28 April 2017

High School DxD v2 Life.4

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Life.4 Pertempuran yang Menentukan Dimulai!


Bagian 1

Pada hari pertempuran yang menentukan.

“Aku siap.“

Aku bersemangat di kamarku.

Sekarang, sudah pukul 10 malam. Pertempuran yang menentukan akan dimulai dua jam lagi, tepatnya dari pukul 00:00.

Hari ini tugas kita sebagai Iblis adalah tidak aktif. Kami langsung pulang sehabis sekolah. Itu karena kita mungkin berakhir membuang-buang stamina kita.

Kita berencana untuk bertemu di ruang klub 30 menit sebelum pertandingan, jadi aku hanya bisa tinggal di sini selama sekitar 90 menit. Tapi tetap saja, aku merasa paling santai di sini di kamarku sendiri. Jadi aku ingin tinggal di sini selama yang kubisa.

Kalau aku pergi ke sana, aku akan merasa gugup meski aku suka atau tidak. Ah, aku merasa lebih gugup daripada saat aku tengah menunggu hasil ujian masukku ke akademi......

Aku mengenakan seragam. Kupikir ini akan menjadi pakaian yang paling cocok. Sebaliknya, aku harus mempersiapkan pakaian untuk pertempuran? Saat aku bertanya pada Buchou,

“Kalau kelompokku memiliki seragam, maka itu menjadi seragam Akademi Kuoh. Kita ‘kan anggota dari Klub Penelitian Ilmu Gaib.“

Buchou menjawab seperti itu padaku dengan senyum.

Itu sebabnya seragam pertempuranku adalah seragam sekolahku. Nah, kalau aku melakukan seni bela diri, aku bisa menyiapkan dougi.

Ada banyak kulit pisang di dekatku. Aku sudah makan semuanya, dan itu teknik yang telah kulatih sejak pelatihan hampir selesai.

Aku bisa melakukan ini. Aku bisa melakukan ini! Teknik utama baruku!

KNOCK KNOCK

Seseorang mengetuk pintu. Huh? Asia?

“Ise-san, boleh aku masuk?“

“Ya tentu.“

Aku sedikit terkejut saat aku menyaksikan pakaian yang Asia kenakan.

Itu karena dia mengenakan pakaian biarawati. Jelas saja dia tidak memakai Rosario. Dia juga tidak memakai cadarnya.

“Asia pakaian itu......“

“Y-Ya. Saat aku bertanya pada Buchou-san, dia bilang, “Kenakan sesuatu yang paling terasa nyaman“. Aku memikirkan itu, dan aku menyadari bahwa pakaian ini adalah yang paling mudah bagiku untuk bergerak. ......Aku bukan Kristen lagi, tapi aku tidak lupa pada keyakinanku. Meskipun aku Iblis sekarang......“

Begitu? Gadis ini pasti berpikir secara mendalam tentang itu.

Aku yakin bahwa kamu membutuhkan banyak keberanian untuk tampil dalam pakaian biarawati untuk pertempuran antara Iblis, tapi kalau itu yang Asia pilih maka aku tidak mengeluh sama sekali. Buchou juga akan mengizinkannya dengan senyum.

“Yeah. Kamu terlihat paling alami dalam pakaian biarawati. Kamu juga terlihat cocok dengan seragam sekolah, tapi kamu mengenakan pakaian itu saat pertama kali aku bertemu denganmu. Ya, kamu tampak hebat.“

“Terima kasih banyak.“

Asia membuat wajah sangat senang saat aku memuji dia.

“U-Umm, Ise-san?“

Tiba-tiba Asia menjadi ragu-ragu. Ada apa dengannya?

“Bisakah aku duduk di sebelahmu?“

“Y-Ya. Tentu.“

Asia mendekatiku yang tengah duduk di tempat tidur dan kemudian dia duduk di sebelahku. Kemudian dia memeluk ke lenganku erat-erat.

“A-Ada apa?“

Aku panik, tapi aku bisa merasakan dia gemetar melalui lenganku.

“......Aku tak bisa berhenti gemetar saat aku berpikir bahwa ada pertempuran menakutkan menunggu kami. Tapi kalau Ise-san ada denganku, aku akan baik-baik saja.“

“Asia……“

“Ehehe. Aku tidak takut kalau dengan Ise-san. ......Bisakah aku tetap seperti ini sampai kita pergi?“

“Tentu.“

“......Bisakah aku tinggal bersamamu selamanya dari sekarang?“

“Ya, kita akan selalu bersama-sama.“

Aku memegang tangan Asia dengan lembut dan kita tetap seperti ini sampai meninggalkan rumah. Setelah itu, aku tidak merasa gugup lagi dan gemetar Asia juga telah berhenti.



Bagian 2

Sekitar 11:40 malam hari—.

Anggota klub lain dan aku telah berkumpul di gedung sekolah lama. Kita tengah menunggu di posisi yang paling santai. Semua orang kecuali Asia mengenakan seragam mereka.

Kiba dilengkapi dengan sarung tangan di tangannya dan memakai beberapa zirah di bagian bawah kakinya. Dia memiliki pedang berlawanan dengan dinding.

Koneko-chan duduk di kursi dan membaca buku. Di tangannya, dia mengenakan sarung tangan yang memungkinkan jemarinya dilihat. Itu salah satu sarung tangan yang dipakai seniman bela diri. Itu terlihat cukup hebat jika seorang gadis dengan wajah loli memakai itu.

Akeno-san dan Buchou meminum teh hijau dengan elegan. Seperti yang diharapkan dari Onee-sama kami, mereka sangat tenang......

Asia dan aku duduk di kursi sambil menunggu waktu tiba.

Sepuluh menit sebelum pertandingan, lingkaran sihir bersinar dan Grayfia-san muncul dari sana.

“Apakah semua orang sudah siap? Sepuluh menit lagi sebelum pertandingan.“

Semua orang berdiri setelah Grayfia-san menegaskan kita. Lalu Grayfia-san mulai menjelaskan tentang pertempuran.

“Setelah waktunya untuk memulai pertempuran, Anda akan di teleport ke medan perang melalui lingkaran sihir ini. Lokasi tempat ini di dalam dimensi yang berbeda yang digunakan untuk pertempuran. Anda dapat berjuang dengan segala kekuatan Anda. Ini adalah ruang sekali pakai jadi jangan ragu-ragu untuk berjuang sampai puas.“

Begitu ya. Field untuk pertempuran, huh. Jadi Iblis dapat mempersiapkan sesuatu seperti itu juga.

Memang jika kita bertarung di suatu tempat di Dunia Manusia atau Dunia Iblis, kita tak bisa menghindari kerusakan. Jadi itu berarti bahwa kita perlu tempat di mana tidak akan merugikan siapapun tak peduli apa yang kita lakukan.

Tapi mengesampingkan itu, ada sesuatu yang kuprihatin.

“Hei, Buchou?“

“Apa itu?“

“Buchou, kamu juga memiliki [Bishop] lain, ‘kan? Di mana orang itu?“

Ya, itulah yang Buchou katakan padaku sebelum dia mereinkarnasikan Asia. Dia bilang dia sudah memiliki [Bishop] yang lain—.

