02 November 2016

Kujibiki Tokushou Bab 18

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Bab 18 - Permintaan Guild


Setelah meminta untuk memberikan semua yang kubeli ke mansion, aku meninggalkan Perusahasn Pedagang Samaras, dan berjalan tanpa tujuan sambil berpikir.

Mungkin, itu dihitung setiap 300 koin belanja akan ada satu tiket lotere yang akan kau dapatkan.

Aku tidak bisa mendapatkannya dalam belanja kecil. Aku punya satu potong setelah aku membayar sejumlah 300 koin untuk Miu dan harga lukisan masing-masing. Aku punya lima buah setelah membeli gelang sekaligus dengan 1600 koin.

Lalu, akan jadi yang terbaik untuk berpikir bahwa ada satu tiket lotere setelah belanja per 300 koin.

Kalau itu yang terjadi, ada satu hal di pikiranku.

Aku ingat daftar hadiah lotere.

Hadiah keempat, Tiket Belanja dengan Potongan Harga 50%.

Kalau aku harus berbelanja dengan potongan harga 50%, aku ingin tahu apakah itu satu tiket per 300 koin, atau akan menjadi salah satu tiket per 150 koin, aku penasaran.

Aku ingin memutar lotere.

Tiket lotere yang kupunya sekarang adalah 7 buah, akan lebih baik untuk mengumpulkan 3 buah terakhir sehingga aku bisa memutar 11 kali.

900 koin perak diperlukan, dan tidak mungkin bisa aku mendapatkannya cukup cepat.

Aku berpikir sejenak, dan menggunakan Warp Feather untuk bergerak.

Padang gurun antara Roizen dan Reiusu. Ini adalah tempat di mana aku menunggang kuda.

Ada, aku berkata pada Eleanor.

"Bisakah kau melepaskan tentara zombie sebelumnya"

"Undead Army? Itu mendadak"

"Itu cukup, jadi tolong"

Eleanor mampu untuk pergi ke ruang lotere, tapi dia tidak bisa melihat tiket lotere di sini kan.

Ini sulit untuk menjelaskan, jadi aku hanya memohon padanya.

"Apa kau mencoba untuk menggunakanku dengan dagumu, ada tingkat kekasaran paham"

Eleanor mengatakan itu, tapi setelah itu sesuatu sedang terbentuk di depanku.

Dia mengeluh, tapi tidak mengatakan bahwa dia tidak akan melakukannya.

Aku mencengkeram Eleanor lagi.

Dengan berburu skeleton dan zombie, aku ingin mendapatkan tiket lotere.

Itu, pikirku.

"Eh?"

"Eh?"

Suaraku dan suara Eleanor tumpang tindih.

Eleanor memanggil, tapi bukan skeleton-nya yang keluar.

Sebaliknya, seorang gadis muncul.

Seorang gadis muda dengan pakaian maid, aku sudah melihatnya sebelumnya.

"......Apa kau hantu mansion?"

Setelah aku mengeluarkan kata-kata, ia telah berubah menjadi keyakinan.

Benar, sepertinya hantu mansion yang melaju pergi.

Tapi aku tidak bisa merasakan roh jahat pada saat itu, ia tampaknya transparan, tapi terlihat seperti gadis normal selain itu.

"Dimana ini?"

"......Kita berada di antara Roizen dan Reiusu"

"Aku tahu soal Roizen, tapi apa itu Reiusu?"

Tampaknya kita bisa bicara dengan normal.

"Eleanor, apa artinya ini?"

"Akulah yang ingin tahu!!"

"Mana tentara zombie-nya?"

"Aku mencoba untuk memanggil mereka seperti sebelumnya tapi mereka tidak menanggapi. Apa ini? Pertama kali ini terjadi"

Sepertinya itu bukan ya kebohongan. Suara Eleanor bergema di kepalaku terasa seperti dia bermasalah.

"Sama seperti perasaan kedalam dan keluar dari tentara zombie, cobalah masuk dan keluarkan hantu ini"

"Aku mengerti"

Hantu maid itu menghilang sekali, dan muncul sekali lagi. Menghilang sekali, dan muncul lagi.

"Sepertinya kau tak bisa melakukannya ya"

"Kenapa?"

"Mana aku tahu"

Satu-satunya hal yang kutahu adalah bahwa, panggilan Eleanor berubah dari tentara zombie menjadi hantu seorang gadis.

Dan juga, aku telah kehilangan cara untuk mendapatkan tiket lotere dengan mudah.







"Aku Tanya, Tanya Chichiakis"

"Tanya ya, aku Yuuki Kakeru. Apa kau tahu tentangku?"

Tanya menatap wajahku, dan kemudian.

"Ahh! Orang yang masuk mansion!"

"Ahh, kau ingat ya"

"Aku ingat sekarang. ー ー Tunggu sebentar, aku pergi dari mansion itu?!!"

"Kau tidak bisa pergi jauh sampai sekarang?"

"Un, aku terjebak di sana sejak dulu. Sangat membosankan, aku melihat manusia bersenang-senang, yang jadi makin jengkel, dan akhirnya aku mengutuk mereka"

"Pendeknya kau ini roh terbatas, itu yang sebenarnya"

Aku sudah memahami ceritanya secara umum.

Untuk alasan yang tidak diketahui, dengan bantuan Eleanor, menjadi mungkin untuk roh terbatas untuk pergi dan membawa mereka jauh dari mansion.

"Apakah itu, Kakeru yang mengeluarkanku dari mansion?"

"Aku tidak punya bukti yang pasti, tapi aku pikir itulah yang terjadi."

"Benarkah?! Terima kasih!!"

Tanya memelukku. Dia bisa merangkulku meskipun dia hantu huh.

"Terima kasih, Kakeru!"


Melihat senyum cerah Tanya, daripada skeleton atau zombie, aku berpikir bahwa ini jauh lebih baik.

 



 

Setelah aku pulang ke mansion, Andreu dari Perusahaan Pedagang Andreu datang.

Aku selalu membiarkan dia membeli sapi-sapi gunung, tapi kurasa itu adalah kali pertama aku bertemu dia di mansion.

Kami duduk saling berhadapan di ruang tamu.

"Apa kau ada tugas atau sesuatu?"

"Aku ingin meminta sesuatu"

"Apa itu tentang sapi gunung?"

"Bukan, itu tidak ada masalah sama sekali......Tapi, kalau bisa, kesampingkan sapi gunung, akan sangat membantu kalau Anda melakukan permintaan itu, aku akan memberitahu Anda sekarang"

"Ada apa"

"Apa Anda tahu Alexis?"

"Alexis......ahh, yang party empat orang"

Andreu mengangguk.

Alexis adalah nama pemimpin party empat orang yang membuatku memasuki Perusahaan Pedagang Andreu pertama kali.

Setelah itu ketika aku memberikan sapi gunung setiap hari untuk Perusahaan Pedagang Andreu, hanya beberapa kali, tapi aku bicara dengannya.

Dia ace Perusahaan Pedagang Andreu, tapi dia orang yang aku salip.

"Bagaimana Alexis"

"Dia terluka parah"

"Mu?"

Aku mengerutkan alis.

"Sebenarnya, monster mulai muncul dalam jumlah besar, sejak beberapa hari. Awalnya tempat itu tidak ada, tapi itu tiba-tiba, sehingga permintaan penaklukan datang ke Guild Roizen. Ngomong-ngomong, aku terlibat dalam pengelolaan Guild."

Guild, ada sesuatu seperti itu huh.

"Monnsternya tidak begitu kuat, tapi kecepatan mereka lahir tidak normal. Guild mengirim setiap petualang yang berafiliasi setelah menyelidiki penyebabnya. Dengan itu, situasi pertempuran menjadi 50-50"

"Aku sudah membaca ceritanya. Alexis yang dikirim ke sana memiliki cedera serius, aku benar?"

"Itu benar, lebih jauh lagi, setiap anggota party Alexis terluka parah. Ini cedera yang membuat mereka tidak bisa bergerak selama satu bulan. Situasi pertempuran menjadi lebih buruk ketika empat orang itu, termasuk Alexis, pergi"

"Artinya, kau ingin aku untuk melakukan sesuatu tentang itu"

"Itu benar. Tentu saja, aku akan membayar imbalan berlimpah. Jujur, itu adalah tangkapan terbesar Guild karena ciptaannya, aku akan membayar sebanyak yang Anda mau"

"Aku mengerti"

Aku menjawab segera.

Imbalan yang kudapatkan setelah mengalahkan monster.

Aku mungkin bisa mendapatkan tiket lotere sementara aku mengalahkan mereka.

Ini permintaan yang tidak punya alasan untuk ditolak.

 



 

Pergi menaklukan, aku telah didaftarkan ke Guild.

Tampaknya mereka ingin bahwa orang yang mengalahkan monster ini berafiliasi dengan Guild.

Itu baik-baik saja, sih......Hal yang menggangguku adalah bahwa aku "hanya terdaftar" D-Ranker.

Aku mengerti bahwa dimulai di sana, tapi aku mendengar bahwa Alexis adalah A-Ranker. Setelah hal ini selesai, aku berpikir bahwa aku akan pergi dan meningkatkan rank-ku.

Setelah dipandu oleh orang dari Guild, aku pergi ke tempat di mana monster muncul dalam jumlah besar, tapi.

"Oi, entah bagaimana aku ingat tempat ini"

"......"

Eleanor tidak menjawab.

"Juga, entah bagaimana aku ingat monster ini"

"ー ー ♪"

Eleanor bersiul di dalam kepalaku.

Ada yang sengaja melakukannya.

Tempat yang dipandu dekat tempat aku menyelamatkan Marie beberapa hari yang lalu.

Dari jauh, pertempuran para petualangan yang skeleton dan zombie. Monster yang kulihat di suatu tempat.

"Kau akan dinasehati nanti"

"Aku tidak melakukan sesuatu yang buruk!!"

Eleanor memancarkan aura gelap, aku pergi menuju monster.

Monster yang menatap dan melihatku dan Eleanor, terang-terangan takut dan mundur.

Ini terlalu buruk......Tidak seperti tentara, aku tidak akan membiarkan kalian melarikan diri.
Kujibiki Tokushou Bab 18

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment