10 November 2017

Super Soldier King 30

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

MASTER SEDERHANA DAN JUJUR

Setelah Li Zhao Xing selesai berbicara, dia benar-benar mengambil bir dan mendekati mereka. Wajah Wan Chun Hua menjadi dingin dan dia terengah-engah saat dia berdiri. Fu Jun Sheng menggelengkan kepalanya dengan tak berdaya. Karena xiaozi bertindak begitu ceroboh, dia tidak perlu mengatakan apapun lagi. Namun, yang mengejutkan dari ketiganya adalah Wan Chun Hua belum bergerak. Kelompok anak laki-laki makan dengan kepala tertunduk. Zhao Tie Zhu menepuk bahu Li Zhao Xing dan berdiri dan berhadapan muka dengan Li Zhao Xing dan berkata dengan senyuman bodoh: "Xiaozi, biarkan aku bergabung denganmu dalam bermain."

"Tie Zhu, apa kau benar-benar akan melakukan ini?" Wan Chun Hua berkata dengan cemas. Dia tidak meremehkan Zhao Tie Zhu, tapi itu karena hari ini adalah hari kerja pertama Ye Qian dan karena itu Ye Qian belum mengenal Zhao Tie Zhu dengan baik. Tapi Wan Chun Hua mengenalnya dengan baik. Dia telah bekerja sama dengan Zhao Tie Zhu selama hampir dua tahun. Sementara dia tidak bisa mengatakan bahwa dia sangat memahaminya, dia memiliki pemahaman yang cukup jelas tentang karakter Zhao Tie Zhu. Jika mengabaikan fakta bahwa Zhao Tie Zhu adalah pria Beijing yang tinggi dan kasar, dia sebenarnya orang yang sangat santai dan naif. Pada tahun-tahun dia bekerja di Tian Ya Conglomerate, tidak masalah siapa yang menggertak dia, dia hanya balas tersenyum. Lupakan tentang benar-benar memukul siapa pun.

Zhao Tie Zhu menoleh dan tertawa: "Cobalah, apa salahnya?"

"Kao!" Wan Chun Hua melambaikan tangannya tanpa daya dan tidak ada yang bisa dikatakan. Apakah dia benar-benar akan mencoba memperparah masalah ini? Paling buruk itu bisa merugikan nyawa seseorang, dan paling tidak, tidakkah itu merugikan seseorang? Wan Chun Hua tidak mengerti Zhao Tie Zhu. Xiaozi ini... dia pasti beneran idiot.

Ekspresi Fu Jun Sheng tetap tidak berubah. Dia jelas sangat percaya diri pada Zhao Tie Zhu. Ye Qian hanya tersenyum acuh tak acuh. Sementara dia tidak mengenal Zhao Tie Zhu dengan baik, dari cara Zhao Tie Zhu melakukan pendekatannya, dia dengan mudah mengatakan bahwa Zhao Tie Zhu adalah seorang master.

Li Zhao Xing tidak dapat menerima bahwa kelompok tersebut tidak mempedulikannya dan sepertinya mereka hanya mengobrol. Dia melotot pada Zhao Tie Zhu dan berkata: "Kao, pria tangguh. Laozi akan memotongmu sampai mati." Setelah mengatakan ini, dia mengayunkan botol birnya ke tangannya di dahi Zhao Tie Zhu.

Zhao Tie Zhu sedikit menoleh ke samping, dia menggunakan gerakan Double Dragon Crashing Into The Sea di dada Li Zhao Xing. Setelah suara "kaka", dia tiba-tiba terlempar ke udara dan dilempar ke lantai. Dia pasti juga telah mematahkan beberapa tulang rusuknya. Tinju cepat seperti badai besar, momentum tinju seperti tanah longsor, Baijiquan murni.

TLN: Baijiquan = "Open Gate Eight Extremes Fist".

Hanya Ye Qian dan Fu Ju Sheng yang tahu sejak awal bahwa dia ahli dalam bidang Kung Fu, semua orang terkejut, terutama Wan Chun Hua. Dia tidak mengharapkan Zhao Tie Zhu yang selalu diintimidasi dan tidak pernah melawan untuk mengungkapkan dirinya adalah seorang master tersembunyi. Tak satu pun dari tiga xiaozi yang tersisa membantu Li Zhao Xing saat mereka menyaksikan apa yang terjadi. Seluruh tubuh mereka gemetar ketakutan. Seperti yang Huang Jin katakan, mereka hanya bisa menggertak orang-orang yang naif dan tanpa perasaan. Mereka tidak bisa benar-benar menyerang melawan master seperti Zhao Tie Zhu - mereka tidak memiliki nyali! Mereka beruntung karena yang melangkah adalah Zhao Tei Zhu dan bukan Ye Qian. Meskipun Zhao Tie Zhu adalah seorang ahli bela diri, dia tidak sebanding dengan Ye Qian yang telah melewati lembah kematian. Jika Ye Qian melangkah maju, meski dia tidak menghilangkan nyawa mereka yang lemah, dia pasti akan membiarkan mereka sekarat.

