22 April 2017

High School DxD v2 Life.2

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Life.2 Aku Memilih Bertarung


Bagian 1

“Cepat, pergi ke tempat tidur. Aku akan bersiap-siap sekarang.“

Buchou menyerangku sambil melepaskan seragamnya!

T-Tunggu! Apa ini!? Apa yang terjadi!? Pikiranku tak bisa mengejar tindakan Buchou!

STRIP!

Dia melepaskan roknya dan celana dalamnya menjadi terlihat! Guha! Celana dalam putih murni yang sangat cerah! Kakinya yang panjang nan indah yang sangat bagus selalu! Dia masih memiliki paha yang ingin kamu sentuh terus!

Kemudian dia meraih bra-nya!

“B-Buchou! Ini ‘kan—!?“

Aku panik. Tentu saja! Jelas! Bahkan seorang murid yang terangsang sepertiku akan bingung jika Buchou tiba-tiba muncul dan mengatakan sesuatu seperti “Bercintalah denganku“ dan mulai melepaskan pakaiannya!

STRIP.

Akhirnya dia melepaskan bajunya! Oppai-nya yang didukung oleh bra, terlihat! Aku tak bisa mengalihkan pandangan dari payudara putih besarnya!

Buchou yang hanya memakai celana dalamnya, menghirup napas besar, dan kemudian berjalan ke arahku.

“Ise, apa aku tidak cukup manis?“

“T-Tidak! Benar-benar bukan!“

“Aku memikirkan segala macam hal, tapi ini adalah satu-satunya metode yang tersisa.“

Metode untuk apa!? Aku tak bisa melihat kemana hal ini mengarah!?

“Jika ada bukti, maka mereka tak bisa mengeluh tentang hal itu. Satu-satunya orang yang dekat denganku yang mampu melakukannya denganku adalah dirimu.“

Diriku!? Aku benar-benar tak yakin, tapi aku telah dipilih untuk menjadi pengalaman pertamanya!?

Ini suatu kehormatan! Itulah yang ingin kukatakan tapi aku tak punya kepercayaan diri untuk mengatakan itu!

“......Yuuto tidak akan melakukannya. Dia adalah seorang ksatria murni. Dia pasti akan menolaknya. Itu sebabnya kamu adalah satu-satunya yang mungkin, Ise.“

Aku menang atas Kiba!? Uhahaha! Aku tak tahu apa yang terjadi, tapi itu menjadi bagian yang dapat kubanggakan! Aku menang melawanmu, tampan!

“......Ada hal-hal yang masih kurang, tapi kamu tampaknya memiliki potensi.“

Jari Buchou menyentuh pipiku. Jantungku berdebar. Aku merasakan sesuatu yang misterius berlari melalui tubuhku!

“Kamu adalah satu-satunya yang akan melakukannya segera setelah aku meminta dan akan melakukannya sampai akhir.“

“B-Buchou......“

Buchou mendekatiku. Aku sendiri didorong ke atas tempat tidur. Buchou menaikiku. Tempat di mana pantat dan pahanya menyentuh adalah bagian pentingku!

Rambut crimsonnya jatuh pada tubuhku. Bau rambut crimsonnya menggairahkanku.

UNHOOK.

Suara bra yang tengah dilepas. Segera kedatangan dari oppai Buchou! Puting merah mudanya yang indah sudah tegak.

Payudaranya memantul dengan sedikit gerakannya. Ini memiliki terlalu banyak kekuatan merusak!

Ini adalah kontak keduaku dengan payudara ini! Aku tak pernah berpikir bahwa aku akan dapat melihatnya lagi di tempat tidur ini!

“Ini pengalaman pertamamu, ‘kan Ise? Atau apakah kamu sudah memiliki pengalaman?“

“I-Ini pengalaman pertamaku!“

“Begitu ya. Ini pengalaman pertamaku juga, jadi mari kita lakukan sampai akhir meski kita berdua tak punya pengalaman. Tenang saja, itu sangat sederhana. Kamu hanya perlu memasukkannya ke dalam sini.“

Buchou menyentuh bagian penting dengan jarinya. Ini sangat merangsang otakku yang hampir meledak!

Lalu, Buchou mengambil tangan kananku dan......!


Meremas.

Tangan kananku yang diganggam oleh Buchou ditempatkan di atas oppai-nya! Aku bisa merasakan sensasi yang benar-benar lembut di kelima jariku yang tenggelam! Ini sudah menjadi kebiasaan seorang pria untuk memusatkan semua pikiran dan sensasi mereka di tangan kanan mereka di saat seperti ini!

FLOOD!

Aku tahu bahwa ada sejumlah darah meledak dari hidungku.

S-Sensasi oppai yang kumimpikan! Omong kosong, kepalaku hampir meledak karena situasi menakjubkan ini! Tapi kalau aku harus menggambarkan sensasi ini, maka itu seperti puding yang takkan runtuh! Atau marshmallow kualitas terbaik! Tidak, kamu masih tak bisa menggambarkan sensasi ini dengan ekspresi seperti itu! Kamu benar-benar tak bisaaaa!

“Apakah kamu menyadari itu?“

Buchou mengatakan itu padaku dengan suara yang menawan.

“Aku juga gugup. Kamu bisa tahu dengan jantungku berdetak kencang, ‘kan?“

Omong-omong, aku bisa merasakan jantungnya berdetak cepat melalui oppai lembut yang kusentuh dengan tangan kananku. Kalau aku berhati-hati, kulit putih bersihnya mulai berubah menjadi merah.

......B-Buchou juga gugup? Jadi Buchou yang biasanya bertindak dengan keanggunan merasa gugup pada pengalaman pertamanya juga ya.

Kemudian Buchou mulai melucuti pakaianku! Uwaaaaaah! Aku mulai ditelanjangi oleh perempuaaaaaaan!

“T-Tapi! A-Aku benar-benar tak punya keyakinan!“

Aku tak sengaja membuat suara cengeng karena aku sangat gugup! Yah, jelas saja! Itu karena aku benar-benar perjakaaaaa!

Buchou mendekati wajahnya padaku dan mengatakan itu.

“Apa kamu mencoba untuk mempermalukanku?“

EXPLODE

Dengan komentar itu, otakku terpukul. Aku tahu itu suara yang menunjukkan bahwa aku tak bisa menahan naluriku lagi.

Aku memegang bahunya dan menjatuhkannya melawan tempat tidurku!

Di tempat tidur. Ada seorang gadis telanjang bulat di bawahku. Dia mengatakan bahwa aku bisa melakukannya! Tentukanlah, Hyoudou Issei! Aku benar-benar tidak yakin, tapi waktunya telah tiba! Aku harus melakukannya!

Tunggu, ini sungguh baik-baik saja!? Tapi aku tak bisa mengendalikan diri jika gadis cantik yang kukagumi mengatakan hal-hal seperti ini padaku!

Usai aku menelan ludah dan mengambil napas dalam-dalam, aku bersandar terhadap Buchou—

FLASH!

Kemudian lantai kamarku bercahaya sekali lagi. A-Apa itu!?

Melihat itu, Buchou mendesah.

“......Sepertinya aku agak terlambat......“

Buchou menatap lingkaran sihir itu dengan jijik. Simbol pada lingkaran sihir itu adalah—kelompok Gremory?

Siapa itu? Kiba? Akeno-san? Koneko-chan?

Tunggu, tak peduli siapa itu, tertangkap dalam situasi ini adalah buruuuuuk!!

Tapi prediksiku salah, dan orang yang muncul dari lingkaran sihir adalah seorang wanita berambut perak. Pakaiannya terlihat seperti seorang maid. Apa dia maid?

Maid berambut perak yang cantik berbicara diam-diam usai melihatku dan Buchou.

“Apakah Anda mencoba untuk melanggar perjanjian dengan melakukan sesuatu seperti ini?“

Maid itu mengatakan dengan jelas seolah-olah dia heran. Buchou mengedutkan alisnya saat mendengar itu.

“Kalau aku tidak melakukannya sejauh ini, baik Otou-sama dan Onii-sama tidak akan mendengarkanku, ‘kan?“

“Baik Sirzechs-sama dan tuan akan menjadi sedih usai mereka mengetahui bahwa Anda mencoba untuk memberikan kemurnian Anda ke orang rendahan seperti ini.“

Tuan? S-Sirzechs-sama? Siapa itu? Dari apa yang dikatakan Buchou, itu ayahnya dan kakaknya? Jadi Buchou memiliki seorang kakak.

Tapi rendahan......Dia membicarakanku, ‘kan? Aku merasa sedikit terkejut jika seseorang yang baru kutemui memanggilku itu.

Mendengar wanita maid mengatakan itu, Buchou menjadi tak senang segera.

“Kemurnianku adalah milikku seorang. Apa salahnya dengan memberikan kepada seseorang yang kuakui? Juga jangan panggil budakku yang lucu rendahan. Meskipun itu kamu, aku tidak akan memaafkanmu, Grayfia.“

B-Buchouuuuu! Aku sangat tersentuh karena kamu marah demi diriku!

Wanita yang disebut Grayfia mengambil bra Buchou.

“Lagi pula, Anda adalah pewaris berikutnya dari Keluarga Gremory, jadi tolong jangan menunjukkan kulit Anda dengan seorang pria sembarangan. Apalagi jika Anda berada di tengah-tengah situasi ini.“

Lalu, dia menempatkan bra pada tubuh Buchou.

Wanita itu menatapku. Dia kemudian menunduk ke bawah.

“Apa kabar. Saya seorang maid yang melayani Keluarga Gremory. Nama saya Grayfia. Salam kenal.“

Aku menerima pengenalan sopan darinya. Aku merasa sedikit canggung karena aku dipanggil orang rendahan saat pertama kali aku melihatnya, tapi kalau aku melihat dengan hati-hati dia cukup cantik. Kalau dia manusia maka dia akan berada di awal 20-annya.

Dia terlihat seperti orang yang tenang, dan rambut peraknya yang bersinar terlihat indah. Dia memiliki rambut dibagi menjadi tiga senar, yang kemudian diikat. Grayfia-san ya, kurasa wanita yang lebih tua juga lumayan bagus......

Cubit.

Buchou mencubitku karena aku menatap Grayfia-san. Rasanya sakit, Buchou.

“Grayfia, kamu datang ke sini atas kemauanmu sendiri? Atau karena rumah mengirimmu? ......Atau Onii-sama?“

Buchou membuat wajah tak senang. Entah kenapa, dia bertindak seperti gadis-gadis seusianya. Ini adalah sisi baru darinya yang belum kulihat.

“Semua.“

Jawaban Grayfia-san seperti itu. Mendengar itu, Buchou mendesah seakan dia menyerah.

“Begitu ya? Astaga, [Queen] Onii-sama, datang ke dunia manusia secara pribadi. Sehingga hanya ada salah satu hal. Aku mengerti.“

Buchou memakai pakaiannya. Dia menempatkan lengannya melalui pakaiannya. Tubuhnya yang telanjang indah semakin tertutup.

“Maafkan aku, Ise. Mari kita lupakan hal sebelumnya tak pernah terjadi. Aku tak berpikir jernih. Mari kita lupakan insiden hari ini.“

......Ah, jadi berakhir ‘deh. Y-Yah, aku tak tahu apa yang terjadi ‘sih...... Tapi aku tahu bahwa aku pasti akan menyesal setelahnya.

“Ise? Tunggu, orang ini?“

Hmm? Grayfia-san menatapku dengan ekspresi kaget. Aku tak pernah berharap seorang wanita dingin seperti dia terkejut begini.

“Ya, Hyoudou Issei. [Pawn]-ku. Pengguna [Boosted Gear].“

“......[Boosted Gear], yang dimiliki oleh Kaisar Naga......“

Apa itu? Tiba-tiba Grayfia-san mulai menatapku seolah-olah dia melihat sesuatu yang luar biasa.

“Grayfia, mari kita kembali ke kamarku. Aku akan mendengarkan apa yang kamu katakan di sana. Akeno juga bisa hadir, ‘kan?“

“Si “Pendeta Petir“? Saya tidak keberatan. Ini adalah suatu keharusan bagi Iblis Kelas Atas untuk membawa [Queen] mereka disisi mereka sepanjang waktu.“

“Baiklah. Ise.“

Buchou memanggilku. Dia berjalan ke arahku dan kemudian dia—

CHU.

Bibir Buchou menyentuh pipiku. …………Wow. Uoooooooooooo!

Aku dicium di pipiiiiiiiiiiiiii!!

“Maafkan aku untuk hari ini dengan ini. Aku menyebabkan kamu masalah. Mari kita bertemu lagi besok ruang klub.“

Dia memberiku perpisahan dan menghilang dalam lingkaran sihir bersama dengan Grayfia-san.

......Aku satu-satunya yang tersisa di kamar sekarang. Aku berdiri di sana terpesona saat menyentuh pipi dimana aku dicium.

“Ise-san! Aku selesai menggunakan kamar mandi!“

Aku mendengar suara Asia segera setelah itu.

Bagian 2

Besok pagi. Asia dan aku berjalan menuju sekolah.

Aku menggosok mataku karena aku tak bisa tidur sedikit pun.

Sialan. Sialaaaaaaaaaaan!

Aku menyesal tentang semalam! Aku sangat menyesal! Aku menderita dalam tidurku!

Perasaan oppai di tanganku, dan bentuk tubuh telanjang Buchou dibakar ke mataku telah berdampak pada pikiran dan jiwaku!

Jadi aku bangun di malam hari dan mulai melakukan banyak hal mesum sendiri! Untuk sepanjang malam! Aku harus menikmati diri sendiri karena aku punya begitu banyak kemesuman dalam tubuhku karena dia berhenti tepat sebelum melakukannya! Itu sebabnya aku kelelahan sekali dari pagi hari!

“Apa kamu baik-baik saja?“

Asia bertanya padaku dengan suara cemas. Rasanya aku tahu bagaimana kotornya aku saat aku menatapnya dengan mata yang tak berdosa dirinya!

Maaf Asia. Aku melakukan sesuatu yang tidak seharusnya kamu tahu saat kamu tidak melihat. Aku tak bisa mengatakan padanya bahwa Buchou ingin berhubungan seks denganku semalam.

“Kamu tidak melakukan latihan pagi hari, jadi kupikir tubuhmu terluka.“

Sepertinya Asia sangat khawatir. Aku sangat menyesal.

Latihan pagi dibatalkan hari ini. Aku menerima telepon pagi ini dari Buchou, dan dia membatalkan dengan mengatakan, “Bisakah kita membatalkan hari ini“.

Yah, aku tak bisa melakukan latihan dengan Buchou dalam keadaan ini......

Aku berjalan menuju kelas sambil kakiku bergerak sangat lambat. Lalu—.

“Iseeeeeeeeee!!“

Matsuda berlari ke arahku dengan wajah sangat marah dari ujung koridor.

Ah! Tentang itu ya!

“Mati sanaaaaaa!!“

Dari arah lain Motohama berlari sangat cepat.

Keduanya bersiap-siap untuk melakukan lariat padaku! Aku lari entah kemana saat kita berada di koridor!

HIT!

Ugah! Kedua lariat mereka memukul leherku. Itu sakit idiot!

Aku terbatuk sambil menyentuh leherku.

“J-jangan main-main dengankuuuuu!“

Matsuda berteriak.

“Ise! Dasar brengsek!“

Motohama meraih kerahku dan menatapku dengan mata penuh dengan niat membunuh.

“Ya ampun, ada apa?“

Aku bertindak seperti tak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi itu tidak menghentikan mereka dari marah padaku.

“Jangan main-main! Cih! Apa-apaan itu!? Dia sepertinya cowok-cowok sangat kuat dari manga seni bela diri! Dan kenapa dia mengenakan pakaian gothic lolita!? Apakah itu senjata pamungkas!?“

Matsuda mengeluh padaku sambil menangis. Sepertinya mereka berdua bertemu kemarin.

Sepertinya dampak “Mil-tan“ terlalu banyak bagi mereka.

Mil-Tan—pelanggan tetapku sebagai Iblis. Kontraktorku.

Dia adalah seorang perempuan yang lahir dari seorang laki-laki yang memiliki tubuh orang terkuat di dunia, dan ia memandang tinggi Gadis Penyihir. Bagian menariknya adalah pakaian gothic lolita dan telinga kucing yang dia gunakan.

Kamu mungkin berpikir informasi ini tak masuk akal, tapi apa boleh buat jika ini adalah kebenarannya.

Hati seorang perempuan, dan tubuh laki-laki! Itulah satu-satunya penjelasan yang kumiliki.

“Bukan itu saja! Dia juga membawa beberapa teman! Dia membuat sebuah pertemuan! Ada beberapa orang yang tampak seperti “Mil-tan“! Aku sangat takut! Kupikir aku akan dibunuh!“

Keparat. Jadi ada lebih banyak...... Hanya memikirkan hal itu memberiku menggigil dan mimpi buruk. Dari mana “serial Mil-tan“ mendapatkan hasilnya......? Ya, aku pasti tak ingin bertemu dengan mereka......

“Mereka membicarakan dunia sihir! Apa-apaaaaaaaaan itu “Dunia Sihir Serabenia“!? Aku tak tahu apapun hal seperti ituuuuuuuu!“

Matsuda-kun terus mengeluh padaku sambil menggoyangkan tubuhku dengan keras.

“Kalau aku, mereka bercerita tentang bagaimana untuk mengalahkan “Makhluk Kegelapan“ kalau aku pernah menemukannya...... Tampaknya kamu dapat membunuh mereka dengan menggunakan item khusus yang dibuat dengan mencampurkan garam dari laut mati dan bunga yang hanya muncul di malam hari disebut “Moonlight flower“, dan kemudian membakar mereka untuk membuat bubuk...... Tidak peduli bagaimana kamu memikirkan hal ini, pukulan dari Mil-tan akan cukup untuk membunuh makhluk hidup di dunia ini......“

Motohama mengatakan itu padaku sambil memegang kepalanya.

Be-Begitu ya, sepertinya kalian sudah melewati neraka.

“Selamat. Sekarang kalian bisa mengalahkan “Makhluk Kegelapan“ setiap kali kalian menemukannya.“

Usai aku mengatakan itu, Matsuda dan Motohama melakukan double brain buster padaku.

Bagian 3

“Masalah Buchou? Mungkin ada hubungannya dengan Keluarga Gremory.“

Kiba mengatakan itu padaku sambil kita berjalan menuju ruang klub yang terletak di gedung sekolah lama.

Aku bertemu dengan Kiba saat aku tengah dalam perjalanan ke ruang klub bersama dengan Asia. Jadi aku bertanya pada Kiba tentang bagaimana Buchou bertindak aneh akhir-akhir ini, tapi sepertinya Kiba juga tak tahu alasannya.

“Akeno-san tahu, ‘kan?“

Kiba mengangguk pada pertanyaanku.

“Akeno-san adalah budak Buchou yang paling dapat dipercaya, jadi jelas saja dia akan tahu.“

Aku tahu bahwa bertanya pada Buchou tentang masalahnya adalah tak sopan, tapi aku menjadi khawatir tentangnya sejak aku terlibat di dalamnya semalam.

Tapi rasanya aku tidak membicarakan tentang semalam dengan siapapun. Maksudku, itu akan menyebabkan kegemparan kalau kukatakan.

Yah, sudahlah. Lagipula, kalau ada hal yang dapat kubantu maka akan kubantu.

Saat kita tiba ke depan pintu, Kiba melihat sesuatu.

“......Akhirnya aku menyadari kehadiran disini......“

Kiba menempatkan wajah serius dengan mempersempit matanya. Huh? Apa itu?

Aku membuka pintu tanpa khawatir sama sekali.

Di dalam ruangan adalah Buchou, Akeno-san, Koneko-chan, dan—. Maid berambut perak, Grayfia-san! Dia sungguh tenang.

Buchou memiliki wajah yang sangat tak senang. Akeno-san tersenyum seperti biasa, tapi dia memiliki getaran dingin.

Koneko-chan duduk di kursi di sudut dalam diam. Sepertinya dia tak ingin terlibat dengan orang lain sebanyak mungkin.

Ruangan memiliki atmosfer di mana tak ada yang berbicara.

Kiba diam-diam mengatakan “Ya ampun“ dari belakangku. Kita bertiga masuk ke dalam ruang tapi tak ada anggota yang berbicara pada kita seperti yang selalu mereka lakukan.

Itulah ketegangan atmosfer ruangan ini.

Asia juga merasa tak nyaman sehingga dia memegang lenganku dengan wajah gelisah. Aku menepuk kepalanya untuk menghiburnya dan untuk membuatnya merasa aman.

Buchou berbicara usai melihat kita.

“Sepertinya semua orang di sini. Sebelum kita memulai klub, ada sesuatu yang perlu kuberitahukalian semua.“

“Ojou-sama, Anda ingin saya menjelaskan situasinya?“

Buchou menolak tawaran Grayfia-san dengan melambaikan tangannya.

“Sebenarnya—“

Ini terjadi persis saat Buchou berbicara. Lingkaran sihir di lantai bersinar.

Eh......? Teleportasi? Tapi semua orang dari kelompok Gremory di sini. Jadi, apakah itu Iblis yang melayani Keluarga Gremory seperti Grayfia-san?

