06 February 2017

Kujibiki Tokushou Bab 78

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Bab 78 – Penipu Kakeru

Pada hari ini, aku datang ke Purosu-Diner setelah waktu yang lama.

"Selamat datang! Ah, Kakeru-san!"

Seorang gadis muda mengenakan celemek dan tudung, ini poster girl toko, Fiona datang.

"Lama tak jumpa. Oh, kau benar-benar tidak datang belakangan ini, jadi kupikir kau sudah muak dengan kami"

Fiona bergurau. Langkah itu sangat mirip poster girl, dia tahu bagaimana untuk memecahkan es dengan lelucon yang dimoderasi.

Itu sebabnya aku juga menjawab dengan bercanda.

"Memiliki anak membuat lebih sulit untuk ke luar"

"Jangan membuatnya seolah-olah itu adalah kesalahan Hikari!"

Eleanor marah di dalam pikiranku meskipun itu hanya lelucon. Dia selalu mengatakan bahwa orang tua menyayanginya, tapi kupikir dia lebih dari orang tua menyayanginya dariku.

Hanya saja dia tidak bisa berubah menjadi bentuk manusia dari Pedang Iblis di dunia ini, bahwa hal itu membuatnya tidak menonjol.

"Ahaha, kasihan Hikari-chan kalau kau mengatakan sesuatu seperti itu. Untuk hari ini, Hikari-chan, dia tidak denganmu?"

"Dia pergi keluar dan bermain. Dia mengatakan sesuatu seperti ada bunga harapan? atau sesuatu, dan pergi ke arah hutan"

"Ara, kau membiarkan Hikari-chan pergi sendirian"

"Tidak? Tentu saja aku menyuruh seseorang mengikutinya"

"Kusu, baik, benar juga. Hikari-chan, dia sangat cantik, sehingga akan menjadi buruk jika terjadi sesuatu"

"Iya"

"Apanya yang "Iya". Bagaimana kau bisa mengatakan itu setelah Nana Kanou dan semua 200 tentara budak menjaganya"

Itu normal kan.

"Maaf, sepertinya aku menghentikanmu untuk bicara. Silakan datang ke tempat ini"

Fiona membimbingku untuk duduk dengan senyum cerah.

Aku memesan yang paling laku di toko ini, nasi goreng sapi gunung dan beberapa hidangan yang direkomendasikan lainnya.

Setelah aku menunggu sebentar, makanan dibawa satu per satu.

Aku mengambil, dan memasukkannya ke dalam mulutku.

"Un?"

"Ada apa?"

"Entah kenapa, bukankah rasanya sedikit berbeda dari biasanya?"

"Ufufu, kau memperhatikan?"

"Cara berbicara itu, apa kau mengubah sesuatu?"

"Ya, tentu. Yah, meskipun begitu, itu hanya untuk Kakeru-san"

"Untukku saja?"

Apa maksudnya?

Ketika aku memikirkan hal aneh itu, Fiona menunjuk arah dapur.

Dan ketika aku melihat di sana, aku bertemu mata dengan Marie yang menunjukkan wajahnya.

Marie segera tersipu, dan kembali ke dalam dapur.

"Ada apa dengan dia"

"Hanya makanan Kakeru-san, Marie membuatnya"

"He~"

Aku meneruskan dan mengambil hidangan yang lain dan memasukkannya ke dalam mulutku. Aku juga meraup nasi goreng yang terkenal dengan sendok cina dan makan sesendok.

"Rasanya lezat"

"Tolong katakan itu pada orang itu nanti. Aku yakin dia akan bahagia"

"Iya, aku akan melakukannya"

"Aku mengandalkanmu oke~"

Fiona mengatakan itu, dan dipanggil oleh pelanggan lain.

Untuk sementara, aku menikmati hidangan yang Marie buat untukku sendiri.

"Oi! Aku pelanggan!"

Tiba-tiba, ada suara kurang ajar datang dari pintu masuk toko.

Ketika aku melihat ke arah suara, seorang skinhead kekar sedang berdiri dengan wajah menyeringai. (TLN: skinhead seorang pemuda yang ditandai dengan rambut cepak dan sepatu bot yang berat, sering dianggap sebagai agresif.)

Orang itu memakai jubah, untuk beberapa alasan, bertindak seperti memamerkan hal yang di pinggangnya.

"Itu kan......"

"Itu kau"

"Itu salah! Itu bukan aku! Itu adalah penipuku"

Eleanor menjadi sedikit marah. Itu benar, benda yang pria itu bawa adalah sesuatu yang tampak persis seperti Eleanor, replika Pedang Iblis yang terkenal belakangan ini.

Aku tidak tahu apakah itu versi lama, atau yang baru yang dapat menciptakan aura, tapi tampak persis sama seperti dia dalam penampilan mereka.

Fiona datang ke pria itu terburu-buru.

"Selamat datang, apakah Pelanggan-sama sendiri"

"Iya"

"Maaf, tidak ada meja kosong sekarang...... Anda baik-baik saja dengan berbagi kursi"

"Aann? Bercanda kan, tidak bisakah kau lihat ini?"

Pria itu memamerkan replika Pedang Iblis.

"Itu...... Pedang Iblisーー"

"Itu benar, Pedang Iblis Eleanor. Ini bukan tiruan, ngomong-ngomong"

Pria itu meletakkan tangannya di cengkeramannya. Detik berikutnya, aura gelap keluar dari pedang.

"Sepertinya itu yang baru"

"Sepertinya begitu"

"Ha~ ......"

Fiona melihat ke arahku.

Aku mengangkat bahu, dan kita berdua tertawa masam.

"Aku tidak akan menyembunyikan ini, aku Pengguna Pedang Iblis, Goshaku Kakeru"

"Ohh!"

Mau tak mau aku mengeluarkan suara, pria itu menatapku.

"Apa-apaan kau, kau memiliki sesuatu untuk dikatakan?"

"Tidak, tidak, tidak ada"

Untuk pengembangan tiba-tiba, aku tidak bisa menahan diri untuk membalas dengan nada sedikit hormat.

"Itu bagus, penipumu juga akhirnya mulai muncul"

"Aku terkejut"

Aku sangat terkejut, dan tertarik sebagai gantinya.

Aku mengistirahatkan daguku di tangan, dan mengamati kemajuan.

"Orang hebat ini membuat keadaannya untuk datang ke toko seperti ini, cepat persiapkan sesuatu seperti kursi"

(TLN:Orang hebat ini ~ Ore-sama)

"E~to......"

Fiona membuat wajah bermasalah.

Dia tidak takut diintimidasi, dia memiliki tampilan bermasalah seperti "Apa yang harus kulakukan dengan ini".

"Ahh, Fiona-chan, aku selesai makan di sini, kok"

Salah satu pelanggan memberi bantuannya.

Fiona buru-buru mengatakan terima kasih, mencatat, dan membersihkan meja.

Pria itu duduk di sana saat membuat suara ketika ia duduk.

"E~to, apa yang akan Anda suka?"

"Sesuatu yang lezat, bawa saja aku sesuatu yang lezat"

"Aku mengerti"

Fiona menjawab, dan kembali ke dapur.

Sepanjang jalan, dia melewatiku.

"Bukankah itu menakjubkan, Kakeru-san, itu seorang penipu"

Dia berbisik kepadaku.

Sepertinya Fiona juga benar-benar bersenang-senang tentang hal itu.

Meski begitu...... penipuku, huh.

Sekali lagi, aku mengamati orang itu.

Selain replika pedang iblis di pinggangnya, ia tidak memiliki sesuatu yang serupa denganku.

Apa yang membuat dia berkata bahwa dia aku, aku jadi sedikit penasaran.

Aku berdiri, dan mendekati orang itu.

"Halo"

"Aann, apa-apaan kau"

"Maaf, sebenarnya, aku penggemar berat Kakeru-san"

"Hou"

Pria itu jelas dalam suasana hati yang baik.

"Aku mendengar banyak rumor tentang Kakeru-san, tapi aku belum bertemu dengannya. Aku tidak berpikir bahwa aku akan menemui Anda di sini"

"Hmph, ucapkan terima kasih kepada keberuntunganmu"

"Ngomong-ngomong, apakah Anda benar-benar Kakeru-san?"

"Tidak bisakah kau melihat ini"

Kakeru Palsu memamerkan replika Pedang Iblisnya.

"Tidak, sebenarnya, aku juga punya"

Aku mengatakan itu, dan memegang Eleanor asli.

Aku menaruh beberapa kekuatan, dan mengeluarkan sebuah aura gelap.

Kakeru Palsu yang menyentuh aura sedikit mengguncang tubuhnya.

"Lihat, bukankah ini populer belakangan ini. Aku juga penggemar Kakeru-san jadi aku segera membelinya. Cukup banyak orang memilikinya, tahu"

"Mu!"

"Apakah Anda memiliki bukti-bukti lain?"

"Tentu saja aku punya"

Pria itu kembali ke wajah puas ini, dan berkata.

"Selanjutnya"

Pria itu menunjukkan jubahnya.

Pada bagian belakang jubah, tanda berbentuk seperti bintang pentagram digambar.

"Kau tahu ini orang hebat ini benar? Aku Goshaku-sama yang telah menerima gelar kebangsawanan dari lima negara besar. Lambang keluarga ini adalah buktinya"

"Ohh~"

Ini sedikit menarik.

"Kau memiliki sesuatu seperti lambang keluarga ya"

Aku bisa mendengar suara menikmati Eleanor.

Tentu saja, aku tidak punya sesuatu seperti lambang keluarga. Ada banyak pembicaraan tentang membuatnya, tetapi karena sesuatu terjadi, mau tak mau hal itu dikesampingkan.

Ngomong-ngomong, orang yang memberi tahuku untuk membuat lambang keluarga sebagian besar Nana.

Baginya yang memimpin tentara budak, sepertinya dia ingin sesuatu yang dapat digunakan sebagai tanda atau bendera.

"Itu luar biasa, seperti yang diharapkan dari Goshaku-sama"

"Hmph. Kau, kau tampak menjanjikan"

"Apakah begitu?"

"Yosh, duduk di sana. Karena kau beruntung, orang hebat ini akan membiarkanmu mendengar tentang kehebatannya"

"Wa~i"

"Pertama, kau tahu, alasan mengapa orang hebat ini mendapat gelar bangsawan dari lima negara utama adalahーー"

Kakeru Palsu dalam suasana hati yang hebat, dan mulai membual.

Sesuatu yang pria itu katakan adalah sesuatu yang tidak kuketahui.

Singkatnya, itu cerita yang dibuat-buat, dan aku terkesan bahwa dia mampu membuat sesuatu seperti itu.

Ketika aku mendengarkan ceritanya sambil memberikan tanggapan.



"Ah! Kakeru-san, akhirnya aku menemukanmu"

Io muncul, dan berdiri di depanku

"Kakeru-san?"

Mengabaikan Kakeru Palsu yang terkejut, Io hanya melihatku, dan berkata.

"Aku mencarimu. E~to, ada pesan dari Ratu Calamba dan Putri Comotoria"

"Rika dan Aura ya. Apa yang mereka katakan"

"Mereka mengatakan hal yang sama. "Kalau kau punya waktu untuk malam ini, itu akan menyenangkan kalau kau bisa datang"."

"Begitu ya. Beri mereka balasan, beritahu mereka bahwa aku akan membawa mereka ke mansion, jadi bersiap-siaplah"

"Aku mengerti"

Io mengangguk, dan berbalik.

Dia melirik Kakeru Palsu sepanjang jalan, tapi dia hanya memiringkan kepalanya, dan segera pergi.

Setelah Io pergi, Kakeru Palsu berkata padaku.

"H-Hmph, sungguh lelucon yang menarik, bukan suatu tindakan"

"Un?"

"Sesuatu seperti Ratu Calamba, atau Putri Comotoria. Apa kau pikir aku akan tertipu dengan cerita yang dibuat-buat. Sayangnya untukmuーー"

Kakeru Palsu berkata dengan suara agak menggigil.

Tepuk tangan tiba-tiba datang.

Itu bisa terdengar dari luar toko.

"Ada apa", ketika aku sedang memikirkan itu, pintu toko dibuka, dan Helen masuk.

Helen yang mengenakan gaun putrinya datang padaku dengan gerakan elegan.

"Kakeru-sama"

"Iya, ada apa, Helen"

"Aku ingin berkonsultasi dengan Kakeru-sama...... tapi, apa aku mengganggu"

Helen melirik Kakeru Palsu.

Tidak mengetahui situasi, ia mungkin berpikir bahwa Kakeru Palsu itu kenalanku.

Helen yang menempatkanku di atas, memiliki kecenderungan untuk membuat orang-orang yang kukenal tahu seperti itu juga.

Menerima itu, Kakeru Palsu.

"H-Hmph, kali ini Helen Palsu-sama ya. Sayangnya, aku tidak bisa tertipu dengan sesuatu seperti itu"

Kakeru Palsu menggertak. Aku mulai merasa tak enak tentang dia sekarang.

Aku mengulurkan tanganku, dan mengeluarkan sihir pada tiara yang Helen kenakan.

Itu sihir yang membedakan barang-barang keluarga kerajaan. Itu sihir yang bisa digunakan, dan itu yang bahkan kupelajari.

Dan kemudian, lambang keluarga kerajaan muncul dari tiara Helen.

"Wha!"

Kakeru Palsu pendek pada kata-katanya. Itu karena ia menyadari bahwa Helen adalah seorang putri asli.

"Kakeru-sama?"

"K-Kakeru-sama?"

"Iya. Kau, apa kau bukan seorang kenalan Kakeru-sama"

Helen membuat wajah aneh.

Kakeru Palsu cepat-cepat berwajah putih.

Nah, kalau dia mengatakan bahwa benda asli yang dia namai dirinya untuk berada di depan, dia akan seperti itu ya.

"Sepertinya dia juga Kakeru"

"Ara"

"Selain itu, sepertinya dia juga memiliki Eleanor"

"Ara, ara"

"Itu pada jubahnya terlihat seperti itu lambang keluarga Goshaku-sama"

"Ada sesuatu seperti itu huh"

Helen berpikir sejenak, dan sepertinya akhirnya dia menyadari.

"Apakah itu, penipu Kakeru-sama......?"

Ketika Aku mengangguk, ekspresi Helen berubah.

Dia membuat wajah tenang, tapi marah.

"Dalam hukum kerajaan, dengan asumsi nama bangsawan ini adalah kejahatan resmi. Dengan asumsi nama Marquis Kerajaan Mercouri adalah kejahatan serius"

"H-Hiiiiii"

Kakeru Palsu jatuh dari kursinya, dan mendarat di pantatnya.

"Seseorang, tangkap pria ini"

"M-Maafkan kami~~"

Kakeru Palsu lari.

Bawahan Helen yang masuk dari luar akan mengejarnya.

"Biarkan saja, Helen"

Aku menghentikannya.

"Tapi, pria yang menganggap nama Kakeru-samaーー"

"Tidak apa-apa, bukan berarti ada bahaya sama sekali. Dan juga, aku menantikan hal itu"

"Menantikan?"

Helen tampak kaget.

"Ini sama dengan penipu Eleanor, benda yang keluar setelah berevolusi dibandingkan dengan benda pertama yang keluar kan?"

"Jangan melibatkan aku dalam hal ini!"

"Sama seperti itu, aku menantikan bagaimana penipuku akan berkembang"

"Ha~......"

Helen membuat wajah "Aku tidak mengerti".

"Mari kita lihat sama-sama, mari kita nantikan itu"

"Aku tidak bisa mengerti dengan baik, tapi...... kalau Kakeru-sama mengatakan itu"

Helen jadi yakin.

Baiklah, aku bertanya-tanya bagaimana penipuku kelihatan waktu berikutnya? Aku sedikit serius menantikan hal itu.

"Seiring waktu, penipu Hikari mungkin kelihatan juga"

Sebuah hukuman mati ditempat untuk sesuatu seperti itu.
Kujibiki Tokushou Bab 78

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment