08 August 2017

High School DxD v3 Life.0

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Aku takkan mengampuni Excalibur—.

Life.0


Bagian 1

Halo semuanya. Ini Hyoudou Issei.

Ini mendadak sih, tapi sekali atau dua kali, kalian semua juga memiliki hal-hal yang terjadi saat kalian berada di tempat tidur, kan?

Misalnya, terlambat karena alarm tak berbunyi, atau jatuh dari tempat tidur karena bergerak-gerak saat tidur.

Dalam kasusku, sesuatu yang terjadi denganku sekarang jauh melebihi harapanku......

“Unnn......“

Aku bisa mendengar suara menggoda. Yeah, itu berasal dari sangat dekat denganku.

Saat aku melihat di sebelahku, orang yang tidur adalah Onee-sama berambut crimson, Rias-Buchou. Majikanku, yang merupakan Iblis Kelas Atas.

Dia pada dasarnya memaksa dirinya ke rumahku beberapa hari yang lalu, dan telah mulai tinggal denganku.

Tampaknya dia telah datang ke tempat tidur sebelum aku menyadari...... Dan kebetulan saja dia telanjang......

Tidak, aku tahu tentang itu. Buchou bilang bahwa dirinya dia tidur telanjang dan dia pun melakukan hal yang sama padaku saat aku tengah tidur di tempat tidur rumah sakit di sekolah.

Kuuuuu! Aku bisa merasakan sensasi lembut dari sisi kiri tubuhku! Dia tidur saat menggunakanku sebagai bantal peluk!

Bau Buchou merangsang hidungku! Kenapa Buchou sewangi ini?

Maksudku, payudaranya benar-benar menyentuh lengan kiriku! Dan tangan kiriku benar-benar tertutup oleh sesuatu yang sangat lembut! Itu pasti pahanya. Tangan kiriku ada diantara dua pahanya seperti sandwich! Sebuah “sandwich paha“! Ini sungguh indah!

Berkat itu, aku dalam situasi di mana aku tak bisa bergerak. Tidak, aku tak ingin bergerak! Tak mungkin aku dapat mengakhiri situasi yang indah ini dengan mudah seperti itu!

Ini hanya terjadi beberapa hari usai ia mulai tinggal denganku! Kupikir akan terasa hidup canggung dengan Buchou, tapi kalau hal semacam ini berlanjut terus maka aku tak keberatan! Banzai!

“......Oh, kamu sudah bangun?“

Jadi Buchou juga bangun!

“Y-Ya, tentu. Saat aku bangun, itu seperti ini jadi aku tak tahu apa yang harus kulakukan......“

Yah, itulah bagaimana yang kurasakan. Aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Dan karena majikanku sudah terbangun, aku pun kurang yakin apa yang seharusnya kulakukan.

“Maaf. Rasanya aku ingin tidur saat menggunakanmu sebagai bantal peluk. Aku kemari usai kamu pergi tidur.“

Hal semacam itu terjadi!? Aku benar-benar tak bisa memahami perasaan Buchou!

Lalu Buchou memeluk sisi kiri tubuhku lebih kuat. Uoooooooo!

“Apa yang harus kita lakukan? Mungkin akan bagus untuk tinggal seperti ini sampai saatnya untuk bangun......Mungkin melakukan sesuatu yang sedikit nakal akan menjadi cara yang baik untuk berkomunikasi dengan budakku yang menggemaskan.“

Chuu.

Lalu Buchou menciumku di pipi. K-Kenapa Buchou sangat menyayangiku!? Apa hanya aku saja atau Buchou telah mulai lebih memanjakanku usai insiden dengan Raiser? Memang benar bahwa aku mimisan setiap hari.

“Umm, Buchou......aku juga seorang pria......j-jadi kalau kamu mengatakan hal-hal seperti itu......“

“Apa kamu mau menyerangku?“

Buchou menjawab dengan suara nakal. Kenapa Buchou sangat bagus untuk merangsangku!?

“Tentu, aku akan melakukan apapun yang akan menyenangkan dirimu.“

“—!“

Membuat dia berbisik padaku dengan suara seksi, pikiranku hampir pergi ke tempat lain dan kemudian—.

KNOCK KNOCK. Seseorang mengetuk pintu.

“Ise-san. Sudah hampir waktunya untuk latihan pagi.“

Suara yang kudengar dari sisi lain adalah Asia.

......Sunggu tak tepat! I-itu sudah sampai ke bagian baik— tidak, itu bukan kesalahan Asia!

Setiap pagi, aku melakukan pelatihan keras. Itu karena aku masih Iblis lemah.