Setelah ini, aku menyadari bahwa dugaanku salah, dan aku akan menyadari bahwa aku masih kurang memiliki pengetahuan sebagai Iblis.

Simbol Gremory diganti lingkaran sihir menjadi pola asing.

—! Apa ini!? Bukankah ini lingkaran sihir Gremory?

“—Phoenix“

Itulah kata Kiba yang dekat denganku. Phoenix? L-Lalu itu bukan Gremory!

Cahaya itu bersinar di ruangan dan seseorang muncul dari lingkaran sihir.

FLAME!

Api keluar dari lingkaran sihir, dan ruangan itu akan dialiri dengan panas. Panas! Percikan api itu membakar kulitku.

Ada siluet seorang pria di dalam api. Saat ia mengayunkan lengannya ke samping, api itu menghilang.

“Fuu, sudah lama sejak aku datang ke dunia manusia.“

Yang berdiri di sana adalah seorang pria yang mengenakan jas merah. Karena dia mengenakan setelan jasnya dengan santai, ia tak memiliki dasi dan kemejanya dibuka sampai dadanya. Dia seperti berusia awal 20-an.

Dia tampan tapi dia tampaknya lebih seperti anak nakal. Dia memasukkan tangan ke dalam saku.

Entah kenapa, dia seperti seorang gigolo. Lebih seperti, dia gigolo Iblis? Wajah tampannya membuatku kesal. Kalau Kiba lembut, maka pria ini adalah liar.

Pria itu melihat-lihat sekitar ruangan, dan kemudian menyeringai usai menemukan Buchou.

“Rias sayangku. Aku datang untuk menemuimu.“

......R-Rias sayangku? Cowok ini, apa hubungan yang dia miliki dengan Buchou?

Buchou melihatnya dengan mata setengah tertutup. Tampak dia tidak menyambut orang itu. Tapi orang itu tak peduli dan mendekati Buchou.

“Nah, Rias. Mari kita pergi dan melihat-lihat aula upacaranya. Tanggal upacara ini sudah diputuskan jadi kita perlu memeriksanya dulu.“

Sungguh sembrono...... Dari mana keluarga Iblis ini? Kiba bilang Phoenix sebelumnya......

Orang itu meraih lengan Buchou. S-Sungguh seorang pria yang kasar!


“......Lepaskan aku, Raiser.“

Buchou mengatakan itu dengan suara berat dan serius saat menepis tangan orang itu. Uwah, suaranya terdengar sangat menakutkan...... Dia sangat marah!

Orang yang disebut Raiser tampaknya tak peduli usai tangannya ditepis dan hanya menyeringai.

Entah kenapa, gerakan kecilnya menjengkelkanku. Aku mulai kesal.

Lalu aku mengatakan ini padanya.

“Hei, kamu. Kamu bersikap kasar kepada Buchou. Sebenarnya, ada apa dengan sikap itu terhadap seorang perempuan?“

Aku berkata dengan jelas kepadanya. Pria itu menatapku, dan mulai menatapku seolah-olah dia melihat tempat sampah. Si bajingan ini membuatku makin jengkel!

“Ah? Siapa kau?“

Dia mengatakan itu dengan suara benci. Ini benar-benar berbeda dari suara manis yang dia arahkan pada Buchou. Nggh, dia jelas memandang rendah padaku. Aku bisa merasakan kebenciannya padaku. Tapi aku akan mengatakan apa yang harus kulakukan!

“Aku budak Rias Gremory-sama! Aku [Pawn], Hyoudou Issei.“

Aku mengatakan kepadanya! Bahkan aku mengatakan padanya namaku! Bagaimana itu gigolo Iblis!

“Hmm. Ah, oke.“

SLIP.

Aku terselip usai ia membuat reaksi itu. Ugh...... Entah bagaimana aku merasa terluka oleh reaksi semacam itu. Jadi kamu tak peduli padaku. Apa itu benar?

“Maksudku, siapa kamu?“

Pria itu tampaknya agak terkejut dengan pertanyaanku.

“......Oh? Rias, kau belum menyebutku pada budak-budakmu? Maksudku, apa ada orang yang tak kenal padaku? Seorang Iblis reinkarnasi? Meskipun begitu.“

“Aku tidak memberitahu mereka karena tidak perlu.“

“Astaga, keras seperti biasa. Hahaha……“

Pria itu mulai tertawa. Kemudian Grayfia-san memasuki diskusi.

“Hyoudou Issei-sama.“

“Y-Ya.“

“Orang ini adalah Raiser Phoenix-sama. Dia Iblis murni Kelas Atas, dan putra ketiga dari Keluarga Phoenix.“

Grayfia-san menjelaskan padaku tentang orang ini.

Yeah, jadi dia seorang Iblis Kelas Atas dari Keluarga Phoenix. Lalu dia memegang gelar kebangsawanan. Bukankah Phoenix makhluk legendaris yang muncul di dalam buku-buku dan dikatakan burung api atau burung abadi......? Jadi ada hal-hal yang serupa dengan itu di antara para Iblis.

Jadi bagaimana seorang pria seperti itu memiliki hubungan dengan Buchou? Seorang teman? Atau dia teman masa kecil?

Tapi segera, aku menemukan alasan yang benar yang jauh melampaui prediksiku.

“Dan dia adalah suami dari pewaris berikutnya Keluarga Gremory.“

......Hm? S-S-Suami....? Pewaris berikutnya...... dia membicarakan Buchou, ‘kan......?

“Dia adalah tunangan Rias-ojousama.“

............

Hah? T-T-T-T-T-T-T-Tunangaaaaaan!?

“Eeeeeeeeeeeeeeeeeh!!“

Aku menjerit karena pemberitahuan mengejutkan itu. si bajingan ini calon suami Rias-buchou.

Bagian 4

“Teh yang dibuat oleh [Queen] Rias sungguh nikmat.“

“Terima kasih banyak.“

Orang yang memuji teh Akeno-san, —Raiser. Akeno-san juga tersenyum, tapi dia tidak mengatakan “Ara ara“ dan “Ufufu“ yang biasa. Aku merasa agak takut......

Buchou yang duduk di sofa. Raiser yang duduk sembarangan di sampingnya dan memegang bahunya. Buchou terus menepis tangan itu, tapi si bajingan itu terus menyentuh rambut, tangan dan bahunya. Cowok itu terlalu dekat dengannya!

Kami, budak-budaknya, duduk jauh dari dua Iblis Kelas Atas itu dan hanya dapat melihat mereka.

Ku......Hanya melihat dia membuatku kesal! Dia terus menyentuh tubuhnya! Kalau ia mulai menyentuh kakinya, aku sungguh akan melompat ke arahnya! Aku juga ingin menyentuh pahanya juga!

Ah, kalau aku memikirkan hal itu, aku sudah tahu sensasi oppai Buchou. Apa yang membuatku lebih menakjubkan karena aku tahu sensasi payudaranya bahkan sebelum dia yang mana calon suaminya?

Fufufu, ya. Aku. Aku telah melihat tubuhnya yang telanjang dua kali. Fufufu. Jadi itulah kemenanganku!? Nuhahaha!

“U-Umm, Ise-san. Apa ada sesuatu yang baik?“

Asia yang berada di sampingku, bertanya dengan wajah cemas.

Huh!? Aku membuat deklarasi kemenangan di dalam pikiranku pada Raiser.

“......Pikiran tak senonoh dilarang.“

Koneko-chan memberiku kata-kata kasar lagi. Ungh, apa gadis ini memiliki beberapa kekuatan yang menjadikannya membaca pikiranku?

“Ise-kun, apapun itu, kamu harus menghapus air liurmu.“

Kiba memberiku saputangan dengan senyum menyegarkan.

“I-Ini bukan urusanmu!“

Aku mencoba untuk menyeka air liurku dengan lenganku, tapi Asia menyekanya dengan saputangan.

“Sudah hampir waktunya untuk makan makanan ringan, jadi kamu meneteskan air liur memikirkan hal itu, benar?“

Ugh. hatiku sakit karena dia mengatakan itu dengan senyum. Gadis ini mungkin tak tahu bahwa aku tengah memikirkan hal-hal nakal.

“Terima kasih, Asia.“

Maaf Asia. Aku mengucapkan terima kasih, sambil meminta maaf padanya di dalam hatiku.

Lalu pada waktu itu—.

“Cukup sudah!“

Suara marah Buchou menggema di ruangan.

Saat aku melihat, Buchou bangkit dari sofa dan melotot tajam pada Raiser. Raiser di sisi lain menyeringai seperti biasa.

“Raiser! Sudah kubilang sebelumnya! Aku takkan menikah!“

“Yeah, aku mendengar itu sebelumnya. Tapi Rias, itu tidak akan berhasil, kau tahu? Kupikir situasi keluargamu lumayan serius.“

“Itu bukan urusanmu! Kalau aku adalah pewaris berikutnya untuk Keluarga Gremory, maka aku akan memilih siapa yang akan menjadi suamiku! Ayah, kakakku, dan semua orang di klan mendesak hal itu! juga itu janji bahwa aku akan bebas sampai aku lulus dari universitas dunia manusia!“

“Betul. Pada dasarnya kau akan bebas. Kau bisa pergi ke perguruan tinggi dan kau bisa melakukan apapun yang kau suka dengan budakmu. Tapi Otou-sama-mu dan Sirzechs-sama khawatir. Mereka takut bahwa keluargamu akan punah. Kita kehilangan sejumlah besar Iblis murni dalam perang terakhir. Meskipun perang telah berakhir, persaingan kami dengan Malaikat Jatuh dan Tuhan belum berakhir. Tak jarang para penerus Iblis murni terbunuh dalam pertempuran berharga melawan mereka, yang mengarah pada keluarga menjadi punah. Jadi untuk Iblis murni yang juga kebetulan Iblis Kelas Atas, menjalin hubungan sama-sama akan menjadi solusi yang jelas untuk kekuatan Iblis. Seorang Iblis murni Kelas Atas. Meski kau tahu bahwa anak-anak akan menjadi faktor penting mulai sekarang, ‘kan?“

Buchou dan Raiser mulai berdebat tentang sesuatu yang tak kumengerti. Tapi meski idiot sepertiku tahu bahwa mereka tengah membahas suatu hal yang penting tentang Dunia Iblis.

Buchou menjadi tenang saat Raiser memulai topik serius. Meskipun mata tajamnya tidak berubah. Raiser terus berbicara usai minum teh.

“Iblis baru—.seperti budak-budakmu, Iblis reinkarnasi, memperluas kekuatan tapi itu akan membuat kita, para Iblis Kelas Atas dengan latar belakang sejarah lama, kehilangan tempat kami. Ada bangsawan lama yang dekat dengan Iblis reinkarnasi karena mereka sangat kuat. Nah, itu mungkin baik-baik saja. Iblis baru juga penting untuk masa depan kita. Tapi kita tak bisa membiarkan Iblis murni menjadi punah, ‘kan? Kau dan aku dipilih untuk mencegah Iblis murni dari kepunahan. Keluargaku aman karena aku memiliki kakak-kakakku. Tapi cuma ada dua saudara kandung di keluargamu. Dan kakakmu adalah seseorang yang meninggalkan keluarga. Lalu hanya akan ada kau, Rias, yang dapat mewarisi Keluarga Gremory. Kalau kau tidak memerlukan suami, Keluarga Gremory akan punah di dalam generasimu. Apa kau mencoba untuk menghancurkan keluarga yang telah bertahan untuk waktu yang sangat lama? Karena perang masa lalu, tak ada setengah pun jumlah Iblis yang disebut sebagai “72 pilar“. Pernikahan ini adalah masa depan Iblis yang dalam bahaya.“

......Sepertinya diskusinya semakin benar-benar serius......

“72 pilar“, aku diberitahu tentang hal itu dari Kiba sebelumnya.

Dulu kala ada 72 Iblis yang memiliki gelar kebangsawanan, dan masing-masing klan memiliki puluhan pasukan, namun kebanyakan dari mereka tewasa dalam perang. Klan Buchou adalah salah satu Iblis murni penting yang selamat dari perang.

Aku marah saat Raiser terus mengatakan tunangan, tapi mendengarkan seluruh cerita itu membuatnya tampak sangat rumit.

Iblis murni, dengan kata lain Buchou dan Raiser. Seorang Iblis murni. Ini berarti orangtua mereka juga Iblis murni. Seorang Iblis asli. Asia dan aku akan dikategorikan sebagai Iblis reinkarnasi jadinya.

Aturan dari zaman kuno, huh. Lalu pendapatku tidak akan berarti apa-apa ya......

Tapi baiklah. Aku hanya akan setuju dengan keputusan Buchou. Tentu saja itu setelah mendengar perasaan yang sebenarnya.

“Aku tidak akan menghancurkan keluargaku. Dan aku bersedia untuk mencari suami.“

Mendengar Buchou, Raiser tersenyum lebar.

“Oh, sungguh diharapkan dari Rias! Lalu, ayo—“

“Tapi aku tidak akan menikahimu, Raiser. Aku akan menikahi orang yang kuakui. Bahkan Iblis dari keluarga bangsawan lama memiliki hak untuk memilih.“

Buchou berbicara pada Raiser dan mengatakan itu dengan jelas.

Mendengar itu, Raiser tiba-tiba menjadi marah. Matanya menjadi lebih tajam dan ia pun membuat suara dengan lidahnya.

“......Kau tahu, Rias. Aku juga Iblis yang membawa nama Keluarga Phoenix di belakangku. Aku tak bisa membiarkan nama itu ternoda. Bahkan aku pun tak ingin datang ke sebuah bangunan tua kecil seperti ini di dunia manusia. Sebaliknya, aku sungguh tak suka dunia manusia. Api dan angin dunia ini kotor. Bagi Iblis sepertiku yang memerintah api dan angin, aku tak tahan!“

FLAME!

Ada api di sekitar Raiser. Ada potongan-potongan kecil dari api di sekitar ruangan.

“Aku akan membawamu kembali ke Dunia Bawah, meskipun aku harus membakar semua budak-budakmu.“

CHILLS.

Permusuhan dan niat membunuh mengisi ruangan. Tekanan dari tubuh Raiser datang tepat padaku, tidak, pada kami.

Aku merasakan sesuatu yang dingin di punggungku, dan rasanya seperti semua rambut di tubuhku akan berdiri. Niat membunuh itu diarahkan oleh Iblis Kelas Atas. Buruk! Tangan dan tubuhku gemetar.

Asia memeluk lenganku karena dia ketakutan. Ya, Asia tidak akan mampu menahan atmosfer ini. Aku merasa gelisah seperti saat aku berjuang bahwa Malaikat Jatuh, tidak, itu bahkan lebih buruk.

Kiba dan Koneko-chan tidak gemetar tapi mereka bersiap-siap untuk bertarung setiap saat.

Buchou membuat sikap terhadap Raiser, dan ada aura merah yang keluar dari tubuhnya.

Raiser juga mulai menutupi tubuhnya dengan api. panas yang hebat mengisi ruangan. Panas...... api itu, sudah jelas bahwa kita akan bisa berubah menjadi abu jika kita terkena itu! Aku bisa merasakan kekuatan yang sama dengan kekuatan Iblis Buchou dari apinya!

Buchou lebih kuat dari Malaikat Jatuh yang kukalahkan...... Kalau aku bisa merasakan kekuatan yang sama darinya, apakah itu berarti bahwa Raiser adalah Iblis yang sangat kuat?

Api berkumpul di belakang Raiser dan membentuk menjadi sayap api. Persis seperti burung api.

Atmosfer intens. Tapi ada satu orang yang ikut campur dengan tenang. —Itu Grayfia-san.

“Ojou-sama, Raiser-sama, harap tenang. Jika Anda berdua melanjutkan hal ini, maka saya tidak akan diam. Untuk kehormatan Sirzechs-sama, saya tidak akan menahan.“

Buchou dan Raiser keduanya membuat wajah serius usai mendengar suara tenang dan intens Grayfia-san. Sepertinya mereka takut padanya.

Raiser menenangkan api di tubuhnya dan mendesah sambil menggelengkan kepalanya.

“......Diberitahu itu oleh “Queen Terkuat“, bahkan aku akan takut......aku pasti akan tak ingin melawan orang-orang dari kelompok Sirzech-sama, yang diketahui terdiri dari monster.“

Jadi kakak Buchou memiliki kekuatan berpengaruh sebesar itu ya. Aku juga tak tahu bahwa Grayfia-san sekuat itu. Bahkan aku tidak merasakan niat membunuh datang darinya sama sekali.

Buchou juga menghentikan kekuatan Iblis merahnya dan membubarkan posisi pertempuran. Sepertinya kita menghindari skenario terburuk.

Melihat bahwa baik Buchou dan Raiser tidak punya niat untuk melawan, Grayfia-san berbicara.

“Tuan, Sirzechs-sama, dan mereka yang berasal dari Keluarga Phoenix tahu itu akan berubah seperti ini. Sejujurnya ini adalah untuk menjadi pertemuan diskusi terakhir. Semua orang tahu bahwa itu tidak akan berakhir, sehingga mereka memutuskan untuk membuat jalan terakhir.“

“Jalan terakhir? Apa maksudmu, Grayfia?“

“Ojou-sama, jika Anda ingin mempercepat pendapat Anda, maka bagaimana dengan Anda menyelesaikannya dengan [Rating Game] melawan Raiser-sama?”

“......!?“

Buchou jadi terdiam saat Grayfia-san mengatakan itu. Dia tampaknya sangat terkejut.

[Rating Game]? Kupikir aku mendengar tentang itu sebelumnya......

“Ini game yang dimainkan oleh Iblis dengan gelar kebangsawanan, dan mereka bersaing dengan membuat budak-budak mereka bertempur.“

Kiba menjelaskan padaku karena aku tampak bingung.

Oh, kupikir aku ingat tentang itu. itu adalah pertempuran antara Iblis di mana kamu menggunakan budak-budakmu, [Pawn], [Knight], [Bishop], [Rook], dan [Queen].

Aku mendengar bahwa kekuatan dalam game mencerminkan sangat dalam status sosialmu di antara Iblis lainnya. Tapi bukankah game itu hanya dimainkan oleh Iblis yang sudah dewasa, dan Buchou yang belum dewasa tak bisa berpartisipasi?

Grayfia-san melanjutkan penjelasannya dan menjawab pertanyaanku.

“Seperti yang Anda tahu, Ojou-sama, hanya Iblis dewasa yang dapat berpartisipasi dalam [Rating Game] resmi. Tapi jika itu pertandingan tidak resmi antara Iblis murni, bahkan Iblis belum dewasa dapat berpartisipasi. Namun, dalam kejadian ini—“

“Saat melibatkan keluarga dan masalah keluarga.“

Buchou melanjutkan berbicara sambil mendesah.

“Dengan kata lain, Otou-sama dan yang lain memutuskan untuk bertanding di game sebagai jalan terakhir kalau aku menolak, ‘kan?......Seberapa jauh ‘sih mereka berniat untuk mengganggu hidupku agar merasa puas......!“

Buchou benar-benar mengumpat. Uwah......aku bisa merasakan keinginan membunuhnya! Mengerikan……

“Lalu Ojou-sama, Anda bilang Anda juga akan menolak untuk berpartisipasi di dalam game?“

“Tidak, tidak akan, karena ini sebuah kesempatan. Baiklah. Ayo kita selesaikan ini dengan game, Raiser.“

Raiser menyeringai setelah kata-kata provokatif Buchou.

“Hee, jadi kau menerimanya. Aku tidak keberatan. Tapi aku sudah jadi Iblis dewasa dan aku sudah berpartisipasi di dalam game resmi. Saat ini aku telah memenangkan sebagian besar game. Meski begitu, kau masih ingin bermain, Rias?“

Balas Raiser dengan kata-kata yang lebih provokatif. Buchou mengirimkan kembali senyum tak kenal takut.

“Aku akan. Aku akan menghempasmu, Raiser!“

“Baik. Kalau kau menang, lakukan apapun yang kau suka. Tapi kalau aku menang, kau akan segera menikah.“

Keduanya saling melotot. Mereka berdua saling melotot dengan mata menakutkan. Oh, pelototan mereka sangat kuat sampai Iblis Kelas Rendah sepertiku tak bisa ikut campur!

“Paham. Saya, Grayfia, telah memastikan kedua pendapat belah pihak. Saya akan bertanggung jawab atas game antara dua keluarga. Apakah itu tak apa-apa?“

“Ya.“

“Yeah.“

Buchou dan Raiser setuju atas persetujuan Grayfia-san.

“Paham. Saya akan menginformasikan dua keluarga dulu.“

Grayfia-san menundukan kepalanya setelah memastikan.

Wow, itu telah berubah menjadi situasi yang serius! Game! Jadi aku akan berpartisipasi juga! Raiser menatapku dan kemudian menyeringai. Dia lalu membuat seringai yang membuatku kesal.

“Hei, Rias. Apakah orang-orang di sini itu budak-budakmu?“

Buchou berkedut mendengar ucapannya.

“Terus?“

Raiser mulai tertawa usai Buchou menjawabnya seakan-akan itu lucu.

“Lalu, pertandingan ini akan jadi sebuah candaan. Hanya [Queen]-mu, si “Pendeta Petir“ yang bisa melawan setara dengan budak-budakku yang menggemaskan.“

Mengatakan itu, Raiser menjentikan jemarinya, dan lingkaran sihir di lantai bersinar.

Lingkaran sihir itu memiliki lambang Phoenix yang sama dengan Raiser muncul. Lalu, bayangan muncul dari lingkaran sihir itu.

Satu, dua, tiga...... k-keparat......

Aku kehilangan kata-kata usai aku melihat jumlah bayangan yang muncul dari lingkaran sihir itu.

“Nah, ini adalah budak-budakku yang manis.“

Di sekitar Raiser yang mengatakan itu, 15 orang yang tampaknya budak-budaknya berkumpul di sekelilingnya.

Ada orang dengan armor yang tampaknya [Knight]. Ada juga orang yang memakai tudung yang tampaknya penyihir.

Full members! Seperti di catur sungguhan, kamu bisa memiliki jumlah maksimum 15 Iblis budak di bawah kendalimu.

Sepertinya Iblis Kelas Atas menerima 15 [Evil Piece] dari Maou. Kamu dapat membentuk hubungan majikan dan budak dengan menggunakannya pada orang-orang yang ingin kamu buat sebagai budak-budakmu.

Kalau orang yang ingin kamu buat sebagai budakmu memiliki kapasitas potensi tinggi, maka konsumsi caturnya dapat dua kali lipat.

Itu sebabnya ada kasus di mana hanya ada 1 [Rook] atau 1 [Knight].

Buchou juga memiliki insiden yang sama. Itu aku. Kamu bisa mendapatkan maksimal 8 [Pawn], tapi Buchou menggunakan semua 8 bidaknya padaku karena ada hal yang sangat jahat di dalam diriku.

Itu sebabnya ada Iblis Kelas Atas yang tak punya 15 budak. Tapi Raiser memiliki jumlah maksimum 15 budak.

Ini pemandangan mengagumkan untuk melihat semua 16 Iblis termasuk [King].

Kita hanya memiliki satu dengan [King], [Queen], [Rook], [Bishop], [Knight], dan [Pawn]. Sehingga membuatnya menjadi 6 vs 16 !? Aku terkejut dengan fakta ini.

Tidak, aku minta maaf. Ada sesuatu yang lain di pikiranku. Maksudku, apa boleh buat! Apa ini!?

—Mereka semua perempuan!

Knight dan penyihir yang kusebutkan sebelumnya juga perempuan! Seorang gadis mengenakan gaun Cina! Dua gadis dengan telinga binatang! Dua gadis dengan wajah identik yang tampaknya kembar! Seorang gadis loli! Dua gadis yang lebih tua dengan tubuh bagus! seorang gadis mengenakan kimono seperti Yamato Nadeshiko! Ada juga seorang gadis mengenakan gaun yang terlihat seperti seorang putri Eropa! Seorang wanita lebih tua tampak liar yang membawa pedang di punggungnya! Ada juga seorang gadis mengenakan pakaian penari! Ada juga seorang wanita misterius yang mengenakan topeng yang menyembunyikan separuh wajahnya!

Mereka semua wanita cantik atau gadis-gadis muda yang cantik!! Pasukan gadis cantik beneran ada!?

Listrik mengalir melalui tubuhku!

......! Begitu ya, jadi begitu! Orang ini, Raiser, benar-benar melakukannya!

Impian setiap pria, —harem! Iblis Kelas Atas yang mengubah harem menjadi kenyataan! Raiser Phoenix! Sungguh orang......sungguh cowok......

“H-Hei, Rias...... budak-kun di sini menangis sambil melihatku.“

Ujar Raiser sambil menatapku. Tampaknya dia benar-benar panik olehku.

Buchou menempatkan tangannya di dahinya saat dia melihatku.

“Mimpi anak ini adalah memiliki harem. Kupikir dia terharus setelah melihat budak-budakmu.“

Yup yup. Benar. Aku menangis karena aku melihat mimpiku, tujuanku, tepat di hadapanku.

Ah, sungguh pria yang beruntung. Mereka semua perempuan.

“Mesum~.“

“Raiser-sama, orang ini membuatku takut~.“

Gadis-gadis Raiser membuat wajah jijik saat menatapku. Sialan! Persetan kalian semua!

Raiser menenangkan mereka sambil menepuk tubuh mereka.

“Jangan katakan itu, gadis-gadisku yang manis. Menengadah ke orang-orang lebih tinggi adalah apa yang orang-orang rendahan lakukan. Ayo kita tunjukkan kepada mereka betapa gairahnya kita.“

Mengatakan itu, Raiser mulai berciuman lidah dengan salah satu perempuan!

Uwah! Dia membuat kebisingan dengan menggerakkan lidahnya!

Buchou sepertinya dia tidak peduli.

“Nn......Afu......“

Gadis itu membuat suara manis sambil meletakkan kakinya di sekitar Raiser! Ugh, itu juga mempengaruhi selangkanganku!

“Hauhauhauuu......“

Sampingku, Asia wajahnya memerah dan menumbuk otaknya. Pandangan ini terlalu kuat bagi Asia.

Raiser melepaskan mulutnya sementara ada benang air liur, dan kemudian mulai mencium lidah gadis lain! Jangan memulai putaran ke-2 di sini!

Maksudku, kau benar-benar bisa melakukan hal-hal begitu pada budak-budakmu!? Jadi kita bisa! Sialan! Jadi kalau aku bekerja keras aku bisa menjadi seperti ini suatu hari nanti!

Raiser yang selesai ciuman lidah ke-2 menyeringai sambil menatapku.

—Kau takkan pernah bisa melakukan hal ini.

Rasanya aku tahu si bajingan ini mengatakan itu padaku.

“Kau takkan pernah bisa melakukan hal ini.“

“Jangan katakan apa yang kupikirkan! Sial! Boosted Gear!“

Kepalaku penuh dengan amarah dan aku sangat cemburu, jadi aku mengangkat tangan kiriku di udara, dan kemudian berteriak.

Sambil memancarkan cahaya merah, hal yang dimiliki di lengan kiriku menunjukkan itu sendiri. Sebuah gauntlet merah yang memiliki tanda naga, —[Boosted Gear]. Ini adalah mahakarya Sacred Gear yang memberikan kekuatan besar untuk pemiliknya.

Aku menunjuk pada Raiser dan kemudian memberitahunya.

“Seorang casanova sepertimu tidak cukup baik untuk bersama Buchou!“

“Huh? Apa kau tidak tahu apa yang disebut casanova?“

Ugh! Dia tepat pada intinya!

“D-Diam! Itu berbeda dengan masalah Buchou! Kalau begini, kau akan terus menggoda gadis-gadis lain bahkan setelah kau menikahi Buchou!“

“Pahlawan mencintai wanita. Itulah pepatah di dunia manusia, ‘kan? Sebuah kalimat yang bagus memang. Tapi ini hanyalah hubungan dekat dengan budak-budakku. Bukankah kau juga dimanja oleh Rias?“

I-Itu benar......Tapi entah kenapa aku tak bisa memaafkannya! Sebuah kebencian terhadap orang yang sama sepertiku? Ugggh, artinya aku masih kecil karena aku semakin jengkel saat aku ingin tahu?

“Pahlawan apanya! Kau hanyalah seorang pria burung! Burung api Phoenix? Hahaha! Itu sama seperti Yakitori!“

Raiser menempatkan ekspresi marah pada provokasiku.

“Yakitori!? D-Dasar Iblis Kelas Rendaaaaah! Jangan maju sendiri! Itu bukan caramu berbicara dengan seorang Iblis Kelas Atas! Rias, apa yang terjadi dengan disiplinmu terhadap budak-budakmu!?“

Buchou hanya berpaling dan mengatakan “Memangnya aku peduli“.

“Hei cowok Yakitori! Aku hanya akan mengalahkan omong kosongmu dengan Boosted Gear-ku!“

Boosted Gear-ku yang sangat kubanggakan! Ini berfungsi menggandakan kekuatanku setiap 10 detik, dan setelah beberapa saat, bahkan aku bisa mengalahkan Tuhan!

“Kita tidak perlu bermain game! Aku hanya akan mengalahkan kalian semua, di sini, sekarang!“

[Boost!!]

Suara itu datang dari permata yang terletak di gauntlet tersebut, dan pada saat yang sama tubuhku akan meluap dengan kekuatan! Ini adalah bukti bahwa kekuatanku telah dua kali lipat! seranganku yang bahkan mengalahkan Malaikat Jatuh, rasakan itu dengan tubuhmu sendiri!

Aku penuh dengan semangat, tapi Raiser hanya mendesah.

“Mira. Lakukan.“

“Ya, Raiser-sama.“

Raiser memberikan perintah kepada budaknya. Dia kecil seperti Koneko-chan dan memiliki wajah kekanak-kanakan.

Dia mengambil tongkat yang seniman bela diri gunakan dan membuat postur pertempuran setelah mengayunkan tongkatnya.

Hmm, aku tidak suka melawan seorang gadis kecil, tapi kalau aku memukulnya mungkin dia akan kalah.

Itu yang kupikirkan, tapi tiba-tiba tubuhku terasa lebih ringan. Rasanya seperti tubuhku mengambang.

Huh? Lantainya—.

CRAAAAASH!

Sebuah suara keras memasuki telingaku.

............Aduh......Sakit melewati seluruh tubuhku. ……Apa yang terjadi?

“Gahaa!“

Aku kesakitan karena rasa sakit di perutku. Aduh......Perutku? Apa aku dipukul di perutku......?

“Ise-san!“

Asia menuju ke sebelahku dan dia meletakkan tangannya di perutku. Seketika, cahaya hijau menyelubungi seluruh tubuhku. Sebuah perasaan hangat menghilangkan rasa sakit di perutku.

Ini kekuatan penyembuhan yang Asia miliki. Ini adalah Sacred Gear yang bahkan dapat menyembuhkan Iblis yang tidak memiliki perlindungan ilahi Tuhan.

Tapi, karena ini, Asia ditargetkan oleh Malaikat Jatuh sebelumnya......

Lebih penting lagi, apa yang terjadi padaku? Aku tahu bahwa aku ke lantai. Saat aku melihat-lihat, ada meja rusak dan barang-barang tersebar ke seluruh lantai.

Saat aku melihat ke arah Raiser, gadis yang tongkatnya ditujukan ke depan melemparkan menjauh.

......Jadi aku diserang. Aku tak bisa melihatnya. Apa itu berarti aku menerima luka tanpa menyadarinya? Jadi aku dipukul ke arah meja......

Raiser berjalan ke arahku, dan mengatakan itu di telingaku saat berjongkok.

“Kau lemah.“

—! Kata itu mengukir bekas luka yang mendalam di hatiku.

“Orang yang kau lawan adalah [Pawn]-ku Mira. Dia yang paling lemah dari budak-budakku, tapi dia memiliki lebih banyak pengalaman pertempuran dan memiliki bakat lebih sebagai Iblis daripada kau. Boosted Gear? Hah.“

Raiser mulai mengetuk Sacred Gear dan mulai tertawa dengan hidungnya.

“Ini sungguh merupakan salah satu Sacred Gear tak terkalahkan dan berbahaya. Dengan bagaimana kau menggunakannya, bukan aku saja, tapi kau juga dapat mengalahkan Maou dan Tuhan. Ada cukup banyak pemilik yang memiliki itu sebelumnya. Tapi belum ada kejadian di mana itu mengalahkan Tuhan atau Maou. Apa kau tahu apa artinya ini?“

Kemudian Raiser tertawa benar-benar keras.

“Ini berarti bahwa Sacred Gear ini tidak sempurna, dan pemiliknya juga sekelompok orang lemah yang tak bisa menggunakannya! Kau tidak terkecuali! Bagaimana kau mengatakan ini di dunia manusia ya? ......Ya, “Mutiara di hadapan babi“. Fuhahaha! Ya, mutiara di hadapan babi! Ini tentangmu! [Pawn] Rias-kun!“

Raiser mulai menampar kepalaku sambil tertawa sangat keras.

…………Sial! Aku sangat malu sampai aku mengepalkan gigi. Aku ingin membalas tapi aku tak bisa. Ini adalah kebenaran bahwa aku lemah. Aku pun kalah dari seorang gadis kecil tadi. Bahkan aku tak bisa melihat serangan itu. Aku kecewa pada diriku!

“Tapi pertandingan itu akan menarik kalau kau sudah terbiasa.“

Raiser meletakkan tangannya di dagunya, dan sepertinya dia memikirkan sesuatu.

“Rias, bagaimana kalau kita bertanding dalam 10 hari? Kita bisa melakukannya sekarang, tapi itu tidak akan menarik.“

“......Apa kau memberiku keringanan.“

“Apa kau menolaknya? Apa itu memalukan? [Rating Game] bukan sesuatu yang sederhana yang bisa kau menangkan hanya dengan perasaanmu. Kalau kau tak bisa menggunakan kekuatan budak-budakmu sepenuhnya, maka kau akan kalah segera. Jadi tidak aneh bagimu untuk berlatih dengan budak-budakmu karena [Rating Game] pertamamu. Aku telah melihat Iblis yang kalah tanpa menggunakan kekuatan mereka tak terhitung jumlahnya, tak peduli seberapa besar potensi dan kekuatan mereka.“

Buchou tidak mengeluh dan diam mendengarkan apa Raiser katakan.

Saat Raiser mengarahkan telapak tangannya ke tanah, lingkaran sihir mulai bersinar.

“—10 hari. Kalau itu kau, maka kau bisa meningkatkan budak-budakmu.“

Kemudian dia menatapku.

“Jangan memalukan Rias, [Pawn] Rias. Pukulanmu adalah pukulan Rias.“

—!

Aku langsung mengerti bahwa kata-katanya membawa keprihatinannya terhadap Buchou.

“Rias, lain kali kita bertemu akan berada di game.“

Mengatakan itu, Raiser menghilang dalam terang lingkaran sihir bersama dengan budak-budaknya.

Bagian 5

“……Sialan.“

Aku sudah putus asa dalam menjaga kemarahan dan penyesalanku di dalam diriku sambil berbaring di tempat tidur.

Setelah itu, aktivitas klub; pekerjaan Iblis, dibatalkan. Buchou menjauh ke dalam gedung sekolah lama dengan Akeno-san.

Sepertinya mereka melakukan rapat strategi. Sepertinya mereka membuat strategi untuk [Rating Game]. Ini akan menjadi pertandingan pertama Buchou. Tentu saja dia ingin membatalkan kegiatan klub untuk membangun strategi.

—Dalam 10 hari.

Itu terlalu cepat. Aku ingin tahu apakah kita dapat mengumpulkan faktor yang diperlukan untuk mengalahkan Raiser dan budak-budaknya.

Yah, itu tidak akan banyak berubah jika [Pawn] seperti diriku mengatakan itu. Lebih dari itu, aku memamerkan diri di depan Buchou dan memprovokasi Raiser hanya untuk dipukuli oleh seorang gadis kecil......

Uwaaaaah! Hanya mengingat itu membuatku ingin mati saja karena malu dan menyesal!

……Sigh. Aku sangat lemah.

Aku kemudian melihat lengan kiriku. Kekuatan mutlak yang dimiliki di sini. [Boosted Gear] yang meningkatkan kekuatan tanpa batas.

Tapi memiliki banyak titik lemah. Itulah aku, yang rentan.

Dengan kata lain “Permata di hadapan babi“. Seperti kata Raiser.

Keparat! Aku sangat lemah......

Harem king. Mimpiku. Iblis yang mencapai harem. Raiser. Apa perbedaan antara kami?

“Ah, sialan!“

Aku bangkit dari tempat tidur dan kemudian mulai mengacak-acak rambutku.

Buchou bilang dia masih tak ingin menikah. Dia bilang dia tak ingin menikah jika suaminya Raiser. Dia memilih untuk melawan Raiser untuk memutuskan pertunangan.

Aku tak tahu banyak tentang rumah tangga dan hubungan mereka antara isu-isu Iblis Kelas Atas karena terlalu rumit, tapi aku hanya akan berjuang demi Buchou!

Aku memiliki hutang budi terhadap Buchou. Banyak sebenarnya. Aku ingin berjuang untuk Buchou. Aku perlu untuk mendukung Buchou!

Baik! Mulai besok pagi aku akan memulai pelatihanku lagi! Lebih seperti pelatihan untuk sepanjang hari!

Aku bisa bolos sekolah jika aku memberitahu Buchou. Aku akan menghabiskan 10 hari berikutnya dalam pelatihan.

Aku akan menghubungi Kiba agar aku bisa belajar bagaimana menggunakan pedang.

Aku akan meminta Akeno-san bagaimana menggunakan kekuatan Iblis juga. Aku akan belajar pertempuran jarak dekat dari Koneko-chan!

Ya! Aku telah memutuskan! Keputusanku sudah dibuat! Aku akan berlatih selama 10 hari ke depan!

Aku mulai merasa sedikit tenang setelah membuat keputusanku. Hmm, aku akan pergi mandi sekarang.

Aku turun dan bersiap-siap untuk mandi. Aku masuk ke dalam kamar mandi sambil merasa bersemangat dan kemudian membuka bajuku.

Setelah aku mandi, aku akan berbicara dengan Asia besok.

Buka.

Hal ini terjadi ketika aku membuka pintu.

“Ah……“

“Apa yang......“

Asia dan aku bertemu di dalam kamar mandi.

Aku yang telanjang—

Dan Asia yang telanjang—!!

Seorang gadis cantik berambut pirang berdiri telanjang bulat di depanku! Sungguh beruntung! Tidak tidak tidak, maksudku celaka!

Dia ada di dalam!?

Karena aku memikirkan banyak hal, aku lupa untuk memeriksa apakah ada orang di dalam!

Tubuh Asia basah karena dia sedang mandi.

Rambut pirang yang basah dengan air panas menempel ke kulit putih nan lembut. I-Ini seksi.

Lebih dari itu, kamu memiliki tubuh yang bagus......Asia......

Pinggul kencang. Pantat kecilmu sangat indah, sialan!

Pahanya tidak terlalu kurus atau terlalu gemuk, seukuran yang tepat untukku.

Kalau aku melihat paha ini ketika dia memakai rok, aku akan berlutut.

Dan oppai-nya yang tidak mungkin tahu kapan dia memakai pakaiannya. Itu tidak kecil, dan tidak seburuk itu!

Asia......Aku senang kamu telah tumbuh sebanyak ini...... Tidak, bukan waktunya untuk emosional! Kenapa aku menatap tubuhnya!?

Keparat! Kenapa aku tak punya three-size scouter! Ini adalah kedua kalinya aku menyesali itu!

Lain kali aku sungguh-sungguh akan meminta Motohama mengajariku kemampuan itu! Itulah kekuatan tertinggi! Bukankah lebih mengesankan daripada Sacred Gear-ku!?

Bukan itu! Aku tidak perlu menatapnya lagi!

A-Aku harus melindunginya! Aku perlu untuk memastikan dia bisa hidup dengan aman! Itulah yang kujanjikan pada diri sendiri!

Tapi, aku senang dengan melihat tubuh telanjangnya—

............

K-Keparat—!!

Kalau aku melihat dengan hati-hati, tatapan Asia bergerak turun menuju selangkanganku.

—Jangan!

Asia! Ini terlalu dini bagimu untuk melihat—.

“............“

Aku terlambat menutupi pasanganku.

“Kyaaa!“

Dan orang yang berteriak adalah aku.

Apa yang kulakukan!? Aku berteriak tak sengaja! Maksudku itu memalukan untuk pasanganku dilihat seorang gadis!

“—Ah.“

Seluruh tubuh Asia mulai merah, dan dia berpaling.

Hei hei, jangan lupa untuk menyembunyikan bagian-bagian pribadimu, Asia! Aku bisa melihat semuanya! Apa bendaku begitu menakjubkan sampai kamu lupa untuk menyembunyikan bagian-bagian pribadimu!?

Berpikir dengan hati-hati, ini akan menjadi pertama kalinya dia melihat benda seorang pria karena dia Sister. Kata menakjubkan bahkan tidak akan menjelaskan bagaimana perasaannya sekarang.

Dalam kasus terburuk, mungkin menjadi trauma baginya. Astaga, apa yang kulakukan untuk anak malang ini!

“M-Maaf! A-Aku akan pergi sekarang!“

Aku berbalik agar aku bisa meninggalkan kamar mandi. Tapi—

Asia meraih pergelanganku seolah-olah dia sedang mencoba untuk menghentikanku.

A-Apa yang terjadi, Asia-chan!?

“............M-maaf. Itu......pertama kalinya aku melihat benda anak laki-laki......Maafkan aku...... “

Aku tak bisa mendengar apa yang dia katakan karena dia mengatakan itu sambil bergumam. Jangan memaksakan diri.

“T-Tidak, aku juga minta maaf......aku masuk tanpa memeriksa......aku minta maaf, aku melihat banyak bagian......“

Aku meminta maaf juga. Aku yang salah di sini. Aku masuk tanpa memeriksa orang yang berada di dalam bak mandi.

Aku harus memeriksa meski itu tidak terkunci. Toh, kita punya anggota keluarga baru tambahan.

Tapi aku menyelamatkan image tubuh telanjang Asia dalam ingatanku. Maafkan aku kalau aku mulai mengingat ini sesudahnya.

“Tidak, aku mengerti......Semua orang bilang tentang aturan saat mandi di Jepang, j-jadi aku baik-baik saja......“

Asia mengatakan itu dengan malu-malu.

Hah? D-Dia diberitahu? Aturan? Aturan Jepang untuk apa?

“Di Jepang, aku mendengar bahwa ada hal yang disebut mandi sama-sama......Kamu akan saling mengenal dengan mandi sama-sama......“

—!!

S-Siapa itu!? Siapa yang bilang...... tidak! Siapa yang bilang Asia informasi aneh ini!?

Tidak, itu tidak salah. Tentu saja ada hal seperti itu di Jepang. Tapi itu hanya antara jenis kelamin yang sama!

Asia melanjutkan sambil memiliki pipinya memerah.

“......A-Aku diberitahu......untuk melakukan hal ini dengan seseorang yang ingin kubentuk hubungan khusus......A-Aku tidak keberatan kalau Ise-san......tidak, aku ingin makin memperdalam hubunganku dengan Ise-san... ...Itulah sebabnya maukah kamu mandi denganku......?“

NOSEBLEED!

Begitu banyak darah yang keluar dari hidungku. Akhir-akhir ini telah keluar banyak!

………Tunggu. Ini akan berbahaya jika tetap seperti ini lagi, Asia.

A-aku juga seorang pria. Aku akan kehilangan diriku sendiri jika aku mendengar kata ajaib seperti itu! Gadis ini tidak tahu apa yang akan terjadi padaku kalau aku lakukan.

Maksudku, Asia percaya padaku dari lubuk hatinya. Kalau aku menjadi serigala dan menjatuhkannya.

Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!

Aku tak bisa melakukan itu! Tidak, aku mau! Tapi aku tidak bisa!

Maksudku, itu gadis ini! Sepertinya dia akan memaafkanku meski kulakukan padanya!

Aku tak bisa melakukan sesuatu seperti itu kepada seseorang yang tidak bersalah seperti dia!

Keparaaaaaaaaaaaaaat!

Ini adalah situasi yang kurindukan! Itu berhenti tepat sebelum hal-hal yang baik dengan Buchou! Ini adalah balas dendam! Aku tahu itu! Tapi kenapa aku merasa sangat bersalah saat itu dengan Asia!?

Menjatuhkannya itu mudah. Aku bisa melakukannya sekarang dengan arus ini dan mendapatkan perasaan kenikmatan.

Tapi masalahnya adalah setelah itu. Aku tahu aku akan sangat menyesal.

Mungkin aku tidak akan memaafkan diriku sendiri selama sisa hidupku. Ini tidak akan menjadi masalah jika itu terjadi setelah kami membangun semacam hubungan, tapi Asia dan aku masih tidak dalam hubungan seperti itu!

Terakhir kali dengan Buchou, aku mengikuti arus, tapi sekarang aku harus mengendalikan diri!

Hanya memiliki hubungan fisik akan menyakiti kita berdua! Aku harus melindungi Asia!

Aku tak bisa kehilangan diriku sendiri! Aku harus bertahan!

Aku berbalik setelah membuat pikiranku. Aku memegang bahunya dan kemudian membuka mulutku.

Tapi kulit Asia lembuuuuuut!

“Asia! Dengarkan baik-baik, aku akan memberitahumu tentang mandi sama-sama! Lebih penting lagi, karena kamu seorang perempuan, kalau seorang pria memasuki kamar mandi maka kamu harus memastikan kamu bertahan—“

Aku menjaga ambisiku di dalam diriku dengan putus asa saat sedang bingung. Aku harus mengatakan padanya tindakan yang harus dia ambil saat dia bertemu seorang pria di kamar mandi-.

Pintu dibuka.

Pintu tiba-tiba terbuka.

“Asia-chan. Aku akan meninggalkan handuk di sini—“

Ibuku muncul.

Sepertinya dia sedang mencoba untuk menempatkan handuk di atas mesin cuci, tapi ia membeku setelah melihatku dan Asia bersama-sama.

......Sial. aku tak bisa membuat alasan apapun, karena kita tidak memakai pakaian!

Tidak peduli bagaimana kamu melihat kami, kami terlihat seperti seorang pria dan seorang wanita yang mencoba untuk melakukan hubungan seks!

Ibu meninggalkan kamar mandi sambil bergerak seperti robot. Kemudian, ibuku berteriak.

“O-Otou-san~! K-Kita akan punya cucu~!“

Aku keluar dari kamar mandi sambil telanjang. Aku menggunakan kedua tanganku untuk menyembunyikan wajahku. Ada satu hal yang kupikirkan saat aku berlari ke arah kamarku.

Seseorang, tolong bunuh aku!

Bagian 6

Keesokan pagi.

Aku memanggil Asia ke kamarku. Kami duduk berlawanan dalam posisi seiza.

“Dengar, Asia-san.“

“Ya, Ise-san.“

“Pria adalah serigala. Kamu akan dimakan jika kamu mendekati mereka sembarangan.“

“......Pria adalah manusia serigala? Itu menakutkan......aku tidak akan bisa berjalan keluar saat bulan purnama ‘dong.....“

Asia mengambil apa yang kukatakan dengan serius. Aku jadi pusing. ......Astaga, aku sungguh pusing.

Sehari setelah insiden kamar mandi, aku mulai memberikan ceramah pada Asia tentang betapa berbahayanya pria.

Gadis ini terlalu tak berdaya. Yah, bukannya Asia memiliki kehidupan biasa, sehingga apa boleh buat kalau dia agak berbeda.

Tapi, aku harus mengatakan padanya betapa berbahayanya pria seusiaku, dan gadis-gadis seperti dirinya yang tidak hati-hati akan menjadi mangsanya dengan mudah. Kalau tidak, dia tidak akan dapat memiliki kehidupan sekolah yang aman.

Nah, jika ada pria seperti itu yang mendekati Asia, maka aku akan mengalahkan omong kosong mereka.

‘Gak, itu ‘gak akan cukup. Aku harus mengajarinya bagaimana kesuciannya adalah sesuatu yang sangat penting baginya.

Tapi, tidak harus itu gadis mengajarkan hal-hal ini pada gadis-gadis lain......?

Omong-omong, setelah kejadian itu, orangtuaku pergi ke sebuah toko diskon yang dibuka bahkan di malam hari. Mereka membeli pakaian bayi dan mainan bayi sambil tersenyum lebar.

Tidak peduli berapa banyak aku menjelaskan kepada mereka, mereka hanya mengatakan hal-hal seperti, “Jangan khawatir, ibu tahu tentang hal itu. Kawin paksa diterima saat ini. Oh, ibu sungguh ingin seorang perempuan untuk cucu pertama ibu! “, Atau, “Jadi aku akan menjadi kakek...... Kalau itu anak laki-laki maka aku harus membelikannya ikan mas baru. Sepertinya keluargaku telah menjadi “internasional“ sekarang. Mungkin aku harus belajar bagaimana berbicara bahasa Inggris.“

Percuma saja. Keluargaku tidak berharga.

Sekarang, kembali ke bagian di mana orang yang berbahaya. Aku mengatakan itu kepada Asia lagi.

“Bukan itu, Asia. Pria seusiaku......pria remaja sangat tertarik pada perempuan. Ini tidak berlebihan kalau aku mengatakan bahwa mereka selalu memikirkan perempuan. Sebenarnya, kita memikirkan hal-hal nakal setiap beberapa detik. Kalau ada saat ketika kita melihat celana dalam perempuan, maka itu akan menjadi hari untuk merayakan bagi kita. Omong-omong, panchira (panty shot) adalah fenomena di mana kita mengintip celana dalam perempuan dari bawah rok mereka.“

“Apa kamu juga memikirkan hal-hal nakal juga, Ise-san?“

“Ya tentu saja. Aku juga mesum. Kamu tahu itu sangat baik, ‘kan Asia?“

“Ya.“

Asia menjawab dengan senyum. Ada celah di hatiku dari senyum riangnya.

Begitu ya, jadi dia tahu aku mesum.

“Y-Ya, aku mesum. Pria seperti itulah benar-benar menakutkan. Itu sebabnya pria seperti itu menyeret gadis murni sepertimu ke tempat yang gelap dan melakukan sesuatu yang sangat buruk.“

“Sesuatu yang sangat buruk?“

Asia memiringkan kepalanya dengan menggemaskan. Astaga, masing-masing tindakannya sungguh manis.

“M-Mereka menyentuh tubuhmu! Kemudian mereka menyentuh tubuhmu lagi! Kemudian lagi mereka menyentuh tubuhmu! Dengan kata lain mereka melakukan tindakan tidak senonoh terhadap perempuan! Ini berbahaya, ‘kan? Menakutkan, bukan?“

“Ya, aku takut. Tapi kalau aku dalam bahaya, Ise-san akan datang dan menyelamatkanku.“

Asia tersenyum dan menjawabku seperti dia sangat sungguh-sungguh.

—Mataku semakin panas.

Sudah kuduga, dia benar-benar percaya padaku. Aku terharu secara emosional.

Tidak tidak. Aku memulai topik. Ini bukan waktunya untuk emosional. Lalu aku melanjutkan setelah batuk kecil.

“Tapi Asia, kamu harus meningkatkan kesadaranmu sebagai seorang perempuan. Aku benar-benar takut karena kamu tidak meragukan orang lain.“

“Kamu takut, Ise-san?“

“Ya, tentu. Kalau beberapa orang melakukan sesuatu padamu saat aku tidak melihat, maka aku mungkin akan membunuh mereka. Aku khawatir padamu, Asia.“

Aku berkata dengan serius dan sungguh-sungguh. Asia mendengarkan dengan serius juga karena aku memasang wajah serius.

Apa yang kubilang adalah perasaanku yang sebenarnya. Kalau seseorang pernah menipu dan menyakiti Asia, maka aku tidak akan menahan diri meskipun orang itu adalah manusia. Aku Iblis. Aku juga memiliki sebuah Sacred Gear gila. Meski aku jauh lebih unggul dari manusia, aku tidak akan menahan amarahku.

Meski Buchou mencoba membunuhku, aku masih akan mengalahkan omong kosong dari pria itu. Itulah betapa pentingnya Asia bagiku.

Apakah karena dia anak perempuan? Itu adalah bagian dari itu. Karena aku suka dia? Itu juga merupakan bagian dari itu.

Tapi lebih dari itu, aku mengubah hidupnya secara drastis. Aku mengubah hidupnya bahwa dia bisa berakhir sebagai Sister untuk kehidupan yang merupakan kebalikan dari itu. Aku membuatnya menjadi Iblis karena keadilanku sendiri. —Tidak, Keegoisanku sendiri. Pada saat itu, yang mungkin telah menjadi solusi terbaik. Tapi aku......

Buchou tidak menyalahkanku karena dia berkata padaku, “Aku ingin membuatnya menjadi budakku, sehingga kamu tidak perlu khawatirkan hal itu, Ise“. Tapi itu tidak akan cukup.

Aku perlu menjaganya agar dia bisa hidup damai. Selama sisa hidupku.

Aku, Hyoudou Issei, perlu melindungi Asia Argento selama sisa hidupku. Jelas, aku juga akan melindungi Buchou, tapi melindungi Asia mungkin mirip namun sedikit berbeda.

Ya, aku harus memikirkan hal itu dengan hati-hati lagi.

“Melindungi Buchou“. Aku suka Buchou sebagai seorang perempuan, tapi aku ingin melindunginya karena aku juga berhutang budi padanya. Hal ini mirip dengan seorang samurai melayani tuannya.

Kamu bisa bilang bahwa itu adalah perasaan yang sama dari seorang bawahan dari orang yang bertujuan untuk mencapai puncak.

“Melindungi Asia“. Aku suka Asia sebagai seorang perempuan. Tapi, kupikir itu lebih seperti bagaimana kakak ingin melindungi adiknya yang menggemaskan.

Itu sebabnya aku mengusir pria yang sangat keras yang mencoba untuk mendekati Asia.

Nah, karena aku tidak punya adik, aku tidak tahu apakah itu sama atau tidak.

Kecuali, aku juga ingin Asia menjadi lebih kuat juga. Jadi aku bisa memiliki gaya hidup di mana aku selalu bisa tertawa bersamanya.

“Aku mengerti. Aku pasti tidak akan melakukan apapun yang akan masalah, Ise-san. Itu sebabnya, tolong ajari aku lagi.“

“Ya, aku tahu. Tapi kupikir lebih baik untuk diajari oleh seorang gadis daripada orang dari lawan jenis sepertiku. Aku juga akan bicara dengan Buchou dan Akeno-san, jadi hanya bisa dipakai untuk hidup saat ini saja.“

“Ya.“

Fiuh. Aku menghela napas.

Sepertinya itu akan bekerja. Lagi pula, aku akan bicara dengan gadis-gadis dari Klub Penelitian Ilmu Gaib setelah aku sampai ke sekolah.

Jelas, aku akan memberitahu mereka sementara menyembunyikan fakta tentang insiden kamar mandi.

Lalu Asia bertanya.

“U-Umm......Ise-san, ada satu pertanyaan yang ingin kutanyakan.“

Asia menjadi malu dan wajahnya memerah. Apa itu? Begitu tiba-tiba.

“K-Kalau insiden mandi......terjadi dengan Buchou-san bukan aku......apa kamu mau mandi dengannya......?“

Apa……

Aku kehilangan berkata-kata pada pertanyaan yang tidak kuharapkan. Aku tak pernah berharap Asia untuk bertanya padaku pertanyaan seperti ini. Tapi Asia memiliki wajah yang serius meskipun wajahnya merah.

Hah? Hah? Kenapa dia menanyakan seperti itu? Aku tak mengerti.

Kenapa Buchou memasuki topik? Tapi, meskipun Buchou berada di tempat kejadian itu, dan dia mengatakan hal yang sama dengan Asia......

“Ise, kemarilah. Aku akan mencuci punggungmu. Ufufu, apa kamu merasa gugup? Tenang saja, kamu budakku yang lucu jadi kamu bisa meninggalkan segalanya padaku.“

Jari putih nan tipis Buchou menyentuh punggungku. Aku mulai semakin bersemangat.

“Ini, berbalik. Ara? Ufufu. Meskipun kamu merasa gugup, benda di sini begitu jujur. Ini sepertimu, Ise.“

Tangan Buchou mencapai antara kakiku, dan lalu—.

............

Hah!? Oh sial aku membayangkan sesuatu yang buruk. Ah! Ada darah yang mengalir dari hidungku!

T-Tapi kalau Buchou bilang begitu, aku tidak akan tahu apa yang harus dilakukan!

“Bisakah aku mencuci oppai-mu, Buchou!?“

Mungkin aku bertanya padanya tanpa merasa takut. Aku juga bisa membayangkan Buchou mengizinkanku untuk menyentuhnya sambil tersenyum.

Sial! Imajinasi ini saja sudah cukup untuk digunakan untuk hal-hal semacam itu!

Aku melihat Asia, dan matanya berkaca-kaca.

“Jadi itu saja, bukan? Maka tidak apa-apa kalau itu Buchou-san? Hiks...... tidak apa-apa. Aku tahu. Aku tahu tentang itu. Aku sudah tahu tentang itu. Tapi tetap saja, hiks......“

Dia menangis! Asia menangis! Kenapa!? Bagaimana!?

Aku mulai panik setelah melihatnya.

“Ya ampun, apa yang kalian lakukan, pagi-pagi begini?“

Sebuah suara familiar. Ketika aku berbalik, Buchou mendesah sambil menggoyangkan rambut crimsonnya.

“B-Buchou.“

“Pertengkaran sepasang kekasih di pagi hari? Kalian berdua sangat dekat seperti biasa.“

“T-Tidak, i-ini!“

“Cepat, ayo kita pergi. Bersiap-siap untuk menginap.“

Pergi? Kemana? Tunggu, penginapan!? Buchou menjawabku dengan senyum.

“Kita akan pergi ke gunung untuk berlatih.“


Bagian 7

“Hee-hee......“

Aku menghirup banyak udara sambil membawa banyak tas.

“Yahoo!“

[Yahoo!]

Aku bisa mendengar gema seseorang. Sialan, seharusnya itu seorang pendaki gunung. Mereka sedang bersenang-senang.

Sekarang, aku di pegunungan. Kita dibawa ke sini oleh Buchou, setelah dia berkata kami akan latihan.

Buchou yang tiba-tiba datang ke rumahku pagi ini, membuatku dan Asia mengemasi barang-barang kami. Anggota lain sudah berkumpul dan kami datang ke sini dengan lingkaran sihir teleportasi.

Cuacanya sangat baik sampai langitnya jernih. Sekitarnya dipenuhi dengan pepohonan, dan kamu dapat mendengar teriakan burung. Untuk pemandangan gunung, itu luar biasa.

Tapi masalahnya adalah kemiringan ini. Setiap langkah yang kuambil menghabiskan staminaku. Dan banyak keringat yang jatuh ke tanah.

“Cepat, Ise. Cepat.“

Buchou, yang jalan di depanku, mendesakku. Disamping Buchou adalah Asia. Dia menatapku dengan ekspresi cemas.

“......Aku akan membantu juga.“

“Tidak apa-apa, karena Ise tidak akan bisa lebih kuat kalau dia tak bisa melakukan sebanyak ini.“

Aku bisa mendengar mereka berdua bicara. Terima kasih Asia. Dan Buchou, kamu kejam seperti biasa.

......Lebih penting lagi, membawa banyak barang ini adalah mustahil. Buchou, barang-barang ini terlalu berat......

Aku membawa tas besar di punggungku. Aku juga membawa tas lain di pundakku. Itu adalah tasku dan tas Buchou. Aku juga membawa tas Akeno-san.

Rupanya ini juga merupakan bagian dari latihan. Kupikir aku akan mati sebelum aku mencapai tujuan. Apa yang ada didalam tas ini?

“Buchou, aku mengumpulkan beberapa tumbuhan. Mari kita gunakan itu untuk makan malam.“

Kiba mengatakan itu sambil berjalan melewatiku dengan ekspresi dingin. Dia juga membawa tas besar di punggungnya. Aku kehilangan kata-kata ketika aku melihat dia berjalan di atas pegunungan tanpa kesulitan sama sekali.

Dia memiliki jumlah stamina yang cukup karena ia juga pergi untuk mengumpulkan beberapa tumbuhan herbal selama perjalanan kami ke sini.

“……Sampai jumpa lagi.“

Kemudian Koneko-chan yang membawa tas lebih besar dariku berjalan melewatiku! Guha! Gadis super menunjukkan bakatnya! Sial, aku tak boleh kalah dengan mereka!

“Uoryaaaaaa!“

Kemudian aku naik gunung dengan kecepatan penuh! Haahaaha! Sial, aku akan mati! Aku sungguh akan mati!

Sambil mengulangi hal seperti ini lagi dan lagi, kita mencapai mansion.

Bagian 8

Mansion ini terbuat dari kayu milik Keluarga Gremory.

Biasanya tersembunyi dengan membaurkan pemandangan dari manusia dengan menggunakan kekuatan Iblis, tapi telah muncul karena kita akan menggunakannya. Aku bisa mencium aroma kayu setelah masuk ke dalam.

Aku pergi ke ruang tamu untuk menempatkan tas, dan tidur di lantai setelah minum segelas air. Gadis-gadis pergi ke lantai atas untuk berganti pakaian di mana mereka dapat bergerak lebih mudah.

“Aku juga akan pergi dan ganti baju.“

Kiba pergi ke sebuah kamar yang berada di lantai pertama membawa jersey biru.


“Jangan ‘ngintip.“

Kiba mengatakan sesuatu dengan bercanda.

“Aku sungguh akan memukulmu, brengsek!“

Aku tidak punya kekuatan untuk berdiri, jadi aku memelototinya dengan mata penuh dengan niat membunuh.

Ya ampun, kalau gadis-gadis dari sekolah melihat kami, maka mereka akan menyebabkan kegemparan lagi. Ini sudah buruk karena pasangan BL “Aku x Kiba“ dan “Kiba x Aku“ semakin populer akhir-akhir ini.

Itu populer karena itu adalah pasangan “Beauty and the Beast“. Aku tidak mengerti apa yang terjadi di kepala mereka. Tunggu, itu berarti bahwa aku si buruk rupa-nya. Aku tidak akan mengampuni mereka!

Aku ganti baju di ruang kosong setelah aku beristirahat sebentar, dan staminaku pulih sedikit juga. Bahkan ruang kosong dilengkapi dengan tempat tidur dan peralatan yang diperlukan untuk digunakan sehari-hari. Tapi tidak ada televisi.

Pada saat aku selesai berganti baju, semua orang sudah berkumpul di ruang tamu. Buchou yang mengenakan jersey merah tersenyum dan mengatakan itu setelah dia melihatku.

“Sekarang mari kita mulai pelatihan kami di luar segera.“
High School DxD v2 Life.2

Diposkan Oleh: setia kun

0 Komentar:

Post a Comment