Dia bilang bahwa [Bishop] itu tengah melakukan misi lain, tapi kenapa [Bishop] itu tak di sini di bawah situasi yang serius ini?

Setelah aku bertanya, semua orang kecuali aku dan Asia bertindak aneh. Sepertinya aku bertanya sesuatu yang tak seharusnya. Rasanya suasana di ruangan ini telah berubah. Mereka semua menutup mulut mereka.

“Sayangnya, [Bishop] yang lain tak bisa berpartisipasi. Meskipun akan ada waktu saat aku akan berbicara tentang itu dalam waktu dekat.“

Buchou mengatakan itu padaku tanpa melihat mataku.

Sepertinya ada sesuatu yang rumit tentang hal ini. Aku mungkin harus berhenti bertanya tentang topik ini sekarang.

Tapi apa yang begitu penting sampai [Bishop] itu tak bisa tampil di pertandingan Majikannya yang penting? Aku tak bisa menyingkirkan kecurigaanku. Grayfia-san kemudian berbicara dibawah atmosfer aneh ini.

“Pertempuran “Rating Game“ ini juga akan dilihat oleh anggota dari kedua keluarga dari lokasi yang berbeda melalui siaran.“

Beneran? Jadi mereka akan mengawasi kita? Jadi mereka akan melihat kita seperti anggota VIP, huh. Mereka sungguh bersenang-senang. Karena orangtua Buchou sedang menonton ini juga, aku tak bisa menunjukkan kepada mereka sebuah adegan tak sedap dipandang.

“Maou Lucifer-sama juga akan melihat pertempuran ini. Jangan lupa tentang hal itu.“

Maou!? Maou-sama!? Wow, itu membuatku gugup. Bahkan orang yang berdiri di atas kami memperhatikan pertandingan ini!? Buchou lalu membuat wajah terkejut.

“Onii-sama? ......Begitu ya, jadi Onii-sama juga melihat pertempuran ini.“

……Huh? Kupikir aku salah dengar. Apa yang Buchou bilang? O-Onii-sama......? Aku bingung jadi aku mengangkat tangan dan bertanya.

“U-Umm, Buchou, tadi kamu bilang Maou-sama “Onii-sama“......? Apa aku salah dengar?“

Tapi Kiba menjawab saya langsung.

“Tidak, kakak Buchou memang Maou-sama.“

Apa……

“M-Maoooooou!!? Onii-sama Buchou adalah Maou-sama!?“

“Ya.“

Buchou menegaskan hal itu langsung.

Beneran!? Serius!? Tidak, tunggu. Tapi Buchou adalah bagian dari “klan Gremory“, bukan? Kupikir nama belakangnya berbeda dari salah nama terakhir Maou......

Lucifer, Beelzebub, Leviathan, dan Asmodeus. Itu tidak cocok dengan nama terakhir mereka.

“Apa kamu bingung karena nama keluarga Buchou berbeda dengan nama-nama Maou-sama?“

Kiba menebak apa yang kupikirkan. Ini menyedihkan tapi dia benar.

“Ya, tentu.“

Kiba mulai menjelaskan usai aku mengakuinya dengan enggan.

“Dalam Perang Besar sebelumnya, para Maou-sama dalam kondisi kritis dan telah tewas. Tapi takkan ada Iblis jika tak ada Maou-sama. Itu sebabnya—“

Para Iblis memutuskan untuk mempertahankan nama-nama Maou dan dibiarkan diwariskan kepada orang-orang dengan kekuatan yang sangat besar. Sehingga Empat Besar Maou saat ini adalah Iblis Kelas Ultimate yang merupakan penerus dari generasi pertama Maou yang telah mewarisi nama mereka.

Jadi begitu. Lalu “Lucifer“ dan “Beelzebub“ bukan nama pribadi tetapi lebih seperti posisi manajerial.

“Sebenarnya, dari tiga golongan dari Tuhan, Malaikat Jatuh dan Iblis, Iblis memiliki kekuatan sedikit. Kita benar-benar di tempat yang keras tapi kami masih aman karena Maou-sama saat ini memiliki kekuatan sama dengan Maou-sama sebelumnya.“

......Jadi masyarakat Iblis entah bagaimana mengurusnya, huh......

Aku agak terkejut mendengar bahwa Maou-sama yang nama mereka tercatat dalam buku-buku yang kamu temukan di perpustakaan sudah mati.

“Jadi kakak Buchou dipilih untuk menjadi Maou dari Iblis Kelas Ultimate?“

Kiba mengangguk atas pertanyaanku.

“Sirzechs Lucifer—yang juga dikenal sebagai “Crimson Satan“. Dia adalah kakak Buchou dan Maou-sama yang paling kuat.“

—Sirzechs Lucifer.

Bukan “Gremory“ tapi “Lucifer“ huh. Jadi dia tak disebut dengan nama keluarganya lagi seperti Buchou.

“......Jadi itu sebabnya Buchou perlu mewarisi rumah tangganya.“

Hal ini tak dapat membantu karena kakaknya menjadi Maou. Kakaknya harus membawa dunia Iblis di punggungnya. Menakjubkan. Bahkan keluarga Buchou menakjubkan......

“Sudah waktunya. Semua orang, silakan menuju ke lingkaran sihir.“

Kami berkumpul ke lingkaran sihir usai sihir Grayfia-san membawa kita.

“Juga, setelah Anda ditransportasi, Anda tak bisa menggunakan lingkaran sihir hingga pertandingan berakhir.“

Jadi kita hanya bisa kembali ke sini setelah berakhir.

Simbol lingkaran sihir berubah satu sama lain yang bukan milik Gremory dan mulai memancarkan cahaya. Ini juga bukan simbol dari Keluarga Phoenix. Mungkin itu yang digunakan untuk game?

Sementara aku memikirkan hal itu, cahaya itu menutupi kami dan teleportasi dimulai.



Bagian 3

......Ketika aku membuka mata.

……Huh? Aku memiringkan kepala saat aku menyaksikan pemandangannya. Jelas. Karena tempat ini adalah ruang klub.

Apa, apa teleportasinya gagal? Tapi semua orang selain aku dan Asia tetap tenang dan mereka pun tak terkejut tentang situasi kita berada.

Juga Grayfia-san hilang. Jangan bilang dia hanya teleport dirinya sendiri?

Lalu—.

[Halo semuanya. Saya Grayfia, maid dari Keluarga Gremory dan hari ini saya akan menjadi wasit dari Rating Game antara Keluarga Gremory dan Keluarga Phoenix.]

Siaran sekolah? Itu suara Grayfia-san.

[Atas nama Majikan saya, Sirzechs Lucifer, saya akan menjaga mata saya di pertandingan ini. Dengan menggunakan opini Rias-sama dan Raiser-sama, kami menciptakan medan perang ini yang merupakan replika dari sekolah, Akademi Kuoh, yang Rias-sama hadiri di Dunia Manusia.]

Apa! L-Lalu ruang klub ini adalah replika? Ini sama persis! Lokasi furniture dan bahkan goresan di dindingnya sama persis sehingga ini benar-benar benda asli reproduksi tinggi!

Oh, tunggu. Kalau aku melihat keluar jendela, langitnya berwarna putih. Seharusnya sangat gelap karena itu tengah malam. Jadi mereka membuat replika sekolah di dunia putih ini?

Sungguh luar biasa kekuatan Iblis ini!?

[Lokasi di mana kedua tim ditransportasi menjadi “markas“ mereka. “Markas“ Rias-sama adalah ruang Klub Penelitian Ilmu Gaib yang terletak di gedung sekolah lama. “Markas“ Raiser-sama adalah ruang OSIS terletak di gedung baru. Bagi [Pawn] untuk menggunakan “promotion“, silakan menuju ke markas musuh untuk melakukannya.]

Itu aku! Jadi aku tak bisa promasi kecuali aku pergi ke markas musuh. Karena sifat dari peranku, menggunakan “promotion“ mutlak diperlukan.

Serupa dengan catur sungguhan, “promotion“ adalah langkah khusus yang dapat dilakukan jika [Pawn] mencapai bagian terjauh dari markas musuh. Aku bisa berubah menjadi salah satu bidak selain bidak [King].

Jadi aku harus mencapai markas musuh. Ruang OSIS, ya. Itu di sudut lantai tertinggi di gedung sekolah. Aku harus ke sana!

Demikian juga, [Pawn] Raiser dapat promosi kalau mereka sampai di sini. Tidak seperti kita, di mana aku satu-satunya [Pawn], mereka memiliki 8 [Pawn]. Kalau mereka semua berubah menjadi [Queen], kita berada dalam masalah besar!

[Queen] adalah ultimate piece. Sudah pasti bahwa kita akan berada dalam bahaya jika mereka promosi.

Itu normal bagi [Pawn] untuk dikirim lebih dulu sehingga mereka dapat mengalahkan satu sama lain. Apakah itu berarti aku harus mengalahkan 8 gadis-gadis cantik dari semua [Pawn] sendiri......? Wow, aku memiliki jalan berat di depanku.

“Semuanya, tolong masukkan transceiver ini ke telinga kalian.“

Akeno-san memberikan semua orang transceiver tipe earphone.

Buchou mengatakan itu sambil meletakkan itu di telinganya,

“Di medan perang, kita akan menggunakan ini untuk saling berkomunikasi.“

Jadi kita akan menerima perintah melalui transceiver ini huh. Ini adalah benda penting. Aku harus memastikan aku tak menghancurkannya.

[Sekarang sudah waktunya untuk dimulainya pertempuran. Juga, pertandingan ini akan berlanjut sampai fajar di waktu manusia. Jadi, permainan dimulai sekarang.]

RING RING

Bel sekolah berdering. Jadi ini adalah dering untuk menandakan dimulainya pertandingan huh.

Seperti ini, “Rating Game“ pertama kami dimulai!



Bagian 4

“Pertama kita harus mengalahkan [Pawn] Raiser. Ini akan merepotkan kalau mereka semua dipromosikan ke [Queen].“

Buchou mengatakan itu sambil duduk di sofa. Dia cukup percaya diri.

Akeno-san mulai mempersiapkan teh. U-Umm, kita berada di tengah pertandingan, tahu......?

“B-Buchou, kamu tampak cukup tenang......“

“Ise, pertempuran baru saja mulai. “Rating Game“ awalnya sebuah game yang tidak selesai dalam waktu singkat. Ada saat-saat itu menjadi “blitz“, tapi sebagian besar itu adalah permainan yang membutuhkan waktu yang sangat lama. Sama seperti permainan catur sungguhan.“

I-Itukah caranya bermain? Kupikir itu akan seperti pertempuran yang sering kamu lihat di film-film...... Sesuatu seperti “ultimate melawan monster“.

““Rating Game“ memiliki sebuah makna hanya jika kamu menggunakan medan perang dengan penuh. Biasanya markas akan menjadi benteng, istana atau bahkan menara. Ada hutan dan sungai di antara dua markas dan kita bertempur menggunakan area tersebut. Kali ini sekolah adalah stage kami. Yuuto.“

“Ya.“

Kiba menyebarkan peta di atas meja usai Buchou memintanya. Wow, seluruh peta sekolah kami.

Ini dibagi menjadi kisi-kisi dan ada abjad Inggris dan nomor di atasnya. Oh aku mengerti.

Ini dibagi menjadi kisi-kisi yang mirip dengan papan catur.

Buchou membuat lingkaran di sekitar gedung sekolah lama dan gedung sekolah baru dengan pena merah. Oh, begitu. Dia menandai markas kami dan markas musuh.

“Ada hutan dekat markas kami. Ini aman untuk berasumsi bahwa ini adalah juga wilayah kita. Dengan kata lain gedung sekolah baru menjadi wilayah Raiser. Ini sangat mungkin bahwa akan ada penyergapan saat kalian masuk wilayah mereka. Lapangan sekolah terlihat dari gedung sekolah baru. Jadi itu berbahaya untuk lewat sini.“

Dia benar. Lapangan sekolah terlihat dari jendela gedung sekolah baru. Usai kita memasuki medan perang, tidak mungkin untuk teleport menggunakan lingkaran sihir. Jadi tidak mungkin untuk teleport dari gedung sekolah lama ke gedung sekolah baru. Jadi kita harus menggunakan kaki kita untuk bergerak di sekitar sana. Nah, kita bisa menggunakan sayap untuk terbang, tapi kita akan menjadi bebek duduk. Juga, aku masih belum bisa terbang.

“Kemudian kita harus pergi melalui lapangan olahraga untuk sampai ke gedung sekolah baru?“

Buchou terkekeh mendengar pertanyaanku.

“Biasanya, ya. Tapi musuh juga akan tahu itu. Jadi dia memposisikan budak-budaknya di lapangan olahraga. ......Dia akan menyuruh [Knight] atau [Rook]-nya diposisikan di salah satu ruang klub yang terletak di lapangan olahraga. Tidak, kalau itu adalah lapangan olahraga, kalian akan memerlukan orang dengan “gerakan“. Jadi dia akan menyuruh satu [Knight] dan tiga [Pawn], total empat budak diposisikan di sini. Lalu dia akan memiliki kontrol di seluruh lapangan olahraga.“

Lalu Kiba mengatakan pikirannya.

“Buchou, ini tentang gym dekat gedung sekolah lama. Bukankah kita menempati lokasi ini dulu? Kalau kita merebutnya di sini maka kita akan memiliki rute ke gedung sekolah baru. Gym adalah wilayah kedua bangunan ini sehingga kita juga bisa menahan gerakan musuh.“

Buchou mengangguk pada opini Kiba.

“Ya, aku juga memiliki pendapat yang sama. Pertama kita akan merebut gym. ......Untuk lokasi, lawan mungkin memposisikan [Rook]-nya di sana. Karena itu di dalam sebuah gedung, akan lebih baik menggunakan [Rook] dengan kekuatan destruktif lebih daripada [Knight] dengan gerakan.“

......Wow, mereka mulai membicarakan strategi dengan cara yang tak kumengerti! Y-Yah, aku hanya akan mengikuti perintah! Aku hanya perlu memastikan bahwa aku tidak menyebabkan masalah bagi mereka.

“......Yuuto dan Koneko, kalian atur perangkap di hutan. Bawalah peta lain dengan kalian dan pastikan kalian menandai tempat di mana kalian mengatur perangkap itu. Aku akan membuat salinannya dan menyerahkannya kepada semua orang.“

“Ya.“

“......Roger.“

Koneko-chan dan Kiba meninggalkan ruangan langsung dan mengambil peta dan kotak alat aneh dengan mereka.

“Semuanya akan siaga sampai mereka selesai menyiapkan perangkap. Oh, Akeno.“

“Ya.“

“Setelah Yuuto dan Koneko kembali, bisakah kamu memantrai ilusi dan kabut di sekitar hutan dan langit? Tentu saja, perangkap itu hanya akan bereaksi terhadap kelompok Raiser. Itulah bagaimana awal pertandingannya, meskipun pertempuran ini akan menjadi agak intens. Jadi aku akan meninggalkan masalah mengenai kabut dan ilusi padamu, Akeno.“

“Aku mengerti, Buchou.“

Tegas Akeno-san. Strategi ini sudah dimulai. Asia dan aku tak tahu apa yang harus kita lakukan.

“U-Umm, Buchou? Apa yang harus kulakukan?“

Kupikir itu buruk jika aku tak melakukan apa-apa. Aku ingin melakukan sesuatu!

“Ya. Ise, kamu adalah [Pawn] jadi kamu harus menggunakan “promotion“.“

“Ya!“

Aku membalasnya dengan penuh semangat. Buchou melambaikan tangannya ke arahku. Hmm? Apa?

“Duduk di sini.“

Aku duduk di sebelah Buchou karena dia mengatakannya. Kemudian dia menunjuk pangkuannya.

“Berbaring di sini.“

—! T-Tunggu, apakah itu......“bantal pangkuan“ legendaris!?

A-Aku benar-benar dapat......menggunakan kaki putihmu......aku benar-benar diizinkan untuk melakukannya!?

“A-Aku mohon bantuannya!“

Tanpa sadar aku menundukkan kepala pada Buchou dengan sopan.

Gulp......aku mulai meletakkan kepala di pangkuan Buchou secara perlahan sambil menelan air liurku.

TOUCH.

Aku bisa merasakan sensasi yang benar-benar lembut di pipiku. Ooooooooh! Kenapa kamu begitu lembut, Buchou!? Kepalaku akan meledak karena aku memiliki banyak kontak fisik dengan Buchou!! Tindakannya terhadapku terlalu besar untuk orang sepertiku yang akan melalui usia itu!

Aku ingin memutar pipiku di pangkuannya, tapi kupikir jantungku akan berhenti!

“Uuuu.“

Aku meneteskan air mata di mataku bahkan tanpa menyadarinya.

Bantal pangkuan. Dari semua hal yang ingin kulakukan oleh seorang gadis, itu pasti di antara “Top 10“. Dan sekarang itu menjadi kenyataan......

Aku tak bisa menghentikan air mata yang jatuh dariku. Astaga, apa yang kulakukan di tengah-tengah pertandingan penting?

Tapi seorang siswa mesum sepertiku yang tak punya keberuntungan dengan gadis-gadis yang mendapatkan perlakuan manis ini. Oh, ibu dan ayah, terima kasih sudah melahirkanku!

Buchou mendesah sambil menatapku.

“Ya ampun. Kenapa kamu menangis?“


“Hiks, mendapatkan “bantal pangkuan“ dari Buchou, aku sangat tersentuh sampai air mata takkan berhenti. Aku takkan pernah melupakan sensasi ini. Hiks, aku senang bahwa aku lahir.“

“Jika hanya “bantal pangkuan“, maka aku akan memberikannya kepadamu lagi. Kamu sungguh anak berlebihan.“

Apa!? I-Ini mustahil!? Boleh!? Kenapa Buchou begitu baik padaku!? Tidak, itu tidak penting sekarang! Jadi sesuatu seperti itu adalah mungkin!?

Ya, aku akan memintanya sendiri saat berikutnya! Aah, kehidupan sekolahku begitu indah! Aku benar-benar dalam perkumpulan di atas Motohama dan Matsuda! Sekarang aku merasa kasihan pada mereka. Aku hanya perlu berharap bahwa hidup mereka akan lebih baik.

Ah! Asia menatapku dengan mata berkaca-kaca! Dan dia membuat wajah aneh. Huh? Apa dia marah? Kenapa? Dia terlihat sangat tak senang......

TOUCH.

Lalu, Buchou menempatkan tangannya di dahiku.

“......Aku membuka sebagian kecil dari segel yang telah kutempatkan padamu.“

“Huh? Segel?“

Saat aku mengatakan keraguanku, ada perubahan besar di dalam tubuhku.

Dug-dug!

Pada saat yang sama, aku bisa merasakan kekuatan tumbuh di dalam diriku. Apa ini? Menakjubkan, rasanya berbeda dari power up yang kudapatkan dari Boosted Gear-ku. Kalau itu adalah kekuatan yang kuterima dari tempat lain, maka kekuatan ini sampai masuk dari dalam diriku dan rasanya nyaman.

Apa ini—? Lalu Buchou mengatakan itu ke telingaku sambil aku merasa curiga.

“Apa kamu ingat? Pembicaraan tentang di mana aku menggunakan semua delapan bidak [Pawn]-ku untuk mereinkarnasikanmu?“

“Ya.“

“Saat itu, kekuatanmu sebagai Iblis adalah rendah jadi aku harus meletakkan batas pada kekuatanmu sebagai sebuah [Pawn]. Kamu, yang baru reinkarnasi dari manusia, tak punya tubuh yang bisa bertahan dari kekuatan delapan bidak [Pawn]. Sederhananya, kamu akan menjadi kuat setelah Akeno, jadi kamu perlu untuk mencapai kekuatan yang lebih atau tubuhmu akan hancur. Jadi aku hanya membuka segel sedikit.“

Membuka segel—. Lalu kekuatan yang mengalir di dalam tubuhku adalah kekuatan alamiku.

“Pelatihan itu dimaksudkan untuk mengatasi kekuatan Boosted Gear dan [Pawn]. Meskipun masih ada yang belum bisa.“

Jadi benar-benar ada artinya pelatihan keras itu! Aku senang bahwa aku melalui pelatihan itu dengan berlatih keras!

PAT PAT.

Buchou kemudian mulai untuk menepuk kepalaku. Aah, rasanya sangat nikmat untuk Onee-sama menepuk kepalaku.

Apakah aku atau Asia menatapku dengan mata yang tajam?

“Dengar, Ise. Kamu harus mengalahkan lawanmu, meski mereka adalah perempuan, oke? Kamu tak boleh menahannya. Mereka tidak akan menahan melawanmu.“

“Y-Ya, aku mengerti!“

“Itulah anak baik. Gunakan “promotion“ untuk berubah menjadi [Queen]. pertempuran akan berubah kalau kamu promosi ke [Queen] yang memiliki kekuatan terkuat.“

“Tapi rasanya aneh bagiku, yang seorang pria, untuk berubah menjadi [Queen].“

Buchou tertawa kecil pada pendapatku.