Aku masih berlatih sambil Buchou pelatihku. Asia mendukungku dengan bertindak seperti seorang manajer. Terima kasih banyak Buchou, Asia.

“Ise-san? Apa kamu masih tidur?“

“Tidak, aku sudah bangun. T-Tunggu sebentar! Maksudku, tunggu aku di bawah!“

Benar. Aku tak bisa membiarkan Asia melihat situasi ini. Ini sudah cukup buruk sejak Asia telah mulai memiliki persaingan dengan Buchou sejak Buchou mulai tinggal disini.

Aku tak tahu mengapa Asia melihat Buchou seperti itu, tapi Buchou juga telah menerima tantangan tersebut.

Yah, mereka biasanya berbicara dengan normal sehingga tampaknya tak menjadi pertempuran serius. Lagi pula, bisakah kalian berdua akur......? Aku tak ingin melihat gadis-gadis bertengkar.

Bahkan tanpa mengetahui apa yang tengah terjadi di dalam pikiranku, Buchou menempatkan senyum iblis.

“Asia, tunggu kami sebentar lagi. Baik Ise dan aku harus bersiap-siap.“

“—!“

Buchou mengatakan itu pada Asia yang di sisi lain pintu. Buchouuuu! Kenapa kamu menjadikannya lebih buruk!?

Meski dia di sisi lain dari pintu, aku bisa membayangkan Asia terdiam.

GACHA! Pintu kamarku dibuka keras.

Lalu Asia melihatku, dengan tubuh bagian atasku, dan Buchou.

Asia memiliki mata berkaca-kaca. Tampaknya dia benar-benar tak senang dan membuat wajah tak enak......

Buchou memeluk lengan kiriku usai melihat wajah Asia. H-Hei, Buchou!?

“Selamat pagi Asia.“

Buchou tersenyum. Asia, yang benar-benar marah, tubuhnya gemetar.

Lalu ia menempatkan tangannya di bajunya. U-Umm, Asia-san?

“Aku juga akan telanjang! Aku tak mau ditinggalkan!“

“Asia!?“

Sepertinya hari ini juga akan mulai dengan situasi merangsang.



Bagian 2

“Itadakimasu.“

Sarapan pagi. Buchou dan Asia tengah duduk di sebelahku.

Aku sangat beruntung untuk duduk di antara dua gadis cantik! Nah, itulah yang ingin kukatakan, tapi itu bukan yang kupikirkan setiap hari. Asia dalam mood yang buruk sedari pagi bahkan sampai hari ini.

Yah, kalau Asia, yang mana mantan biarawati, melihat situasi itu maka dia akan berpikir itu “Kotor!“. Tunggu, lalu “Aku juga akan telanjang!“ terdengar aneh.

Lalu mengapa dia marah? Hmm, untuk orang sepertiku, perasaan seorang gadis itu sulit untuk dimengerti.

Buchou, di sisi lain tak tampak terganggu dan makan sambil berbicara bahagia dengan orangtuaku.

“Oh, jadi Rias-san bisa membuat makanan Jepang yang lezat juga.“

“Terima kasih, Otou-sama. Aku sudah lama tinggal di Jepang, jadi aku sedikit belajar memasak.“

Ya, karena untuk sarapan yang kita makan sekarang, Buchou membuat sebagian. Seperti telur goreng yang sangat lezat ini sampai aku sudah makan banyak. Ini sungguh lezat!

“Ise, masih ada lagi, jadi makan dengan tenang.“

“Y-Ya, Buchou......“

Aku tak mencari tahu sampai Buchou mulai tinggal denganku, tapi Buchou bagus dalam memasak makanan Jepang, makanan Barat, dan makanan Cina. Dia memiliki berbagai keterampilan memasak dan bisa memasak makanan kualitas terbaik.

Kupikir dia buruk dalam hal-hal ini karena dia adalah seorang putri, tapi sebaliknya.

Dia tak hanya hidup di Jepang sendiri, tapi dia bisa melakukan segala macam hal-hal seperti memasak, mencuci dan membersihkan.

“Aku tak suka kalau seseorang bilang bahwa aku tak bisa melakukan hal-hal ini karena aku seorang putri. Aku ingin melakukan apa yang mampu kulakukan.“

Itulah yang dia katakan padaku sebelumnya. Mengagumkan memang! Aku benar-benar mengagumimu dari lubuk hatiku. Kamu luar biasa Buchou. Majikanku dapat diandalkan bahkan dalam kehidupan sehari-hari normal!

Dan Asia yang melihat Buchou sebagai rivalnya mulai berkonsentrasi pada belajar budaya Jepang usai ia melihat kesenjangan antara dia dan Buchou.

Tapi Asia juga menakjubkan. Dia mulai belajar huruf Jepang dalam waktu singkat. Dia sudah menguasai hiragana dan katakana dan menuju belajar bagaimana membaca dan menulis kanji sekarang.

Dia mungkin tahu cara membaca kanji tingkat sekolah dasar sekarang.

Ini terutama karena dia bekerja keras, tapi juga karena ia tampaknya memiliki bakat untuk belajar. Dia baru saja mulai sekolah tapi dia tak ada masalah dengan matematika, sains dan bahasa.

Plus, dia bilang dia menikmati belajar yang mungkin juga menjadi alasan mengapa dia cepat belajar. Ada beberapa mata pelajaran di mana dia mengajariku sebagai gantinya. Seharusnya aku walinya, tapi aku terlihat sangat menyedihkan.

Asia, yang menikmati segalanya mulai memiliki persaingan menuju Buchou ketika dia terlibat.

H-Hmm. Asia menakjubkan bahkan dari sudut pandangku karena dia adalah seorang pekerja keras, tapi kalau kamu membandingkan dia dengan Buchou......

Buchou beberapa kali lebih baik dalam hal memasak. Selera makanan Asia bagus juga, tapi lawannya juga......

Aku kemudian minum sup miso. Ah, ini sup miso yang Buchou buat lezat! Air mata keluar dari mataku!

Gadis yang pandai memasak begitu menarik. Terutama kalau kebetulan menjadi gadis cantik yang merupakan Onee-sama, maka aku tak perlu mengeluh......

GRIP.

Asia yang masih bermasalah memegang bajuku dari bawah meja. Ini kebiasaan Asia yang hanya ia tunjukan padaku.

Saat dia dalam mood yang buruk, dia melakukan ini padaku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Yah perilaku ini dia benar-benar indah dan imut. Ya, kukira ini adalah bagaimana adik akan bertindak.

“Oh, aku lupa menyebutkan ini padamu, Ise. Hari ini anggota klub akan datang kesini.“

Buchou memberitahuku.

“Huh? Koneko-chan dan yang lainnya? Apa kita melakukan sesuatu di rumahku?“

“Ya, aku memikirkan melakukan pertemuan Klub Penelitian Ilmu Gaib disini.“

“Huh, di rumahku?“

“Apa kamu ingat apa yang kukatakan sebelumnya? Sudah waktunya untuk membersihkan seluruh gedung sekolah lama. Rupanya mereka meminta pembersih untuk membersihkannya.“

Setengah dari itu adalah bohong. Sebenarnya adalah bahwa dia menggunakan familiarnya untuk membersihkan gedung. Dia bilang seperti itu untuk menjelaskan kepada orangtuaku.

Jadi kita akan melakukan aktivitas Klub Penelitian Ilmu Gaib di rumahku huh.

Buchou menunduk pada orangtuaku.

“Aku sangat menyesal Otou-sama, Okaa-sama.“

“Tak apa-apa Rias-san. Aku mendengar bahwa kamu merawat Ise. Aku juga senang bahwa Ise memiliki teman-teman perempuan lainnya.“

Ayah mengangguk mendengar kata-kata ibu.

“Dia benar. Aku suka Matsuda-kun dan Motohama-kun, tapi kupikir itu juga penting untuk memiliki teman yang bermain aman. Kamu tak bisa menikmati masa muda dengan tinggal di kamarmu dan berbicara tentang hal-hal mesum.“

“Itu benar Otou-san. Matsuda-kun dan Motohama-kun adalah anak lelaki yang baik tapi mereka memiliki mata mesum. Yah, mereka adalah murid mesum, sehingga jelas bahwa mereka adalah pengaruh buruk bagi Ise. Dan karena Asia-san dan Rias-san tinggal di sini sekarang, aku tak mau mereka masuk ke rumah ini lagi. Para gadis akan ternoda oleh mereka.“

Mereka berbicara tentang apapun yang mereka inginkan tentang kalian, Matsuda dan Motohama. Aku tak bisa membela kalian karena mereka benar.

Tapi ibu, kamu tahu sangat baik untuk memiliki teman-teman yang bisa berbicara dengan bebas? Mereka seperti itu, dan alasan mengapa aku senang sampai sekarang adalah karena mereka.

“Jadi kita akan memiliki aktivitas di sini hari ini. Mohon bantuannya, Ise.“

Aku bertanya-tanya bagaimana hal itu akan berubah setelah ini.



Bagian 3

“Dan ini adalah foto Ise saat masih SD.“

“Ara ara, jadi dia pergi ke pantai sambil telanjang.“

“Hei Akeno-san! Hei ibu, berhenti menampilkan hal itu!“

Pertemuan klub, huh. Pertemuan Klub Penelitian Ilmu Gaib yang seharusnya berlangsung di rumahku hancur oleh album yang ibu bawa.

“......masa lalu Ise-senpai yang memalukan.“

“Kamu juga tak boleh lihat, Koneko-chaaaaaaan!“

Itu adalah yang terburuk! Sebuah objek yang membawa masa lalu memalukanku! Uwaaaaaah, aku mau mati!

Kurasa aku ingat ibu mengatakan ini sebelumnya.

“Suatu hari saat kamu membawa banyak gadis ke rumah, aku ingin menunjukkan kepada mereka albummu.“

Dia berpikir bahwa itu akan berakhir dalam mimpi karena aku tak populer dengan gadis-gadis. Tapi hidup berbalik dan berubah menjadi situasi ini......Astaga, mimpinya jadi kenyataan saat aku tak mau!

“......Ise kecil.“

Buchou, aku akan malu kalau kamu menatap fotoku saat aku masih kecil begitu......

Umm, Onee-sama? Kenapa pipimu merah?

“......Ise saat ia masih kecil, Ise saat ia masih kecil, Ise saat ia masih kecil, Ise saat ia masih kecil......“

Apa dia menggumamkan sesuatu?

Tapi tampaknya dia puas. Buchou, apakah fotoku saat aku masih kecil adalah seleramu? Apakah Buchou seorang Shota-con? Aku pernah mendengar keberadaannya seperti itu......

“Kurasa aku tahu perasaan Buchou-san!“

Asia meraih tangan Buchou. Matanya berkilauan.

“Jadi kamu juga tahu bagaimana perasaanku. Aku sangat senang.“

Hei, hei. Keduanya pergi ke dunia lain......

Kiba pun melihat album dengan senyum! Sial, kenapa aku merasa begitu terganggu kalau seorang pria yang melihat itu!?

“O-Oi, Kiba! Jangan lihat!“

Aku mencoba untuk mengambil album dari tangan Kiba, tapi dia mengelak dengan ringan.

“Hahaha, jangan khawatir. Biarkan aku menikmati albummu sebentar lagi.“

Unnnngh! Jangan menikmatinyaaaaaa!

Aku mencoba untuk mengambil kembali lagi jadi aku melompat padanya! Tapi dia mengelak lagi seolah-olah itu bukanlah apa-apa!

Keparat! Aku menyaksikan perbedaan keterampilan antara kami di tempat seperti ini!

Sama sebagaimana Asia melihat Buchou sebagai rivalnya, aku juga melihat Kiba sebagai rivalku. Sama sebagaimana Buchou merupakan halangan besar bagi Asia, Kiba juga merupakan halangan besar bagiku.

Tapi aku pasti akan melampaui dia suatu hari nanti!

Saat aku tengah membuat pengabdian baruku, Kiba menatap halaman tertentu. Daripada menikmati itu, ia tampaknya memiliki mata terkejut.

Aku mendekatinya dan juga melihat halaman yang ia tatap. Ada foto diriku saat aku masih TK.

Ada foto diriku dan anak lain seusiaku dengan seseorang yang tampaknya itu ayahnya.

Aku ingat anak lelaki ini. Dia anak yang dulu bertetangga saat aku masih TK. Kami bermain “pahlawan-pahlawanan“ bersama.

Dia pergi ke negara lain sebelum pindah ke kelas satu karena pekerjaan orangtuanya. Aku tak melihat dia sejak saat itu.

Tapi kenapa Kiba tertarik pada foto ini? Jangan bilang anak lelaki ini adalah Kiba......

Kiba menunjuk ayah anak itu pada foto. Lebih akuratnya ia menunjuk pada benda yang ayah anak itu bawa.

Sebilah pedang—.

Kupikir itu pedang palsu, tapi ayah anak itu tengah membawa sebuah pedang Eropa lama.

“Kamu ingat ini?“

Kiba bertanya serius. Hei, nada suaramu berbeda.

“Hmm, tidak, karena aku benar-benar kecil saat itu......“

“Hal-hal seperti ini terjadi, huh. Untuk menemukannya di tempat yang tak terduga......“

Kiba tertawa sendiri. Tapi matanya penuh dengan begitu banyak kebencian sampai itu membuatku menggigil.

Foto ini adalah awal dari insiden tertentu—.

“Ini adalah Pedang Suci.“
High School DxD v3 Life.0

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment