14 August 2017

High School DxD v3 Revenge Knight.

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Revenge Knight.


Aku berjalan tanpa menggunakan payung di bawah hujan lebat.

Kupikir itu hujan baik yang dapat mendinginkan kepalaku.

—Aku bertengkar dengan Buchou.

Aku memberontak untuk pertama kalinya melawan majikanku yang menyelamatkan hidupku. Aku gagal sebagai "Kiba Yuuto".

Tapi, aku tak pernah sekali pun lupa balas dendam terhadap Pedang Suci Excalibur. Aku hanya lupa karena gaya hidup di sekolah.

Aku telah membuat teman, memperoleh gaya hidup, dan menerima nama. Aku juga menerima tujuan hidup dari majikanku, Rias Gremory.

Meminta lebih kebahagiaan adalah hal yang buruk. Sungguh buruk.

Sampai aku mencapai tujuanku, aku tak pernah berpikir bahwa aku bisa terus hidup atas nama "teman"-ku—.

SPLASH.

Aku mendengar suara air yang berbeda dari suara hujan.

Ada seorang pendeta di depanku. Dengan salib menggantung di leher mereka, mereka berbicara tentang kesucian atas nama Tuhan yang sangat kubenci.

Mereka adalah salah satu hal yang kubenci. Target kebencianku. Aku pun berpikir bahwa aku tak keberatan membunuhnya jika ia adalah Exorcist.

—!

Pendeta itu memiliki darah di perutnya dan ketika ia batuk darah, ia jatuh ke bawah.

Apakah ia diserang oleh seseorang? Siapa? —Seorang musuh?

"—!"

Merasakan kehadiran abnormal, aku membuat sebuah pedang Iblis langsung. -—Itu adalah niat membunuh!

SPARK!

Ada refleksi dari logam di bawah hujan, lalu ada percikan api.

Saat aku menggerakkan tubuhku terhadap tempat maksud membunuh datang, ada seseorang menghunus pedang panjang yang datang untuk menyerangku.

Pria ini memakai pakaian yang sama sebagai pendeta yang baru saja tewas di depanku. —Seorang pendeta. Kecuali, yang satu ini memberi niat membunuh kuat yang jelas.

"Yahooo. Lama tak jumpa."

Aku tahu si pendeta muda yang memberikan senyum menjijikkan.

Seorang pendeta gila berambut putih, Freed Zelzan. Dia yang kita lawan dalam insiden sebelumnya yang melibatkan Malaikat Jatuh.

......Dia menunjukkan senyum menjijikkan yang sama yang terus membuatku kesal seperti sebelumnya.

"......Sepertinya kau masih di kota ini. Ada urusan apa kau saat ini? Maaf, tapi aku dalam suasana hati yang sangat buruk hari ini."

Aku mengatakan itu dengan nada marah, tapi dia hanya tertawa.

"Yah itu bagus. Hebat! Dalam kasusku, aku sangat senang bahwa aku akan menumpahkan air mata karena reuniku denganmu!"

Jadi dia masih memiliki cara berbicara sombong. Astaga, dia benar-benar membuatku jengkel. Aku sudah membencinya karena seorang pendeta.

Saat aku mencoba untuk membuat pedang Iblis di tangan kiriku, pedang panjang yang ia hunus mulai memancarkan aura suci.

—! Cahaya itu! Aura itu! Sinar itu!

—Bagaimana bisa aku lupa!

"Aku mulai bosan berburu pendeta, jadi ini bagus. Sangat bagus. Bagus memang. Excalibur-ku dan pedang iblismu, bisakah kau biarkan aku memeriksa mana yang lebih kuat? Hyahahahaha! Aku akan membalasmu dengan membunuhmu!"

Ya, pedang yang dia pegang adalah Pedang Suci Excalibur itu sendiri.
High School DxD v3 Revenge Knight.

Diposkan Oleh: setia kun

0 Komentar:

Post a Comment