Zhao Tie Zhu terkekeh dan berseru: "Apa yang sedang kau rencanakan? Satu pukulan sepertinya cukup untuk mengalahkanmu. Kupikir kau lebih kuat – bahkan sepertinya kau ingin memotongku. Sebaiknya kau pulang dan belajar sana." Dia tersenyum bodoh saat mengucapkan kata-kata itu, membuat orang merasa itu adalah sebuah ucapan aneh. Tapi orang-orang yang benar-benar mengerti Zhoa Tie Zhu akan mengerti bahwa dia sangat berharap agar anak-anak ini dapat belajar dengan baik. Jika seseorang belajar dengan baik, mereka akan memiliki prospek masa depan yang baik. Jika di usia muda ini, mereka tidak belajar, apa yang bisa mereka harapkan bisa tercapai? Setidaknya mereka harus mendapatkan sedikit pengetahuan dan juga prinsip yang baik!

Bibir Du Kai bergetar, tapi pada akhirnya dia berkata dengan penuh keberanian: "Kao, apa kalian tahu siapa da ge-ku? Apakah kalian ingin mencari nafkah di kota ini? Kalian bisa bertarung, tapi apa gunanya itu. kalian bisa melawan satu orang, tapi bisakah kalian melawan ratusan orang? Kao! Laozi memiliki banyak saudara, kalau kau memiliki keterampilan, mengapa kau tidak melawan kita semua?"

Mereka masih belum mempelajarinya. Awalnya, Fu Jun Sheng bersimpati dengan mereka, tapi sikap mereka membuat alisnya mulai merajut. Wan Chun Hua tidak tahan lagi saat dia berdiri untuk mengutuk mereka: "Cao, laozi tidak peduli dengan siapa da ge-mu! Kalau kau tidak keluar, laozi akan membunuhmu!? Lihat kalau tidak!"

Zhao Tie Zhu tertawa dan menjawab: "Kalian semua harus buru-buru pulang dan belajar dengan baik untuk masa depan, mengerti? Bajingan ini jauh lebih ganas dariku, jika kau tidak pergi dan dia marah, aku tidak akan bisa menghentikannya." Zhao Tie Zhu sedang melihat Wan Chun Hua saat dia mengatakan ini, sehingga jelas bahwa "bajingan" yang dia maksud adalah dia. Dulu, Wan Chun Hua akan berkomentar sarkastis, tapi setelah melihat kemampuan Zhao Tie Zhu, dia tiba-tiba teringat pada dirinya sendiri. Perbedaannya seperti langit dan bumi. Dibanding Zhao Tie Zhu, dia hanya anak yang menyapih. Jika mereka benar-benar bertarung - jika Zhao Tie Zhu melepaskan kebencian terpendam yang telah terakumulasi selama ini, meski Wan Chun Hua memiliki sepuluh nyawa, semuanya akan habis.

Du Kai hanya berbicara untuk menyelamatkan beberapa wajah. Dia tahu bahwa akan menjadi bodoh jika tidak melarikan diri dengan mempertimbangkan situasinya. Dibandingkan dengan si ahli ini, mereka hanya sekelompok bocah. "Aku akan mengingat kalian sekelompok penjaga keamanan Tian Ya Conglomerate. Tunggu dan lihat saja." Setelah Du Kai mengucapkan kata-kata ini, dia memerintahkan Huang Jin dan Zhou Yuan untuk membawa Li Zhao Xing pergi, dan mereka segera pergi.

Zhao Tie Zhu kembali ke tempat duduknya sambil tersenyum di wajahnya. Dia menyambut ketiga temannya dengan tawa. Lalu dia menundukkan kepalanya dan terus memikirkan urusannya sendiri: menjejali wajahnya dengan makanan seolah-olah dia adalah pengungsi dari Afrika dengan kecepatan seperti badai yang menyengat menembus awan.

"Tie Zhu, kau merahasiakannya sejak lama, tapi ternyata sebenarnya kau adalah seorang ahli bela diri." Kata Wan Chu Hua

"Haha, kau saja yang tidak tahu. Fu Jun Sheng dan Ye Qian sudah tahu sejak awal!" Kata Zhao Tie Zhu sambil tertawa kecil. Dia menatap Fu Jun Sheng dan Ye Qian saat dia mengatakan ini. Terbukti, dia juga bisa merasakan bahwa Fu Jun Sheng dan Ye Qian memiliki beberapa keterampilan.

Wan Chun Hua menatap bingung pada Fu Jung Sheng, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Ye Qian. Dia tidak bisa mengerti bagaimana mereka tahu. Masuk akal bagi Fu Jun Sheng untuk tahu karena dia dan Zhao Tie Zhu telah bekerja sama, tapi hari ini hanya hari pertama Ye Qian. Bagaimana mungkin dia bisa tahu? Ye Qian dan Fu Jun Sheng tersenyum samar dan tidak mengatakan apapun. "Tie Zhu, katakan yang sebenarnya. Di mana kau belajar Kung Fu?" Wan Chun Hua berkata, merasa sangat tersisih.
Super Soldier King 30

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment