD mesum di dalam kotak tersembunyi model plastik di lokernya“.“

Uwaaaaaa! Lokasi porno rahasiaku! Ibu tahu!?

Ayahku memegang tangan Asia.

“Asia-san! Dia anak tak berharga semacam ini, tapi aku bisa meninggalkan dia padamu?“

“Anda salah......, Ise-san bukan orang tak berharga. Dia orang yang sangat mengagumkan.“

Asia tidak menyadari apa yang ayahku maksud, dan tersenyum.

Ibuku, yang melihat hal itu, menangis lebih keras lagi. Apa ini? Apa drama yang kutonton?

“Rias-san! Kita akan menjaga Asia Argento-san di rumah ini! “

Buchou tersenyum usai mendengar persetujuan ayah.

“Terima kasih banyak, Otou-sama. Ise. Aku akan meninggalkan penjagaan Asia padamu dari sekarang. Asia, kamu akan tinggal dengan Ise di rumahnya. Jadi pastikan untuk jangan tidak sopan. Bergaullah dengan orangtua Ise.“

“Apa sudah yakin? Bukankah itu......menjadi beban......kalau aku tinggal......?“

Buchou mengatakan itu pada Asia yang bingung.

“Jadilah akrab dengan budaya dan gaya hidup orang Jepang, yang terbaik adalah tinggal dengan orang-orang dari negara itu. saat aku bertanya padamu, “Siapa yang paling ingin tinggal denganmu di dalam anggota klub kami?“, kamu memang mengatakan Ise tanpa berpikir, ‘kan?“

Oh aku mengerti, jadi itu alasannya. Asia tinggal di tempat Rias-buchou. Dia meminjam salah satu ruangan di gedung sekolah lama yang aku, Buchou, dan Asia pergi.

“Y-Ya. Aku memang mengatakan itu, tapi......“

“Tidak masalah, Asia-san! Biasakanlah Jepang di rumah kami! Mungkin kamu tinggal di sini secara permanen!“

Ayah, kamu benar-benar mencoba untuk membuat Asia istriku huh......

“Dengar, bahkan Otou-sama mengatakan ini.“

Asia yang bingung akhirnya tersenyum saat ia melihat Buchou tersenyum.

“Aku mengerti, Buchou-san. Ada hal yang tidak kumengerti, tapi aku akan dalam penjagaan kalian, Ise-san, Otou-sama dan Okaa-sama Ise-san.“

......Kamu sudah tertipu sempurna, ayah, ibu...... Tentunya, hal tentang “calon istri“-ku merupakan pukulan yang sempurna untuk mereka......

Seperti ini, sudah diputuskan bahwa Asia akan tinggal denganku di bawah rumah yang sama.

“......Istri, ya.“

Aku sangat cemas pada Buchou yang membuat wajah sedih pada waktu itu.

Bagian 5

Beberapa hari kemudian sejak Asia mulai tinggal di rumahku.

“Hari ini cuacanya bagus. Ise-san, hari ini kita bermain softball untuk pendidikan jasmani. Ini pengalaman pertamaku, jadi aku senang.“

Asia berjalan menuju sekolah dengan gembira. Aku berjalan di sebelahnya.

Aku tak pernah berpikir bahwa suatu hari akan datang saat aku akan bisa berjalan ke sekolah setiap hari dengan gadis cantik.

Para murid yang pergi ke sekolah yang sama seperti kita tengah melihat kami dengan mata intens.

“Kenapa Asia-san berjalan dari arah yang sama dengan Hyoudou......“

“Mustahil......apa yang terjadi......?“

“Seharusnya ini semacam kesalahan, bukan cuma Rias-oneesama, tapi Asia-san juga......“

Seperti itu, aku bisa mendengar kata-kata teriakan dari murid lain. Yah, wajar saja. Situasi ini akan tampak mustahil bagi siapapun yang mengenalku.

Aku, yang hanya seorang murid mesum tidak populer, tiba-tiba saja sekarang aku bersama dengan idola sekolah. Aku juga berjalan ke sekolah dengan siswi baru setiap hari yang semua orang telah membicarakannya sejak kedatangannya. Dari pandangan orang lain, ini adalah situasi yang tak dapat dipercaya.

Ada beberapa siswa yang menyatakan cinta pada Asia karena seperti “Kalau Hyoudou bisa, jadi juga aku bisa!“, Tapi mereka segera ditolak.

Karena itu, ada orang-orang yang dendam padaku. Bahkan sekarang, ada orang-orang menatapku dengan mata penuh dengan kebencian.

Laki-laki lain pasti berpikir aku bermain-main dengan tubuh gadis cantik ini. Meskipun, itu tidak sesederhana yang mereka pikirkan, tapi tidak masalah.

Fufu. Ini menyenangkan. Meski itu kesalahpahaman, mereka pikir aku populer dengan gadis-gadis. Oh yeah! Itu dia! Cemburulah padaku, para cowok!

Aku masih akan naik lebih tinggi! Fuhahahaha!

“Apa ada sesuatu yang tampak lucu?“

Oh. Asia melihat wajahku dengan tatapan khawatir. Saat wajah gadis cantik ini tepat di depanku, itu membuatku malu......Sepertinya aku masih muda.

“T-Tidak, tidak ada. Omong-omong Asia, apa ada masalah di sekolah? Apa kamu bergaul dengan gadis-gadis lain?“

Itu adalah hal yang paling aku prihatin.

Seorang mantan Sister yang baru saja ditransfer ke sekolah kami. Karena gaya hidupnya jauh berbeda dari kita, dia mungkin merasa tersesat dalam kehidupan sekolah.

Pada saat seperti itu, aku pasti akan membantunya, tapi apa yang paling penting adalah dia harus didukung oleh gadis-gadis lain. Kurasa dia bergaul dengan gadis-gadis dari Klub Penelitian Ilmu Gaib, tapi aku khawatir tentang interaksinya dengan teman sekelas lainnya. Aku tidak berpikir dia semakin terganggu karena belum terbiasa dengan gaya hidup ini...... Tapi aku tak bisa menahan diri selain khawatir tentang hal itu.

Tak seperti yang terjadi dalam pandanganku, tapi mungkin dibuli dia saat aku tidak ada.

Namun Asia tersenyum yang berasal dari lubuk hatinya yang kemudian menolak kekhawatiranku tentangnya.

“Semuanya sangat baik padaku. Mereka mengajariku banyak hal jadi aku akan akrab dengan Jepang. Aku juga membuat banyak teman. Aku juga diundang untuk pergi berbelanja dengan mereka.“

Kedengarannya bagus. Sepertinya hubungannya dengan teman sekelas lainnya berjalan dengan baik. Sekarang, salah satu keprihatinanku hilang.

Sambil membicarakan hal itu, kami tiba di sekolah, dan kemudian pergi menuju kelas.

Sekarang dengan masalah kehidupan sekolah Asia tenang, masalah yang tersisa adalah—

“Asia-chan! Selamat pagi!“

“Selamat pagi, Asia-san. Hari ini rambut pirangmu bersinar juga.“

Segera setelah kami tiba di kelas, si pria berkepala botak Matsuda, dan si pria memakai kacamata Motohama, mendekati Asia. Mereka adalah teman-temanku. Mereka terkenal karena mesum, bersama denganku.

“Selamat pagi Matsuda-san, Motohama-san.“

Keduanya menjadi emosional usai disambut oleh Asia.

“Ini sesuatu, bukan, Motohama-kun?“

“Benar, Matsuda-kun. Disambut dengan gadis cantik yang mengatakan “Selamat pagi“ memberikan hidup pada kita dari pagi.“

......Seperti biasa, mereka merasa senang dengan hal-hal kecil. Tapi sampai saat ini aku mungkin sama dengan mereka.

Fufufu, memiliki banyak keyakinan ini sungguh mengubah orang—.

PUNCH!

“Gufu!“

Saat aku bertindak dingin, Motohama memukul perutku.

“U-Untuk apa itu, botak!?“

Aku mendesaknya tapi dia terus tertawa dan menendang kakiku.

Ini benar-benar menyakitkan! Apa yang si idiot ini lakukan!?

“Hahaha. Ise-kun. Aku mendengar hal itu. “

“Mendengar apa.“

“Aku mendengar bahwa kamu berjalan ke sekolah sama Asia-chan setiap hari, ‘kan?“

“Ke-Kenapa memangnya?“

“Itu aneh. Kenapa? Kenapa kalian berdua datang ke sekolah dari arah yang sama? Kenapa?“

Hmm. Aku tak tahu dari mana dia mendengarnya, tapi sepertinya dia mendengar rumor tentangku dan Asia juga.

Aku mengangkat bibirku dan mengenakan senyum bejat. Kemudian aku mengatakan itu.

“Dengar, Matsuda, Motohama. Ada dinding antara aku dan kalian berdua yang pasti ‘gak bisa kalian atasi. Apa boleh buat.“

“K-Kenapa kamu jadi begitu bangga!?“

“B-Benar, Ise. Cuma karena kamu bergaul dengan Asia-chan—“

Kemudian aku memberikan pukulan terakhir. Aku juga memakai ekspresi kemenangan.

“Aku tinggal dengan Asia. Dibawah atap yang sama. Benar, ‘kan, Asia?“

“Ya. Aku tinggal di rumah Ise-san.“

[!?]

Keduanya tenang usai mendengar jawaban Asia dengan senyum. Sepertinya mereka tak bisa berkata-kata.

Fu. Fuhahahaha! Hahahaha!

Aku menang! Aku menang!

“Itu bohong!“

Matsuda membantah kuat. Bahkan dia menangis. Itu adalah air mata cemburu. Fuhahaha! Menangislah! Berteriaklah! Dan matilah!

“M-Mustahil .l.....Ise tinggal dengan gadis cantik pirang di rumah yang sama......? Itu mustahil......hukum dunia ini akan runtuh......“

Motohama memperbaiki posisi kacamatanya dengan tangannya yang gemetar.

Dia juga gemetar meski dia berusaha keras untuk bersikap tenang.

“L-Lalu kamu juga dibangunkan oleh Asia-chan di pagi hari!?“

Pertanyaan Matsuda. Sungguh menyedihkan.

“Asia, sepertinya aku membuatmu membangunkanku hari ini juga.“

“Karena Ise-san sering mengantuk. Ufufu.“

Ah, Matsuda jatuh di lantai.

“Apa dia pun mengisi piring untukmu......?“

Kali ini, Motohama bertanya.

“Ibu juga memuji bahwa kamu adalah seorang gadis bijaksana, Asia.“

“Ya ampun...... kamu membuatku malu.“

Asia memerah mukanya sambil meletakkan tangannya di pipinya.

Aku menatapnya dengan keyakinan, dan menatapnya sambil tersenyum.

Melihat itu, Motohama melotot tepat padaku melalui kacamatanya dan sepertinya dia akan meneteskan air mata darah.

Ya ampun, membuat temanku menjadi cemburu padaku sungguh itu menakutkan. Ya ampun, kehidupan sungguh terbalik dengan sebuah perubahan.

Hanya bersikap ramah dengan satu gadis cantik sudah cukup untuk orang-orang mendapatkan kehidupan yang bahagia.

Yeah, meski semua gadis di kelas akan membenciku, aku baik-baik saja selama Asia ada di sisiku.

Ah, itu tidak bagus. Tujuanku adalah untuk mendapatkan gelar kebangsawanan dan menjadi Iblis hebat, dan kemudian membuat banyak gadis cantik budakku.

Lalu aku harus menjadi seorang pria yang perempuan akan suka. Tapi sepertinya aku takkan bisa bergaul dengan gadis-gadis......

“Kamu! Kamu benar-benar tahu banyak gadis-gadis manis, ya!? Rias-senpai! Akeno-senpai! Mereka adalah “Dua Onee-sama Besar“ dari akademi kami, ‘lho!? Kemudian idola kecil sekolah kami, Toujou Koneko-chan, dan sekarang gadis cantik pirang yang baru saja ditransfer, Asia-chan! Ini salah! Ini beneran ‘gak adil sampai aku akan pecah!“

Matsuda merengek sambil memegang kepalanya. Menangis sebanyak yang kamu inginkan, teman.

Sama seperti katanya, aku bergaul dengan beberapa gadis cantik akhir-akhir ini.

Terutama Asia, yang berjalan ke sekolah sama-sama. Dan sepertinya aku tengah dimanja oleh Rias-senpai dan Akeno-senpai juga......

Ya. Sekarang aku dalam kelompok pemenang. Pasti dalam kelompok pemenang. Ini mungkin menjadi titik terbaik dalam hidupku. Aku harus menikmatinya sehingga aku tidak menyesal setelah itu.

Sementara aku memikirkan hal itu, Motohama memperbaiki kacamatanya dengan tenang.

“Ise, aku tidak berpikir memperkenalkan seorang gadis kepada kami akan menjadi hal yang buruk. Tidak, maksudku, tolong memperkenalkan kami kepada seseorang. Kumohon. Kumohon padamu.“

Motohama mengatakan itu sambil mendekati wajahnya denganku. Dia mengatakan itu dengan nada rendah, tapi memiliki begitu banyak intensitas.

Tapi memperkenalkan......gadis-gadis cantik yang kubicarakan saja adalah orang-orang yang baru saja Matsuda sebutkan.

Dengan kata lain, aku tidak memiliki hubungan dengan gadis-gadis lain. Sebaliknya, mereka pun tidak menganggapku serius.

Ini adalah kenyataan pahit. Ini berarti bahwa aku tidak memiliki hubungan dengan gadis-gadis manusia. Gadis-gadis yang bergaul denganku semuanya Iblis......Yah, meskipun mereka Iblis, mereka semua manis sehingga tidak masalah.

Hmm? Ya, benar juga. Ah, bukannya aku tak kenal seseorang. Ada satu orang yang kukenal.

Aku mengambil ponselku dan memeriksa namanya. Yup, aku memilikinya. Seharusnya ini baik-baik saja.

“Tunggu sebentar.“

Aku membuat dua kawanku dan Asia menunggu di sini sebentar, dan kemudian pergi ke sudut ruangan sehingga aku bisa mendapatkan persetujuan dari orang tersebut.

Kami berbicara selama beberapa menit, tapi tampaknya orang itu baik-baik saja dengan hal itu. Baguslah.

“Yah, aku menemukan satu orang yang tak apa-apa dengan bertemu kalian. Orang itu juga akan membawa teman-teman juga. Ini jumlah orang yang dapat kuperkenalkan kepada kalian. Hubungi orang tersebut melalui mail dulu. Dengan cara itu, kalian akan merasa lebih bahagia.“

“Terima kasih!“

Matsuda yang jatuh di lantai sampai sesaat yang lalu meraih ponselku.

Hei hei, itu perubahan cepat! Sampai sedetik yang lalu ia menangis, cowok ini beneran......

Mereka berdua menyalin nomor ke ponsel mereka.

“Terima kasih banyak, Ise-sama! Aku takkan pernah melupakan utang ini!“

“Ya, mari kita lakukan triple date lain kali! Tunggu saja! Kita juga akan membuat seorang pacar langsung!“

Mereka berdua memberikan senyum baik. Sepertinya mereka mengalami kebahagiaan, atau lebih tepatnya, bagian dalam kepala mereka dalam party-mode.

“Jadi, orang macam apa dia? Dia cantik, ‘kan?“

Matsuda bertanya tentang penampilan orang yang baru saja kuperkenalkan. Aku menjawab sambil garuk-garuk pipiku.

“Umm, ya, dia seorang “gadis perawan“. Itu, aku yakin.“

“Gadis perawan...... i-indahnya...... itu benar-benar indah, Ise-kun!“

“‘Duh, kita tak bisa cukup berterima kasih saja pada Ise-sensei.“

Mereka ini menyedihkan. Mereka terus mengubah sikap mereka. Tidak, aku juga akan menjadi seperti mereka jika aku belum bertemu dengan Buchou dan Asia.

Aku minta maaf untuk memiliki semua kesenangannya, teman-teman. Matsuda bertanya sekali lagi dengan wajah tersenyum.

“Oh Ise-kun. Omong-omong, kenapa “Mil-tan“ disebut Mill-tan?“

Aku akan suka kalian bertanya kepadanya sendiri. Meskipun aku tak tahu alasannya.

Bagian 6

Malam itu.

Aku mengayuh sepeda di area perumahan.

“Oryaaaaaa!“

Aku mengayuh sepeda dengan semua kekuatanku.

Saat kita mencapai area yang ditunjuk, Asia yang duduk di belakangku menempatkan selebaran ke dalam kotak surat.

“Sudah selesai.“

“BAIK.“

Aku mulai mengayuh sepedaku lagi usai aku memastikan bahwa Asia duduk di belakangku.

Selebaran yang baru kita masukkan ke dalam rumah itu adalah barang yang mudah digunakan untuk memanggil kita para Iblis. Biasanya, kamu perlu menggambar lingkaran sihir untuk memanggil Iblis, tapi dalam abad ini, tak ada banyak manusia yang bersedia untuk menggambar lingkaran sihir untuk memanggil Iblis.

Lebih seperti tak ada banyak manusia yang percaya Iblis di zaman ini. Aku juga tidak sampai baru-baru ini.

Oleh karena itu, masyarakat Iblis yang berada dalam situasi ketat membuat selebaran dengan lingkaran sihir agar bisa memanggil Iblis lebih mudah.

Setiap perangko Iblis adalah lingkaran sihir mereka sendiri, dan seperti iklan biasa, mereka menulis kalimat iklan di atasnya.

Selebaran ini ada untuk mereka yang puas dengan gaya hidup mereka, tapi untuk mereka yang menginginkan sesuatu, itu memiliki rapalan sihir agar mereka akan ingin menggunakannya.

Kita muncul di depan manusia yang akan menjadi kontraktor kami melalui lingkaran sihir. Kita mengabulkan keinginan mereka dalam pertukaran. Begitulah cara kerjanya. Jadi ini adalah metode yang saat ini digunakan untuk memanggil Iblis.

Dan menyerahkan selebaran ini adalah pekerjaan pertama dari Iblis budak. Ini menjadi praktik adat untuk sementara. Kita menggunakan perangkat portabel Iblis untuk menemukan manusia dengan keserakahan yang kuat, dan menempatkan selebaran ke dalam kotak surat mereka dan kemudian pindah ke lokasi berikutnya. Mengulangi ini adalah pekerjaan Iblis.

Yah, aku sudah menyelesaikan tugas membagi-bagikan selebaran. Alasan mengapa aku melakukan ini adalah—.

“......Ise-san, sungguh baik-baik saja? Membantuku membagi-bagikan selebaran......“

“Ya, itu ‘gak masalah.“

Ya, aku membantu Asia dalam membagi-bagikan selebaran. Jadi begini, aku terus mengayuh sepeda.

“Asia, kamu tidak tahu bagaimana untuk mengayuh sepeda, ‘kan? Maka seseorang harus mengayuhnya untukmu.“

“Uu, aku minta maaf. Aku tak pernah punya kesempatan untuk menaiki sepeda...... Tapi kalau berjalan......“

“Aku tak bisa membiarkanmu melakukan itu. Aku khawatir tentangmu, Asia.“

Itu perasaanku yang sebenarnya. Ini bukan tentang apakah dia bisa naik sepeda atau tidak, tapi lebih dari fakta bahwa aku tak bisa membiarkan Asia berjalan dalam lingkungan yang asing.

Dia baru saja datang ke Jepang dari Eropa Utara bulan lalu. Dia tak tahu banyak tentang budaya Jepang.

Dia mendapatkan kemampuan untuk mengerti bahasa Jepang karena menjadi Iblis, tapi itu adalah cerita lain kalau itu adalah untuk beradaptasi dengan gaya hidup ini. Aku mengajarinya dari dasar-dasar, tapi masih ada banyak hal yang membuatku khawatir.

Di atas itu, Asia baik pada siapapun dan tak tahu bagaimana dunia berjalan. Kamu takkan tahu apa saja hal-hal buruk akan jatuh padanya.

Jadi akhirnya aku mengusulkan pada Buchou usai memikirkan hal itu.

“Aku akan membantu Asia dengan membagi-bagikan selebaran!“

Buchou dengan senang hati menerima permintaanku. Terima kasih banyak, Buchou!

Seperti itu, aku mendukung Asia. Jadi aku telah berjalan di sekitar daerah perumahan di malam hari dengan sepeda bersama dengannya.

“Lihatlah Asia. Itu kuil. Kita Iblis, jadi kita tak bisa masuk.“

Aku membicarakan suatu kuil saat kita pergi melewatinya.

“Ya. Iblis tidak diperbolehkan untuk pergi ke tempat di mana roh-roh berkumpul dan kehidupan Dewa lokal, ya? Sulit bagiku untuk mengerti “Dewa Shinto“ Jepang karena aku seorang Kristen......“

Ini akan menjadi sulit baginya, yang telah dibesarkan di bawah satu agama, untuk memahami budaya Jepang. Itulah yang Buchou katakan padaku.

Jadi aku mulai mengajari Asia sesuatu tentang tempat-tempat kita tinggal dan seterusnya sambil kita membagikan selebaran.

“Ah! Di sana. Sekarang ditutup tapi itu toko roti yang menjual roti yang enak. Kamu ingin pergi membelinya lain kali?“

“Ya! Roti Jepang sungguh manis, jadi aku menyukainya!“

Bahkan percakapan normal sudah menyenangkan. Sebuah kencan malam hari. Itu yang terbaik!

Aku selalu ingin naik sepeda dengan seorang gadis yang duduk di belakangku seperti ini.

“Ise-san, sudahkah kamu menonton film “Roman Holiday“?“

Asia bertanya padaku.

Roman Holiday? Oh ya, kurasa itu sebuah film.

“Itu film tua, ‘kan? Tidak, maaf. Aku belum menontonnya.“

“Begitu—“

Asia terdengar sedikit sedih pada jawabanku.

“Tapi tentang apa film itu?“

“......Itu selalu menjadi kebanggaanku. Itu seperti ini......Tapi mereka naik sepeda di film. Meski begitu aku......Ufufu.“

Huh? Dia terdengar sangat bahagia sekarang. Bahkan lengannya yang di pinggulku semakin kuat.

Aku benar-benar tak yakin, tapi yah. Kalau Asia senang maka itu akan cukup baik.

Malam ini anginnya juga terasa enak.

Bagian 7

“Kami kembali!“

Asia dan aku telah selesai membagi-bagikan selebaran dan kembali ke ruang klub.

Gedung sekolah lama yang tidak terpakai yang terletak di belakang sekolah. Salah satu ruangan di lantai ketiga adalah ruang untuk Klub Penelitian Ilmu Gaib dan juga tempat berkumpulnya kelompok Gremory.

“Ara ara, kerja bagus. Aku akan membuat teh hijau dulu.“

Yang pertama menyambut kami kembali adalah wakil ketua klub kami serta perwira staf Rias-buchou, Himejima Akeno-san. Dia adalah seniorku yang mana seorang murid kelas 3 dan merupakan gadis cantik Jepang dengan rambut panjang hitam halus yang selalu tersenyum. Dia juga orang dengan rambut ala ekor kuda yang langka di kalangan remaja saat ini.

Seiring dengan Buchou, dia disebut salah satu “Dua Onee-sama Besar“ sekolah kami dan dia sangat populer di kalangan anak lelaki dan perempuan dan memiliki popularitas idola.

“Hei, bagaimana kencan malam harinya?“

Orang yang tersenyum padaku adalah Kiba Yuuto, si cowok tampan. Dia adalah si Pangeran Tampan yang telah merebut hati sebagian besar gadis-gadis di sekolah kami. Dia adalah musuhku karena aku benci cowok tampan.

“Itu jelas yang terbaik.“

Aku mengangkat ibu jariku ke arah Kiba.

“......Hubungan seksual terlarang di tengah malam.“

Orang yang baru saja berkata sesuatu yang keras padaku adalah murid kelas 1 bertubuh kecil, Toujou Koneko-chan. Pada pandangan pertama, dia terlihat seperti seorang murid SD tapi karena dia seorang gadis loli, dia populer di akademi kami untuk menjadi maskot sekolah kami.

Asia dan aku berjalan menuju Buchou, yang duduk di sofa. [King] kami, Rias-buchou. Bahkan malam ini, rambut crimsonmu indah seperti biasa.

“Buchou. Kami kembali.“

Aku melaporkan padanya, tapi Buchou melihat ke arah tertentu saat tengah melamun. Apa dia memikirkan sesuatu? Bahkan dia menarik napas dalam-dalam.

Asia yang di sebelahku juga melihat ke arah Buchou lihat.

“Buchou, kami kembali!“

Kali ini, aku mengangkat suaraku. Buchou mendengarku dan kembali sadar.

“M-maaf. Aku melamun. Kerja bagus, Ise, Asia.“

Akhir-akhir ini, aku berpikir bahwa Buchou sering memikirkan sesuatu. Saat dia memerintahkan kita untuk melakukan sesuatu, dia melakukannya dengan elegan seperti biasa, tapi selain itu, pikirannya pergi ke suatu tempat. Kupikir jumlah dia menghela napas juga meningkat.

Mungkin dia memiliki kekhawatiran serius sampai takkan mungkin dapat kita pahami. Yah, dia ‘kan Iblis Kelas Atas.

Jadi ini adalah anggota dari Klub Penelitian Ilmu Gaib dan juga anggota kelompok Gremory. Selain aku, orang lain super populer di sekolah. Yah, aku terkenal karena mesum. Hahaha, rasanya aku ingin minta maaf karena rasanya aku di tempat yang salah.

Lalu Buchou mengatakan itu usai memastikan bahwa Asia dan aku telah tiba.

“Nah, malam ini Asia akan mulai melakukan debutnya sebagai Iblis.“

Oh! Serius!?

“Eh?“

Aku mengatakan kepada Asia yang bingung.

“Asia, kamu akan melakukan debut yang sebenarnya sebagai Iblis mulai malam ini! Kamu pergi ke tempat kontraktor melalui lingkaran sihir!“

“A-Aku?“

Asia menunjuk ke dirinya sendiri sambil panik.

“Benar, Buchou?“

Buchou mengangguk atas pertanyaanku.

“Ya. Membagi-bagikan selebaran akan berakhir hari ini. Kalau aku membiarkan itu selamanya, tampaknya kencan antara kalian berdua akan berlanjut lebih jauh.“

Uwa. Tolong hentikan intimidasi budakmu, Buchou. Aku merasa sedikit malu jika Buchou mengatakan itu padaku.

Itu seperti debutku, Buchou menggambar lingkaran sihir klan Gremory di telapak Asia. Berkat itu, kamu akan dapat ditransportasi melalui lingkaran sihir.

“Akeno, periksa apakah Asia memiliki cukup kekuatan Iblis untuk ditransportasi melalui lingkaran sihir.“

“Ya, Buchou.“

Akeno-san meletakkan tangannya di dahi Asia usai Buchou memrintahnya. Sebuah cahaya redup muncul dari ujung jarinya, dan sepertinya dia membaca sesuatu.

“Kita memiliki insiden dengan Ise sebelumnya, jadi kita perlu memeriksanya dengan benar. Meski aku tak berpikir akan ada masalah yang sama.“

Aku merasa lesu usai mendengar kekhawatiran Buchou.

Benar. Debutku sebagai Iblis adalah mengerikan. Untuk menggunakan lingkaran sihir, kamu perlu sedikit kekuatan Iblis. Tapi aku pun tak memiliki kekuatan Iblis sedikit pun.

Berkat itu, aku tak bisa ditransportasi melalui lingkaran sihir dan aku harus menggunakan sepeda untuk pergi ke tempat klien yang merupakan sesuatu yang tak dilakukan sebelumnya. Bahkan sekarang, aku harus mengunjungi klien dengan sepeda. Ini sulit untuk ditahan......

“Buchou, baik-baik saja. Tak ada masalah sama sekali. Lebih seperti, dia memiliki kekuatan Iblis paling banyak setelah Buchou dan aku. Kapasitas potensi dirinya untuk kekuatan Iblisnya sangat baik.“

Buchou tersenyum atas laporan Akeno-san.

“Itu kabar baik. Dia bisa menggunakan kekuatannya sebagai [Bishop] secara penuh.“

[Bishop] yang baru saja disebutkan Buchou adalah peran Asia sebagai Iblis.

Iblis saat ini memiliki aturan yang didasarkan pada permainan catur dunia manusia untuk budak-budak mereka. Iblis yang mana adalah majikan adalah [King], dan di bawah mereka adalah [Queen], [Rook], [Bishop], [Knight], dan [Pawn].

Sistem untuk Iblis budak yang digunakan Iblis saat ini, [Evil Piece].

Sebelumnya, Buchou dan lain-lain memberitahuku bahwa dulu, banyak Iblis tewas saat Perang dengan Tuhan dan Malaikat Jatuh, dan sistem ini diciptakan untuk meningkatkan kekuatan Iblis dengan hanya memiliki sejumlah kecil bawahan untuk menjaga keseimbangan terhadap golongan lain.

Setiap bagian memiliki ciri-ciri tersendiri yang menaikkan kemampuan Iblis budak.

Tentu saja, dengan memiliki Buchou sebagai pemimpin kita yang juga majikan kita, kita juga memiliki peran tertentu.

Akeno-san adalah [Queen], Kiba adalah [Knight], Koneko-chan adalah [Rook], Asia adalah [Bishop] dan aku adalah [Pawn]!

Pada pandangan pertama, [Pawn] tampaknya lemah, tapi tergantung pada caramu menggunakannya, bahkan bisa mengalahkan [King]! Itulah yang Buchou katakan padaku! Aku harus percaya itu karena aku bertujuan untuk menjadi “Pawn Terkuat“.

Kembali ke topik, karena Asia memiliki kekuatan Iblis tinggi, dia tidak memiliki masalah transportasi melalui lingkaran sihir.

Yup, sepertinya Asia memulai dari awal yang baik. Aku juga puas dengan itu.

Lalu, Asia juga akan bergaul dengan kliennya dan—.

Lalu aku mulai merasa tidak nyaman.

......Apa yang akan terjadi dengan Asia yang baik kepada siapapun dan tak tahu bagaimana dunia berjalan saat dia dipanggil oleh seseorang dengan banyak keserakahan......?
Kasus 1
“Oh, sungguh Iblis-san yang manis! Oh ya! Tolong tunjukkan celana dalammu! Tolong juga menunjukkan payudaramu!“
……Itu buruk.
Kasus 2
“Iblis cantik-chan! Biarkan aku meraba-raba oppai-mu sebanyak yang kumau dalam pertukaran untuk hidupku!“
......Asia?
Kasus 3
“Aku akan memberikan hidupku, jadi biarkan aku berhubungan seks denganmu sampai malam berakhir!“
............
“Ise, kamu menangis?“

Buchou melihat wajahku dengan tatapan khawatir.

“Buchou, tidak. Tidak!“

Aku menggeleng sambil air mata mengalir dari mataku.

Tidak. Benar, tidak! Ini Asia yang sedang kita bicarakan!? Mustahil Asia mampu menolak saat beberapa pria yang belum dia temui meminta dia perintah bejat!

Asia yang serius dan penuh gairah untuk pekerjaannya akan mencoba untuk menyelesaikannya bahkan dengan mengorbankan tubuhnya sendiri!

“Buchou! Aku merasa tidak nyaman kalau Asia pergi sendiri~! Kalau Asia~! Aku tidak tahan kalau ada pria aneh menanyakan beberapa keinginan buruk pada Asia!“

Buchou tampaknya sedikit bermasalah setelah aku mendekatinya sambil menangis.

“Ise, permintaan yang terlalu bejat untuk Iblis yang mereka panggil tidak ada di budak Iblis klan Gremory. Ada manusia yang meminta keinginan semacam itu, jadi ada Iblis yang meminta klien-klien sebagai profesi dan permintaan mereka seperti itu lenyap. Pekerjaan yang kita ambil itu aman, tahu? Bahkan Iblis memiliki area yang mereka anggap profesional.“

“Buchou, kamu mengatakan kebenarannya, ‘kan? Itu kebenarannya, bukan? Tapi tetap saja, aku merasa sangat tak nyaman!“

Buchou mendesah usai melihatku begitu khawatir tentang hal itu.

“Baik. Sebentar saja, aku akan membawamu dengan Asia untuk mendukung dirinya. Apa kamu puas?

“T-Terima kasih banyak! Asia! Biarkan aku menangani orang-orang mesum! Asia, kamu hanya dapat membuat kontrak dengan biasa!“

“Y-Ya.“

Aku mengambil tangan Asia, dan membuat napas lega.

Asia sendiri tampak khawatir bahwa dia menyebabkan masalah bagiku, tapi tidak apa-apa. Aku harus melindungi Asia. Bahkan aku membuat janji dengan Buchou, dan aku juga khawatir tentang Asia.

Aku mungkin lebih protektif terhadap dirinya, tapi aku ingin menjaganya sampai dia berkata, “Aku bisa melakukannya sendiri!“.

Kamu harus melakukan sesuatu sampai mereka merasa terganggu denganmu. Aku akan melindungi Asia meski itu membuat dia membenciku.

“Jadi, jika permintaan datang, Asia, kamu akan ditransportasi melalui lingkaran sihir dengan membawa Ise.“

“Ya aku mengerti. Buchou.“

Usai dia menegaskan hal itu, lingkaran sihir besar di lantai bersinar.

Akeno-san yang bertanggung jawab atas lingkaran sihir mulai huruf Iblis yang muncul di bagian lingkaran sihir.

“Ara ara, ada klien yang mencoba untuk memanggil kita, itu keinginan yang Asia-chan pun bisa tangani.“

Mendengar laporan Akeno-san, Buchou tersenyum.

“Itu sangat bagus. Asia dapat menyediakan kekuatan Iblis yang dibutuhkan untuk teleportasi melalui lingkaran sihir, dan dia juga dapat mendukung Ise yang kekuarangan kekuatan Iblis juga. Mari kita lakukan.“

Hmm, aku adalah orang yang seharusnya membantunya, tapi sepertinya aku yang membutuhkan bantuan......baiklah. Aku hanya perlu mengawasi Asia melakukan pekerjaan pertamanya!

“Ayo, Asia!“

“Ya, Ise-san!“

Asia dan aku pergi menuju pusat lingkaran sihir usai menaikkan semangat kita.

Bagian 8

Aku kembali ke rumah larut malam dengan Asia.

Asia menyelesaikan pekerjaan pertamanya dengan aman. Tidak seperti debutku, itu berjalan lancar.

“Aku minta maaf, aku akan mandi duluan.“

Mengatakan itu, Asia menuju ke arah kamar mandi. Dia tak bisa berhenti tersenyum karena dia telah mencapai pekerjaan pertamanya.

Aku juga pergi ke kamar untuk beristirahat. Ah, baik pikiran dan tubuhku kelelahan, seperti setiap malam.

Usai Asia menyelasikan pekerjaannya, kita kembali ke ruang klub dan melapor kepada Buchou, dan menyelesaikana tugas kita sebagai Iblis untuk malam ini. Aku memiliki masalah pada Buchou yang memiliki wajah sedih......

Prihatin tentang Buchou adalah hal baik, tapi akan giliranku untuk mandi setelah Asia selesai.

Menggunakan mandi sama seorang gadis masuki......aku tahu seharusnya aku tak memikirkan hal-hal bejat, tapi aku di usia itu saat aku harus. Jadi ada bagian dari diriku semakin bersemangat tentang hal itu.

Tidak tidak! Aku menggeleng keras dan mencoba untuk menyingkirkan pikiran itu.

Aku harus melindungi Asia! Kalau aku bergairah pada Asia, maka itu membuatku yang terburuk!

Mesum! Aku sungguh mesum! Sialan! Aku berharap aku memiliki pikiran dari seorang petapa untuk sekarang!

Ya! Untuk menghilangkan pikiran burukku, aku akan duduk sambil menyilangkan kakiku! Aku duduk di lantai dan menutup mata untuk menenangkan jiwaku.

Aku tidak bejat. Aku tidak mesum. Aku makhluk yang melindungi Asia. Aku hidup dengan Asia tapi aku tak bisa memikirkan hal-hal nakal. Namu namu namu.

Aduh! Lalu kepalaku sakit! Oh ya! Kenapa aku berdoa!? Aku Iblis! Aku akan terkena dampak kalau aku berdoa! Aku hampir mengkhiri diriku sendiri!

Sial! Apa yang kulakukan!? Tunggu, apa yang kulakukan di kamarku sendiri......?

FLASH

Kemudian lantai di kamarku bersinar. Cahaya itu membentuk menjadi bentuk melingkar, dan simbol familiar muncul di atasnya.

—Ini adalah tanda dari kelompok kami!

Lingkaran sihir kelompok Gremory. Siapa ini? Maksudku, kenapa kamarku? Ada seseorang yang mencoba untuk teleport ke kamarku!?

Lingkaran sihir itu membuat cahaya besar yang menerangi seluruh kamar, dan seseorang muncul dari sana.

Itu siluet seorang gadis. Seorang gadis dengan rambut crimsonnya—.

“Buchou......?“

Orang yang muncul dari lingkaran sihir tidak lain adalah Rias-buchou. Tapi kenapa dia di kamarku?

Tampaknya dia memiliki wajah terpojok. Ekspresinya sama seperti saat kembali ke ruang klub.

Buchou mendekatiku segera usai ia melihatku. Kemudian dia mengatakan sesuatu yang mengejutkan bagiku.

“Bercintalah denganku.“

…………Maaf? Pikiranku kosong karena hal tiba-tiba itu. Apa yang dia katakan tadi? Apa aku tuli?

Buchou mengatakan itu lagi untuk memastikan aku mendengarnya karena aku terlihat bingung.

“Aku ingin kamu mengambil keperawananku. Segera.“

Bahasa Jepang Buchou merangsang seperti biasa.
HIgh School DxD v2 Life.1

Diposkan Oleh: setia kun

0 Komentar:

Post a Comment