“Ini hanya nama untuk peran dalam catur, sehingga kamu tak perlu berpikir terlalu dalam tentang hal itu. Kita sudah dirugikan dengan memiliki anggota yang kurang dari Raiser. Jadi, kamu harus mempersiapkan diri untuk bekerja melewati batas. Kalau kita kehilangan satu orang saja, situasi kita akan menjadi lebih keras.“

Buchou sudah memikirkan peran kami dengan hati-hati dan telah membuat rencana untuk gerakan kami......

Pertempuran bisa diselesaikan kalau aku mengisi kekuatanku dengan Sacred Gear dan menembak ke gedung sekolah baru......meskipun tidak akan sesederhana itu, ‘kan? Lawan juga dapat meramalkan metode tersebut, dan mereka mungkin memiliki tindakan balasannya.

Juga ada batas untuk menyerangku yang telah power up, dan karena aku buruk dalam menggunakan kekuatan Iblis, aku tak bisa melakukan sesuatu seperti membuang-buang itu. Kalau aku harus melakukannya, itu akan lebih aman untuk promosi ke [Queen] dulu, dengan cara itu kamu dapat menjamin kekuatan serangan.

Ya, aku hanya akan maju sementara percaya pada Buchou dan rekan-rekanku!

“Buchou! Aku pasti akan membuatmu menang!“

Itulah yang kupikirkan dari lubuk hatiku. Perasaanku yang sejujurnya. Ya, lebih baik untuk menceritakan perasaanku yang sejujurnya.

Buchou tersenyum usai mendengar itu.

“Ya, aku akan bergantung padamu. Ise-ku yang menggemaskan.“

Aku pasti akan membuat Buchou menang! Aku tidak akan memberikan Buchou untuk seorang brengsek seperti itu!

Seperti itu, aku bersenang-senang dengan pangkuan Buchou sampai Kiba dan Koneko-chan kembali.

Berkat itu, aku sangat bersemangat!

 

Bagian 5

“Baik!“

Aku membangkitkan semangatku di depan gedung sekolah lama.

Di sebelahku adalah Koneko-chan. Dia akan menjadi partnerku untuk rencana berikutnya.

“Baiklah kalau ‘gitu, Ise, Koneko. Kalian tidak akan bisa menghindari pertempuran setelah kalian masuk gym. Bergeraklah sesuai seperti yang kita bahas. Lokasi itu akan menjadi tempat yang penting.“

Buchou mengantar kami di pintu masuk. Koneko-chan mengangguk pada Buchou.

“Ya baiklah.“

Target kami adalah gym. Kita perlu untuk memenangkan pertempuran yang akan menanti kita. Orang-orang yang akan menuju ke sana adalah aku dan Koneko-chan. Kita tak boleh gagal. Ya, kita tak boleh kalah. Aku tak boleh kalah tanpa menggunakan “promotion“!

“Lalu aku akan pergi juga.“

Kiba bersiap-siap untuk pergi dengan menempatkan pedangnya ke pinggulnya.

“Yuuto, bergeraklah sesuai seperti yang kita bahas.“

“Baik.“

“Asia akan siaga denganku. Tapi kita akan pergi setelah mendapatkan sinyal dari Ise dan yang lainnya. Kamu tak boleh kalah. Ini akan berakhir jika kita kehilangan penyembuh kami.“

“Y-Ya!“

Asia juga menjawab dengan penuh semangat meskipun dia gugup.

Kemampuan Asia yang untuk menyembuhkan adalah penyelamat kami. Karena itu kemampuan miliknya, kita mampu melakukan hal-hal yang agak sembarangan untuk strategi kami.

Faktor menang kami adalah untuk melindungi Buchou yang [King] kami dan juga Asia.

“Akeno, aku percaya padamu untuk bergerak saat kamu berpikir itu adalah waktu yang tepat.“

“Ya, Buchou.“

Budak terkuat, Akeno-san. Menurut Buchou, hasilnya akan ditentukan dengan gerakannya.

Aku akan mengandalkan gerakan utamamu yang tersembunyi di balik wajah tersenyum milikmu!

Buchou melangkah maju usai ia memeriksa semua orang.

“Nah, budak-budakku menggemaskan. Apa kalian siap? Kita tak bisa mundur sekarang. Musuh kita adalah Raiser, yang dikatakan jenius dari Keluarga Phoenix yang abadi dengan karir yang dijanjikan. Lalu! Mari kita pergi dan menghempaskan mereka!“

[Ya!]

Kita semua membalas bersama dan pergi!

Aku, Koneko-chan, dan Kiba meninggalkan gedung sekolah lama!

“Ise-san! Semuanya! Tolong lakukan yang terbaik!“

Aku bisa mendengar Asia bersorak pada kita dari belakang. Kita mengangkat tangan dan melambai padanya.

Sekarang, tak ada jalan pulang Hyoudou Issei! Aku harus memutuskan dan bergerak lurus ke depan!

Kita berlari ke gym. Selama perjalanan menuju gym, Kiba meninggalkan kita untuk pergi ke arah yang berbeda. Ini dalam rencana kami untuk Kiba yang meninggalkan kami pada titik tertentu.

“Lalu aku akan menunggu kalian di depan!“

“Ya, kamu hanya melakukan itu!“

Kami berpisah setelah mengatakan selamat tinggal. Dia akan melakukan tugasnya, dan aku akan melakukan tugasku!

Aku pergi ke gym bersama dengan Koneko-chan.

Karena pintu masuk utama terhubung dengan gedung sekolah baru, kita tak bisa masuk dari sana. Itu karena intrusi kami akan dicegat oleh mereka.

Kita harus pergi dari pintu lainnya yang berada di sisi berlawanan gym. Kita pergi ke sana dan memutar kenop pintu. Itu dibuka. Itu tidak terkunci.

Tapi gym ini, bahkan penampilannya terlihat nyata. Itu sama dengan gedung sekolah lama di mana terlihat sungguhan. Aku akan percaya kalau mereka memberitahuku nanti bahwa “stage-nya berlangsung di Akademi Kuoh sungguhan“.

Kami datang ke belakang platform dari pintu belakang. Karena tirai tidak turun, di dalam terlihat.

Aku mencoba untuk melihat lapangan dari sudut platform, tapi kemudian Koneko-chan bergumam.

“……Kehadiran. Musuh.“

—! Bahkan sebelum aku bisa terkejut saat mendengar itu, suara nyaring menggema di dalam gymnasium.

“Kita tahu kalian ada di sana, budak-budak Gremory! Kita melihat kalian masuk.“

Suara seorang wanita. Budak-budak Raiser! Jadi mereka melihat kami masuk!

Lalu, tak perlu bagi kita untuk menyembunyikan diri.

Koneko-chan dan aku menunjukkan diri kepada mereka dengan tampil di platform dengan berani. Ada empat Iblis perempuan berdiri di lapangan.

Wanita dengan gaun cina, si kembar dan juga—

Ada gadis loli yang memukulku dengan tongkat. Aku tak pernah berpikir aku akan bertemu secepat ini......

Kalau aku ingat benar, wanita dengan gaun cina adalah [Rook]. Si kembar adalah [Pawn]. Dan si gadis kecil juga [Pawn]. Aku tahu itu karena kita menjelaskan tentang musuh saat memiliki foto mereka di ruang klub sebelum kami datang ke sini.

Tiga [Pawn] dan satu [Rook]......Kami juga merupakan [Pawn] dan [Rook], meskipun jumlah mereka dua kali lipat dari kita.

Meskipun karena rencana kami, kita tak bisa menghindari pertempuran ini.

“Boosted Gear, siaga.“

[Boost!!]

Boost dimulai. Ya! Aku akan melakukannya!

“......Aku akan meninggalkan [Pawn] padamu, Ise-senpai. Aku akan mengurus [Rook].“

“Ya!“

Baik Koneko-chan dan aku berdiri di depan lawan kami. Wanita begaun cina membuat sikap kung fu dan si gadis kecil membuat sikap dengan tongkat.

Terakhir, si gadis kembar meraih gergaji mereka dengan senyum —Hei, gergaji!?

BOR! DRRRRRRRRRILL!

Gergaji itu dinyalakan saat membuat suara berbahaya.

Wow! Beneran!? Perempuan tak diperbolehkan untuk membawa hal-hal berbahaya seperti itu!

“Waktunya memotong♪“

Anak kembar itu mengatakan itu dengan senang hati!

Hei! Kalian tak boleh mengatakan hal-hal seperti itu dengan suara yang cerah!

Lebih seperti, aku tak ingin dipotong! Ini akan menjadi buruk jika aku terkena gergaji mereka!

BANG! BANG!

Koneko-chan dan wanita bergaun cina sudah memulai pertempuran mereka sedikit lebih jauh dari kami.

Seperti pertandingan seni bela diri karena semua pukulan mereka saling mengarah! Setiap serangannya terlihat kuat karena keduanya [Rook]. Kupikir Koneko-chan pada keuntungan karena tubuh kecilnya, yang memungkinkan dia untuk bergerak lebih bebas. Tapi wanita bergaun cina juga bergerak cepat saat melakukan serangan rumit.

SWISH!

Si gadis [Pawn] memutar-putar tongkat secara profesional saat membuat suara. Kalau aku ingat benar, kupikir namanya Mira.

Lalu aku mendapatkan kilas balik buruk. Aku bertindak perkasa dan akhirnya terkena tongkat tanpa melakukan apapun. ......Aku tak ingin kalah lagi!

“Potong, potong, potong, potong, potong!“

Si kembar mendekatiku saat menumbuk gergaji mereka ke lantai! Gergaji itu membuat kilau dan mereka mengayunkan gergaji itu padaku!

DRRRRRRRRILL!

Aku bisa mendengar suara buruk mendekati telingaku. Wow! Itu berbahaya! Aku hanya bisa mengelak!

Aku menangani salah satu si kembar dengan bahuku dan menjaga jarak antara kami. Jika itu langkah sederhana seperti ini, maka Boosted Gear tidak akan reset. Kalau aku terlalu terbawa suasana dan menyerang mereka, kekuatan ini akan kembali ke keadaan semula!

SWISH!

Sebuah suara sesuatu yang menunjukku dari belakang.

“Wow!“

Aku juga menghindari serangan ini dengan tipis juga. Tongkat itu melewati ketiakku dengan tajam! Itu serangan dari gadis bernama Mira! Aku berhasil mengelak saat ini!

Tubuhku bisa bergerak lebih daripada yang kupikir! Itu karena pelatihan dan juga karena Buchou membuka segel kekuatan bidak [Pawn] di dalam diriku!

Aku bisa melakukan ini! Aku benar-benar bisa melakukan hal ini! Aku memiliki keyakinan pada kekuatan sendiri.

Saat aku menunjukkan beberapa keyakinan, gergaji itu merumput di pipiku! Dari rasa sakit yang kurasakan, itu pasti berdarah. Saat aku melihat dengan hati-hati, seragamku dipotong di tempat yang berbeda. Ugh, sepertinya aku dalam situasi yang cukup berbahaya.

[Boost!!]

Power up kedua!

Gadis-gadis itu masih tak ragu-ragu untuk menyerangku selama boost! Tapi—.

Yo! Haa!

Aku menghindari serangan yang datang dari atas dengan menggerakkan tubuhku ke samping, dan aku menghindari serangan yang datang dari samping dengan melompat dan merunduk ke bawah! Aku menahan serangan tongkat yang datang dari depan dengan menyilangi lenganku!

Ya! Aku mengatasi semua serangan mereka! Bagaimana itu, keparat!?

“Ah, ya ampun! Ini sangat mengecewakan~! “

“Kenapa ‘gak kena!?“

Si kembar gergaji tampak marah sehingga mereka mulai menginjak-injak lantai dengan keras.

“......Aku tak bisa menembus pertahanannya.“

Sepertinya si gadis tongkat juga jengkel bahwa serangan itu tak memukulku secara efektif.

Sayang sekali. Aku juga dilatih seperti neraka juga. Aku takkan mampu menghadapi Buchou dan yang lain jika aku kalah langsung!

[Boost!!]

Ini dia! Boost ketigaku! Selesai!

“Mari kita lakukan, Sacred Gear-kun-ku!“

[Explosion!!]

Aku akan melawan mereka dalam keadaan ini! Seluruh tubuhku semakin meluap dengan kekuatan! Dengan keadaan bertenaga untuk sementara! Aku takkan menyia-nyiakan sedikit pun!

“Aku akan mengurus kalian berdua dulu!“

Aku berlari menuju salah satu si kembar. Cepat! Ini mungkin aneh tapi itu lari cepat yang bagus!

Lawan tak bisa bereaksi terhadap gerakanku sejenak. Dia mengayunkan gergaji setelah dia menyadari situasi, tapi tinjuku sudah mencapainya!

BANG!

Salah satu si [Pawn] kembar terhempas dengan seranganku.

“Kau! Beraninya kau memukul Onee-chan-ku!“

Adik dari gadis yang baru kupukul mengarahkan gergajinya ke arahku, tapi aku memutar tubuhku dan memukul gadis itu! Adik si kembar gergaji jatuh ke lantai.

“Haa!“

Si gadis tongkat dengan wajah kekanak-kanakan mendorong tongkat ke arahku! Aku akan memastikan bekerja saat ini!

“Daa!“

BREAK!

Aku memotong tongkatnya dengan pukulan karate-ku. Ouch! Tongkat lebih keras daripada yang kupikir!

Aku memukul gadis yang baru saja kehilangan senjatanya tanpa istirahat sejenak!

“Kyaaah!“

Gadis muda itu berguling di lantai saat menjerit.

“Ku!“

Suara wanita bergaun cina. Saat aku melihat, wanita bergaun cina memegang tangannya di lantai dan Koneko-chan masih mempertahankan sikap melawannya.

Wow. Aku bisa bilang bahwa Koneko-chan sedang beruntung oleh kelihatannya.

“Ya ampun! Kalau kita kalah dari orang seperti dia, Raiser-sama akan marah pada kita!“

Salah satu si gadis gergaji memperbaiki posisinya dan membuat komentar negatif.

“Kami pasti akan memotongmu!“

Si kembar menyalakan gergaji mereka sekali lagi.

Fufufu, kalian takkan dapat bertindak begitu lagi. Aku sudah mencapai kondisi yang diperlukan untuk mengaktifkan teknik utamaku.

“Rasakan ini! Teknik utama baruku! Dress Break!“

Tik! Pada saat yang sama aku menjentik jemariku, pakaian si kembar gergaji dan si gadis tongkat hancur.

Ya, bahkan pakaian dalam mereka hancur berkeping-keping! Tubuh putih dari gadis-gadis terlihat tepat di depanku.

Wow, mereka bertiga masih perlu beberapa pertumbuhan, tapi ini juga indah dengan caranya sendiri!

Bubah! Banyak semburan darah keluar dari hidungku saat tertawa keras.

“‘G-Gaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!“

Jeritan mereka menggema di dalam gym. Mereka bertiga duduk ke lantai dan mencoba untuk menyembunyikan bagian-bagian pribadi mereka.

“Ahahahahaha! Bagaimana dengan itu!? Ini adalah teknikku! Dan namanya adalah “Dress Break“! Aku hanya terus membayangkan pakaian gadis hancur! Aku menghabiskan semua bakat yang kumiliki dalam membuat teknik yang akan membuat semua gadis telanjang!“

Ya, kamu bisa bilang aku menghabiskan semua bakat yang kumiliki dalam menggunakan kekuatan Iblisku untuk alasan ini! Aku tak punya bakat dalam menggunakan kekuatan Iblis. Jadi aku hanya memutar apa yang pandai kubayangkan menjadi kenyataan dengan menggunakan semua bakat yang kumiliki.

Ini semua untuk pemandangan yang kulihat ini! Hahaha! Dengar, aku melucuti gadis-gadis!

Itu sebabnya aku mengupas semua buah-buahan dan sayuran tidak dengan tangan maupun pisau, tapi dengan kekuatan Iblisku saja! Aku mengupas sayuran dan buah-buahan sampai aku hampir kehilangan pikiranku.

Persyaratan aktivasinya adalah bahwa aku harus menyentuh lawanku. Lalu aku mengirim mereka kekuatan Iblisku yang penuh dengan imajinasi yang kuat. Dan inilah hasilnya.

“Kau adalah yang terburuk! Kau adalah musuh setiap wanita!“

“Buas! Penjahat seks!“

Si kembar gergaji mulai mengejekku saat menteskan air mata di mata mereka. Aku akan dengan senang hati menerima kata-kata itu.

“......Aku salah menilaimu.“

STAB. Gumam Koneko-chan yang kudengar dari jauh menusuk hatiku... ..Lalu aku mendengar suara dari transceiver yang kumiliki di telingaku.

[Ise, Koneko. Bisakah kalian mendengarku? Ini aku.]

Suara Buchou. Sepertinya Koneko-chan juga mendengar itu.

“Ya! Baik Koneko-chan dan aku aman! Lebih seperti, kita melakukan dengan baik sekarang!“

[Kedengarannya bagus. Tapi persiapan Akeno juga sudah selsai! Aku ingin kalian bergerak sesuai dengan rencana!]

Perintah Buchou! Aku mengangguk usai bertukar pandangan dengan Koneko-chan.

DASH!

Koneko-chan dan aku pergi ke pintu masuk pusat saat mengabaikan gadis-gadis yang duduk di lantai.

“Apa kalian melarikan diri!? Lokasi ini seharusnya menjadi tempat yang penting!“

Budak Raiser menjadi terkejut oleh tindakan kita.

Ya, kau benar. Tentu saja adalah tempat yang penting. Lokasi itu menghubungkan gedung sekolah lama dengan gedung sekolah baru. Di dalam catur, itu akan menjadi “pusat“. Itu tampaknya sangat penting. Itu sebabnya kedua belah pihak datang ke sini! Untuk mendapatkan tempat ini!

Itulah mengapa ada maksud untuk ini! Untuk membuat tempat ini sebagai umpan kami!

Koneko-chan dan aku pergi dari pintu masuk pusat.

FLASH!

Kilat instan. Lalu—.

DOOOOOOOOOOOOO!!

Sebuah petir besar jatuh ke gym dengan suara.

Saat petir itu berhenti, gym yang seharusnya berada di depan kami lenyap.

“Rasakan.“

Suara Akeno-san.

Saat aku berbalik, aku bisa melihat Akeno-san dengan wajah tersenyum yang terbang di udara dengan sayap hitamnya menyebar. Dia mengangkat tangan kanannya. Dan tangannya berkilauan dengan listrik.

[Tiga [Pawn] dan satu [Rook] Raiser Phoenix-sama, kalah!]

Suara wasit Grayfia-san menggema melalui medan perang.

Tunggu, jadi dengan serangan tadi, musuh Koneko-chan dan aku dikalahkan!?

Beneran!? Dengan satu serangan!? Oh ya, aku mendengar ini dari Kiba sebelumnya.

“Si “Pendeta Petir“, itulah julukan Akeno-san. Karena Buchou belum di usia di mana dia bisa bermain di pertandingan resmi, tidak banyak orang tahu tentang Akeno-san, tapi dia terkenal di antara sekelompok orang tertentu.“

P-Pendeta Petir......Itu menakutkan. Aku pasti akan mati kalau dihukum dengan serangan itu!

......Yup, aku akan memastikan aku tidak membuat Akeno-san marah.

“Kami berhasil, Koneko-chan.“

Aku mencoba untuk menempatkan tanganku di bahunya, tapi dia menghindariku.

“......Jangan sentuh aku......“

Dia mengatakan itu dengan suara cemoohan dan dia menatapku.

Ugh, reaksi buruk. Yah, itu tidak dapat membantu bagi gadis manapun untuk khawatir padaku jika mereka melihat teknik seperti itu.

“Hahaha, jangan khawatir. Aku tidak akan menggunakannya pada rekanku.“

“......Meski begitu, itu adalah teknik rendahan.“

Astaga. Sepertinya dia membenciku beneran......

[Semuanya, kalian bisa mendengarku? Akeno melakukan serangan yang sempurna dan selesai. Dengan ini, tahap pertama dari rencana kami selesai.]

Aku bisa mendengar suara Buchou dari transceiver yang kumiliki di telingaku. Dia terdengar benar-benar bahagia.

Rencana Buchou.

Itu adalah untuk menghancurkan gymnasium yang dianggap menjadi titik krusial. Juga menghancurkannya bersama dengan budak-budak Raiser.

Koneko-chan dan aku pergi melalui pintu belakang gym untuk masuk, tapi kami melakukan tindakan ini saat mengetahui bahwa musuh tengah melihat kami. Kami perlu untuk membiarkan mereka melawan kami dengan membuat lawan masuk ke gym juga. Kami hanya perlu untuk melarikan diri usai kami melawan mereka selama waktu tertentu.

Setelah itu, Akeno-san menghancurkan gym dengan petirnya dari langit.

Kami adalah umpan untuk membuat musuh masuk ke dalam kandang. Kemudian kita, umpan, meninggalkan kandang dan dihancurkan bersama dengan mangsa.

Rencana Buchou telah berhasil! Untuk membuang lokasi penting dan menggunakannya untuk menyerang adalah sesuatu yang harus diperhitungkan! Mengalahkan satu [Rook] dan tiga [Pawn] adalah plus besar! Kami masih belum kehilangan salah satu anggota kami, jadi kami mulai dengan awal yang baik!

[Petir itu membutuhkan waktu untuk diisi agar dapat digunakan untuk kedua kalinya usai dia menggunakan itu. Jadi menggunakannya terus-menerus adalah mustahil. Meskipun musuh masih ada banyak. Kita juga akan keluar secepat kekuatan Iblis Akeno pulih, jadi aku akan meninggalkan sisanya pada kalian masing-masing sampai nanti. Jadi tolong lanjutkan ke tahap berikutnya!]

“Ya!“

Jadi Buchou dan Asia menuju keluar. Langkahku dan langkah berikutnya Koneko-chan adalah...... untuk berkumpul kembali dengan Kiba dan mengalahkan musuh yang terletak di lapangan olahraga!

Hal ini terjadi kemudian.

BANG!!

Suara ledakan tiba-tiba dibuat di dekatnya. Saat aku melihat di mana suara itu datang—

“......K-Koneko-chan!“

Koneko-chan berbaring di lantai agak jauh dariku saat asap timbul darinya. Aku pergi dengan cepat dan memeluknya!

Seragam Koneko-chan robek seolah diseret ke sebuah bom. Ada bagian dari seragamnya yang hilang. Jangan bilang bahwa suara ledakan sebelumnya adalah......

“Rasakan.“

Suara yang tidak diketahui. Saat aku melihat ke atas, ada bayangan terbang udara dengan sayapnya menyebar. Ini adalah wanita berpakaian penyihir dan mengenakan tudungnya. Budak Raiser! Jadi budak Raiser melakukan ini pada Koneko-chan! Aku yakin itu [Queen] Raiser! Munculnya tiba-tiba budak terkuat!

“Fufufu. Saat kau berburu mangsa, waktu terbaik untuk mengalahkan mereka adalah ketika mangsa mencapai sesuatu karena itulah saat mangsa yang paling rentan. Ini cukup bagi kita untuk “mengorbankan“ banyak bidak kami guna mengalahkan salah satu dari kalian. Kelompokmu memiliki sedikit anggota. Itu saja sudah cukup untuk memberikan kerusakan besar untuk kelompokmu, ‘kan? Meski kau mengalahkan kami, kau tidak bisa mengalahkan Raiser-sama. Ini tak berguna untuk bertarung.“

Wanita penyihir itu tertawa seolah-olah lucu.

“......Ise-senpai......Akeno-senpai......“


Koneko-chan berbicara dengan suara yang akan hilang.

“......Maaf......aku ingin menjadi lebih berguna bagi Buchou dan semua orang......“

“K-Kamu tidak perlu minta maaf! Kita melakukan pekerjaan kita! Ini bukan masalah! Tunggu saja, sekali Asia tiba, dia bisa menyembuhkanmu—“

Tubuh Koneko-chan akan diselimuti dengan cahaya. Tubuhnya mulai memudar dan kemudian menghilang dari sini.

............

[[Rook] Rias Gremory-sama, kalah.]

Sebuah pengumuman yang kejam.

Buchou menjelaskan padaku sebelumnya. Saat kita terluka dan masuk ke suatu kondisi dimana kita tak bisa lagi melawan, kita kalah dan di teleport keluar dari medan perang dengan kekuatan. Tujuannya adalah tempat dengan peralatan medis.

Itulah mengapa itu baik-baik saja meski kita terluka parah. Bukannya kita akan mati. Jadi budak Raiser yang Akeno-san kalahkan dan Koneko-chan di teleport di sana.

Aku tahu. Aku tahu itu. Ini adalah pertandingan. Tapi tetap saja aku......aku!

Aku bisa merasakan kehilangan berat dari lenganku. ……Sial. Sial!

Tubuhku bergetar karena marah.

“Turunlah! Aku akan melawanmu!“

Aku mengabaikan tentang rencana berikutnya dan mulai memprovokasi musuh yang mengalahkan Koneko-chan. Bahkan aku tahu itu adalah tindakan bodoh.

Tapi aku masih tak bisa memaafkannya. Koneko-chan menangis sebelum dia menghilang. Dia menangis karena menyesal!

Dia masih mampu bertarung! Sialan! Kalau aku menyadari itu jauh lebih awal, mungkin aku telah mampu menyelamatkan Koneko-chan! Aku terlalu terburu-buru karena rencana pertama berhasil!

“Fufufu. Dasar bocah [Pawn] berisik. Apakah kau ingin meledak seperti gadis sebelumnya?“

Penyihir itu meletakkan tangannya ke arahku! Aku akan ditembak!

“Ara ara. Aku akan menjadi lawanmu. [Queen] Raiser Phoenix-sama, Yubelluna-san. Atau harus kusebut kau “Ratu Bom“?“

Akeno-san datang di antara kami seolah-olah dia tengah mencoba untuk melindungiku.

“Aku tak suka nama itu karena rasanya buruk, “Pendeta Petir“. Meskipun aku berharap aku bisa melawanmu.“

“Ise-kun, temuilah Yuuto-kun. Aku akan mengurus di sini.“

“T-Tapi!“

Aku mencoba untuk meyakinkannya tapi Akeno-san menunjukkan wajah serius padaku untuk pertama kalinya. Hatiku terguncang. Aku bisa merasakan tekanan yang ekstrim darinya.

“Ise-kun. Kamu memiliki peranmu sendiri, ‘kan? Pergilah. Masalah di sini adalah pekerjaanku.“

Betul. Aku mungkin hanya menjadi beban untuk Akeno-san. Aku perlu fokus pada apa yang kubutuhkan.

Akeno-san tersenyum padaku yang tengah menggigit gigi dengan keras.

“Tidak masalah. Aku akan membalas Koneko-chan. Aku akan mengalahkan [Queen] ini dengan semua yang kumiliki!“

—! Sebuah aura emas menutupi tubuh Akeno-san! Aku dapat memberitahu seberapa kuat dia hanya dengan melihat itu. Kekuatan Iblis Akeno-san. Orang terkuat di kelompok kami, [Queen] kami!

“Akeno-san! Aku akan meninggalkan tempat ini padamu!“

Usai aku mengatakan itu, aku berbalik dan menuju lapangan olahraga di mana Kiba tengah menungguku.

Tepat setelah itu, suara gemuruh petir dan ledakan menggema dari belakangku.

Pertempuran berubah dari pembukaan ke pertengahan permainan—.
High School DxD v2 Life.4

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment