06 October 2017

Reunion v2 Bab 1

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

Bab 1 – Hari-hari yang Normal di Ibukota Imperial Arcul

Bagian 1

Alua Schut bangun pagi.

Dia akan bangun pada waktu yang sama dengan maid mereka tinggal di sana dan rutinitas sehari-hari untuk melatih keterampilan pedangnya di halaman rumahnya.

Tapi untuk hari ini, setelah melengkapi Rapier tercinta dan belati tangkis di pinggul, dia langsung menuju ke kamar tidur Tooi tanpa menuju ke halaman.

Hal ini untuk meminta dia bertindak sebagai partner latihannya.

(Dia menolak terakhir kali tapi, aku akan membuat dia melakukannya saat ini.........!)

Sekitar 2 bulan lalu, sekitar waktu Tooi datang ke dunia ini, ia menolaknya dengan alasan [Aku tidak bisa menjadi partnermu karena aku tidak memiliki Dewi kontrak sekarang].

Tapi sekarang.

Tooi telah kembali pada para dewi dalam [12 Dewi(Nebulosa)] yang mematuhinya.

Dewi [Angin Ganas], Ryura Vega.

Dia menolak Tooi pada awalnya karena situasi yang kompleks ia simpan di hatinya akan tetapi, setelah pertempuran di Wilayah Fior, keduanya membangun kembali kontrak mereka.

Penampilan pertempuran di dataran Dean kemudian menyebabkan dampak besar di hati Alua.

[12 Hukuman Ilahi(Nebulosa Nemesis)], [Bab Pertama(Primera)]

[Sanction Angin Ganas(Tempesta Sancion)]

Dengan armor perak bercahaya dikenakan di tubuhnya, penampilan keberanian Tooi yang ia lihat ketika ia membuat kewalahan tentara Lectar dengan angin kencang bencana dan keterampilan pedang elegan masih hangus di dalam matanya.

Itu adalah kekuatan luar biasa yang layak untuknya disebut Tyrant Slayer.

Seorang prajurit perkasa yang dapat bertanding dengan 1.000 tentara.

Setelah mengagumi Tyrant Slayer selama 10 tahun, Alua tidak bisa menekan kegembiraannya setelah melihat kekuatan menakutkan tangan pertama Tooi.

Terlebih lagi, ada 11 dewi lagi yang memiliki kekuatan sama atau lebih dari Ryura; ini bukan lagi masalah tertawa.

Dikatakan bahwa bahkan salah satu dari mereka mampu menjatuhkan sebuah istana sendirian, Arwah peringkat tinggi – seorang Dewi.

Seberapa kuatkah zaman keemasan Tooi--- Tooi yang 10 tahun yang lalu yang memiliki 12 Dewi yang melayaninya.

Hanya seberapa kuatkah dia akan memasuki perjalanannya untuk mendapatkan kembali [12 dewi(Nebulosa)] ----

---Kamu bunuh dia.

---Gunakan pedang yang menusuk punggungnya saat ia berjalan keluar ranah manusia.

 

"Uh!"

Alua membeku ketika kata kakaknya muncul kembali dalam pikirannya.

(.........t-tidak masalah. Itu akan baik-baik saja..........Onee-chan pasti melebih-lebihkan kata-kata itu dan itu masih kemungkinan sampai akhir sehingga hanya masalah kecil. Tidak peduli seberapa kuat Tooi Onii-chan dapat.........dia tidak akan menjadi musuhku, Onee-chan dan orang-orang yang tinggal di negara ini)

Karena, Alua berpikir begini.

(Tooi Onii-chan, ya Tooi Onii-chan)

Setelah bersatu kembali dengan dia setelah 10 tahun, ia masih akan memberikan senyum dengan senyum lembut yang tidak berubah dari sebelumnya.

Untuk Alua, dia seorang eksistensi seperti saudara untuknya dan pada saat yang sama, pahlawan yang menyelamatkan dunia mereka. Itu tidak mengubah fakta bahwa dia seseorang yang memegang aspirasi dan kekagumannya.

"Tidak masalah"

Setelah bergumam begitu seolah-olah meyakinkan dirinya, Alua membanting terbuka pintu kamar Tooi untuk menyingkirkan emosi kompleks mendidih di dadanya.

Dan ia berbalik tak bisa berkata-kata.

Dia tidak bisa percaya adegan di depannya.

"Ah. Selamat pagi, Alua-chan"

Di dalam kamar, Tooi menyapanya dengan cara riang sementara,

"Kyaa! Al-Alua-san!?"

Ryura Vega mengungkapkan bingungnya dengan wajah memerah.

Sejak mereka membangun kembali kontrak mereka, dia telah hidup dengan Tooi di kediaman Schut.

Meskipun; karena dia Dewi, dia tidak ditangkap oleh konsep hidup seperti manusia. Dia akan berjalan-jalan dengan kemauan dan akan mengikuti Tooi dari belakang sementara dalam bentuk Arwahnya yang tidak memiliki tubuh fisik.

"Ryura-san...........ada apa dengan pandangan itu?"

Alua bertanya sambil terkejut.

Dia memiliki keindahan mistis dan biasanya memakai pakaian yang indah yang tampak seolah-olah akan melebur menjadi angin tapi, dia sedang mengenakan pakaian yang tampak asing.

Itu adalah kardigan tipis di atas kemeja putih.

Itu rok abu-abu dan dasi bermotif kotak-kotak.

Tampak seperti seragam pada pandangan pertama akan tetapi, daerah dada terbuka lebar, dan lengan yang panjang ke titik di mana ia menutupi tangannya; seluruh kesan yang melepaskan itu adalah itu sedikit berantakan dan selesai sehingga tampil gaya.

"E-err, ini ........."


"Nah, Pada dasarnya ini fashion JK[1]"

Tooi menjawab Ryura yang gagap dalam kata-katanya.

"Jay, kay?"

"JK. Singkatan untuk Joushi Kousei. Dalam penjelasan kasar, pada dasarnya itu adalah seragam perempuan lembaga pendidikan di negaraku tinggal. Ada lebih banyak jenis lain selain gaya Cardigan ini."

[1] JK=Joushi Kousei / Gadis SMA

"Haa.............Lalu mengapa Ryura-san memakai fashion yang disebut JK itu?"

"Sudah kujelaskan sebelumnya bahwa Dewi memanipulasi Ether dalam tubuh mereka dan secara leluasa dapat membuat pakaian mereka sendiri dengan kehendak kan?"

"Iya"

"Pada dasarnya, kamu bisa bilang bahwa mereka biasanya telanjang didasarkan pada bagaimana kamu memikirkannya"

"......... Apa perlu untuk sengaja menjelaskan itu?"

"Iya, mereka pada dasarnya telanjang didasarkan pada bagaimana kamu memikirkannya"

"Jangan pernah perlu untuk mengucapkan itu dua kali kan!?"

"Aku pikir akan menyenangkan kalau dia bisa mencoba lebih banyak pakaian karena dia bisa leluasa mengontrol pakaiannya. Tapi yah, ini hanya untuk bersenang-senang"

"Untuk bersenang-senang…………"

Ryura Vega adalah salah satu dari 21 Dewi yang ada di dunia ini.

Mereka adalah pemilik dari kekuatan di luar akal manusia dan dikatakan bahwa bahkan salah satu dari mereka mampu menghadapi beberapa ribu tentara.

Dengan mengucapkan itu, keberadaannya adalah seperti sebuah mitos dan dia seorang legenda hidup.

(............Keberadaan legendaris itu sedang digunakan sebagai boneka berpakaian oleh Tooi Onii-chan)

Merasa lelah dan kagum pada saat yang sama, Alua dalam keadaan mental yang kompleks.

"Err......Tooi"

Ryura memainkan sekitar jemarinya sambil bertanya dengan cara yang agak menggelisahkan.

"Pakaian ini..........Aku mencoba membuatnya sesuai dengan kata-kata Tooi tapi, bagaimana dengan ini? Tidak hanya asing untukku, aku tidak biasa memakai pakaian ini jadi, aku tidak tahu apa yang harus dipikirkan........."

"Yup. Ini terlihat benar-benar bagus. Sama seperti apa yang kupikirkan"

"Sungguh?"

Ekspresinya bersinar.

"Aku sangat senang. Itu benar-benar cocok "

Ufufu, ia tersenyum gembira.

Baru sebulan yang lalu, Ryura menatap Tooi dengan mata dingin seolah-olah menepisnya, tapi, sejak mereka membangun kembali kontrak mereka, sikapnya 180 derajat berubah.

Bagaimanapun, dia benar-benar setia dan benar-benar patuh.

Ini adalah kepribadian asli kemungkinan besar Ryura Vega.

(......... Ini tidak seperti aku tidak merasa bahwa dia terlalu patuh sekalipun)

Alua tidak senang tentang sikap mesra berlebihan Ryura tapi, Tooi kemudian mendesak padanya dengan pikiran dan pendapatnya.

"Kamu pikir itu cocok untuknya juga kan, Alua-chan?"

"Eh.......Ah iya. Betul. Kupikir itu terlihat cantik"

Itu bukan basa-basi dan itu pendapat jujur.

Dia tidak terbiasa dengan baju-baju aneh tersebut tapi, mereka menjelaskan desain rinci dan itu benar-benar cantik. Itu sangat cantik sampai di mana ia ingin mencoba pada dirinya-----

(........Hn?)

Ketika dia menatap Ryura dalam fashion JK, perasaan aneh muncul dalam pikiran Alua. Tidak, bukan perasaan aneh, itu lebih ke arah Déjà vu.

(Pakaian ini, di mana aku pernah.........)

Dia melihat ke kenangan selama beberapa detik, sebelum menyadarinya.

Wajahnya langsung berubah merah dalam sekejap.

Itu karena dia ingat apa situasinya saat melihat pakaian dari depannya.

"T-Tooi Onii-chan!? Pa-pa-pakaian ini, bukannya ini pakaian erotis!?"

".........Heh?"

"Karena........di dalam buku Tooi Onii-chan bawa, ada banyak dari wanita mengenakan pakaian banyak jenis di sampul depan!"

Sekitar waktu ia dipanggil ke dunia ini, Tooi membawa tas jinjing ke dunia ini.

Di dalam itu, beberapa barang yang berguna hanya ada di dunia lain........ini seharusnya terjadi; di takdir aneh----dasarnya kesalahan sederhana, malah ia membawa tas yang telah direncanakan untuk dibuang.

Yang berarti, benda itu di dalam hartanya yang telah direncanakan untuk dibuang.

Adegan di mana banyak wanita setengah telanjang terlempar keluar dari tas kembung, masih terjebak di dalam pikiran Alua bahkan sekarang.

"Iya………..iya aku benar! Aku tahu; ini adalah pakaian dari majalah ero!"

"Tidak! Ka-kamu salah, Alua-chan! Kamu salah besar! Penampilan ini tidak senonoh!? Ini adalah seragam yang cocok untuk seorang siswi menghadiri sebuah lembaga pendidikan dan ribuan gadis-gadis muda di seluruh Jepang akan ke sekolah dalam penampilan ini!"

"Lalu mengapa penampilan ini ada di majalah ero!?"

"Itu.............."

"Sudah jelas bahwa ada juga orang memakai pakaian ini meskipun mereka jelas-jelas di atas usia yang disebut seorang gadis muda!"

"It-itu...........ituuuuuu.......!"

Tooi itu dengan menggelikan tergagap pada kata-katanya.

Ada satu orang memandangnya dengan mata sangat dingin.

"........Tooi. Jangan bilang..............kamu menggunakan kurangnya pengetahuanku dan membuatku memakai pakaian cabul!?"

"Ryura......tidak, kamu salah! Pakaian ini tidak cabul sama sekali.............suatu pakaian itu sendiri bukan bagian erotis, bagian pentingnya adalah apa situasi orang tersebut........bagaimana harus bilangnya ya, bukan pakaian melakukan perbuatan, penentuan tingkat ero didasarkan pada apa yang pemirsa rasakan tentang itu............... "

"Tooi bilang [kupikir .............kalau kamu mencoba penampilan itu, sangat akan meningkatkan output dari [Deus Alma]], jadi aku percaya padamu.........!"

Alua membalas dalam hatinya "Aku tidak percaya kamu ditipu dengan itu".

Seperti yang diharapkan, dia tidak memiliki keberanian untuk menatap balik wajah seorang Dewi.

"Hmph"

Ryura memandang ke sisi seolah-olah dia merajuk sebelum dengan ringan melambaikan tangannya. Cahaya ether kemudian menutupi tubuhnya dan pakaian magis yang biasa kembali saat berikutnya.

"Aaah..........."

Tooi sangat kecewa.

Mungkin depresinya berlebihan, ia tidak menyadari Ryura mengucapkan [.......kamu harusnya memberitahuku bahwa itu adalah pakaian erotis sejak awal] sementara cemberut.

"..........jadi, Alua-chan. Ada apa?"

Setelah mengucapkan itu, Alua akhirnya ingat kembali tujuannya.

"Tooi Onii-chan. Aku datang ke sini untuk memintamu membantu latihanku hari ini"

"Latihan? Un, oke. Kalau begitu, ayo----"

"Tidak"

Alua memberitahunya.

"Tolong bertarung 1 vs 1 denganku"

 

Dalam pertarungan dengan militer Lectar, Alua melihat kekuatan luar biasa Tooi.

Dia merasakan kegembiraan yang tak terlukiskan setelah melihat sosok gagah [Tyrant Slayer] yang dikaguminya tapi, di sisi lain, dia merasakan perasaan penyesalan yang tak terpecahkan di hatinya.

Meskipun dia ditugaskan untuk menjadi rekan Tooi Cross, dia merasa benar-benar menyesal bahwa dia diberi dukungan selama bagian penting seluruhnya.

Toh......... dia terasa terasingkan.

(Err? Apa aku hanya menjadi udara?)

Dia berpikir itu banyak kali.

Berbicara tentang prestasi Alua dalam pertarungan terakhir-----

Ketika Tooi dan Ryura bertukar ciuman penuh gairah untuk membuktikan kontrak mereka kembali-----Dia bertarung dengan Arwah hutan di pinggir.

Setelah Tooi dan Ryura membangun kembali kontrak mereka, ia dilengkapi dengan [Deus Alma] resmi dan menghadapi militer Lectar dari depan------ Sementara, ia diam-diam bersembunyi di balik hutan dan melihat mereka dari belakang.

(.......Harus ada batasan pada seberapa sedih itu bisa didapat)

Dengan begitu, Alua berencana untuk mengubah penyesalan dan kesedihan itu menjadi keinginan untuk meningkatkan dirinya juga, dia meminta Tooi berduel hari ini.

Tentu saja, dia tahu dia tidak bisa menang.

Dia menyadari sepenuhnya bahwa tidak mungkin seseorang selemah dia bisa melawan Tooi.

Tapi, tapi meskipun demikian.

Alua menghadapi Tooi dari depan.

Dia ingin belajar sebanyak mungkin dengan menghadapi pahlawan legendaris.

Dengan memahami perbedaan mutlak kekuatan dengan dipukul menjadi bubur, dia akan menggiling pengalaman dan menggunakannya untuk meningkatkan dirinya.

Namun----

"Eh?"

*Kan*

Pedang kayu berputar ke langit sebelum jatuh ke rumput halaman ini.

"A-Aku menyerah. Aku kalah"

Dengan pedang kayu menusuk ke arah tenggorokannya, Tooi mengangkat tangannya dan menyerah.

Sebuah duel dimulai di halaman rumah itu.

Meskipun itu duel, itu jelas bukan pertarungan dengan kekuatan penuh mereka. Itu masih pertandingan latihan sampai akhir. Tentu saja untuk [Deus Alma] dan [Ray Alma], setiap teknologi Arwah lainnya dilarang. Senjata mereka bukan pedang asli akan tetapi pedang kayu. Sebagai hasil dari diskusi, mereka memutuskan untuk melawan di bawah pembatasan tersebut dulu.

Sebuah duel dengan pendekar pedang murni.

Cara lain untuk menempatkan itu, itu adalah perbandingan kekuatan individu tanpa menggunakan kekuatan Arwah Kontrak mereka.

Akibatnya, orang yang menang adalah Alua.

"Tidak mungkin………."

Mustahil, Alua membuat ekspresi itu. Setelah dia menarik diri dari pedang kayu tanpa menyembunyikan kebingungannya, Tooi mendesah lemah sebelum tersenyum lemah.

"Iyaaa, aku kalah, aku kalah. Alua-chan, kamu benar-benar kuat "

"...........Tooi Onii-chan. Apa kamu menahannya?"

"Aku tidak menahannya. Aku melepaskan semuanya"

Tooi dengan mudah mengakui kekalahannya tanpa menunjukkan tanda-tanda maaf atau penyesalan.

Alua terkejut. Dia tidak bisa percaya kemenangannya sendiri.

(Lemah........tidak dia bukan begitu. Itu bukan berarti dia lemah tapi........)

Keterampilan pedang Tooi sekitar setingkat Alua. Sebagai hasil menyerang ketika dia mendapat kesempatan, dia berhasil menang kali ini dengan keberuntungan tapi, dia tidak tahu apakah dia bisa melakukan hal yang sama waktu berikutnya.

Itulah mengapa itu aneh.

Tidak mungkin bahwa kekuatan orang yang memberitahu menjadi [Tyrant Slayer], yang memerintahkan [12 Dewi(nebulosa)], berada di tingkat yang sama seperti dirinya.

"Sudah kubilang sebelumnya, semua kekuatanku adalah kekuatan dari Dewi yang membuat kontrak denganku. Kekuatanku sendiri bukanlah masalah besar "

Alua setuju untuk sesaat tapi, dia langsung menggeleng.

(Tidak itu karena, gerakan Tooi Onii-chan hari ini berbeda dari waktu itu)

Ada perbedaan gerakan langit dan bumi dibandingkan dengan gerakan ia lakukan ketika ia melawan militer Lectar sementara menggunakan [Deus Alma] dengan Ryura ---- [Sanction Angin Ganas(Tempesta Sancion)]. Dia memiliki gerakan tubuh seperti peri dan keterampilan pedang dewa perang tapi, tidak ada tanda-tanda itu hari ini.

(Pada saat itu.........entah bagaimana, itu tampak begitu alami dan dia tampak begitu riang ketika ia bertarung)

Sebagai tanggapan, Tooi hari ini---tampak agak terbatas. Ada keraguan dalam keterampilan pedangnya dan gerakan tubuhnya; itu seolah-olah seseorang meminjam tubuhnya, perasaan yang agak aneh.

"Fufu. Kamu kalah, Tooi "

Ketika Alua berpikir, Ryura muncul entah dari mana dan membuat senyum nakal terhadap tuannya yang telah kalah.

"Seperti biasa, Tooi tidak bisa melakukan apa-apa tanpa kita Dewi"

"Ha ha. Tidak ada alasan untuk ini"

Keduanya tertawa. Tidak hanya Tooi tapi juga Ryura dengan mudah menerima tuannya yang kalah.

Alua menjadi lebih bingung tapi, ketika dia seperti itu,

"Hei, Alua-chan"

Tooi bertanya seolah-olah ia berpikir pada sesuatu.

"Setelah dipikir-pikir, apa ada ksatria Dewi baru yang muncul di 10 tahun ini selain aku?"

"Eh?"

"Tidak, aku agak penasaran. Ketika aku berada di duniaku, pada dasarnya saat Hadar mengamuk di sekitar benua, tampaknya tidak ada ksatria Dewi selain aku......... .10 tahun berlalu sejak saat itu jadi, tidak aneh bahwa seseorang seperti itu mungkin muncul "

Ksatria Dewi.

Setelah berhasil membuat Arwah kontrak peringkat tinggi – sang [Dewi], hanya orang yang berhasil mewujudkan [Deus Alma] - senjata Dewi dibuat dengan menggunakan senjata mereka sebagai media memperbolehkan untuk dipanggil dengan nama itu di benua ini.

Hanya ada sejumlah orang dengan title itu dalam sejarah. Dengan kata lain, tokoh-tokoh heroik yang diterima oleh Dewi jarang muncul.

Orang-orang yang disebut ksatria Dewi akan paling pasti terkait di sejarah benua—tidak, mereka tidak punya pilihan selain berhubungan.

Dengan menggunakan kekuatan luar biasa Dewi, ksatria Dewi akan menyebabkan riak oleh perubahan masyarakat yang ada, dengan cara-cara yang baik atau buruk.

Jika ada raja-raja dan pahlawan-pahlawan, ada juga orang dengan title [Musuh dunia].

Sebuah kontrak dari manusia dan Dewi saja, diperlakukan sebagai peristiwa sejarah.

"Tidak ada. Tidak mungkin seorang ksatria Dewi akan muncul dengan semudah itu"

"Ahaha. Benar"

"......... .dan, Itulah yang ingin kuucapkan"

Setelah berbohong, Alua melanjutkan.

"Sebenarnya, saat ini hanya ada orang di Kekaisaran yang berubah menjadi seorang ksatria Dewi"

Tooi membuka mata lebar-lebar.

"Masa?"

"Iya. Meski pada akhirnya ini didasarkan pada pengetahuan yang diperoleh oleh militer Kekaisaran "

"Jadi kita sudah jelas bahwa ada satu orang...... jadi, orang macam apa itu?"

"Sachs Hayern. Seorang mantan kapten militer Kekaisaran di Markas selatan"

"Fuuun. Aku tidak tahu siapa itu. Jika praktisi Arwah itu begitu baik ke titik di mana Dewi menerima dia, meski kupikir dia akan menjadi cukup terkenal bahkan sejak 10 tahun yang lalu...... .. "

Dalam pertempuran dengan raja iblis 10 tahun yang lalu, Tooi sering dilemparkan ke garis depan di bawah militer Kekaisaran yang dikaitkan dengan Laila Schut. Dia mengalami banyak pertarungan bersama dengan elit kebanggaan Kekaisaran.

Toh, itu juga berarti bahwa elit terkemuka yang hanya Kekaisaran perbolehkan untuk berdiri di medan perang yang sama seperti Tooi Cross.

"Jika itu seseorang yang tidak kutahu maka............ dia menyembunyikan kekuatan aslinya 10 tahun yang lalu, atau, kekuatannya meningkat secara eksponensial dalam 10 tahun"

"Aku tidak tahu mana yang benar tapi...........aku pikir itu adalah yang terakhir. Mantan kapten Havern, awalnya seorang prajurit normal pada daerah terpencil bagaimanapun juga. Dalam hal kemampuan ksatria Arwahnya ..........kupikir dia tepat di bawah rata-rata; Aku mendengar ini dari Laila Onee-chan"

"Dibawah rata-rata? Bagaimana seorang pria seperti itu menjadi ksatria Dewi"

"Rinciannya tidak diketahui. Dari informasi yang diberitahu oleh pusat, kami yakin bahwa mantan kapten Havern menjadi ksatria Dewi 5 tahun yang lalu. Sejak saat itu, ia mendapat promosi besar dan mencapai status kapten dalam waktu 3 tahun"

"Seorang tentara yang normal menjadi kapten dalam 3 tahun........ kekuatan Dewi memang menakjubkan"

".............Ini terdengar ironis ketika Tooi Onii-chan mengucapkan itu"

Seorang tentara yang tidak memiliki prestasi yang menonjol mencapai status kapten setelah mengabaikan semua aturan yang ketat dan teori di militer oleh satu fakta yaitu [Dia membuat kontrak dengan Dewi].

Memiliki 12 Dewi kuat di bawah komandonya; keberadaan legendaris yang dikenal sebagai Tooi Cross --- itu pada dasarnya orang di depan Alua saat ini.

Bahkan [Petapa Penciptaan] yang dikatakan pencipta teknologi Arwah - Petapa legendaris yang memerintahkan 5 dewi, dibayang-bayangi olehnya.

"Tapi Alua-chan. Karena kamu bilang [Mantan] Kapten, itu berarti bahwa ia pensiun?"

"Iya"

"Kenapa? Statusnya dijamin bahkan di militer dengan kekuatan Dewi. Tergantung pada tindakannya, ia pasti mampu mencapai status yang lebih tinggi daripada kapten"

"I-itu ......... .."

Alua tergagap pada kata-katanya; sesuatu terjadi pada saat itu.

Jeritan bernada tinggi seorang wanita menggema dari luar tembok tinggi. Ini tidak berakhir dengan seorang. Diikuti suara ketakutan dari wanita dan anak-anak dengan segera setelah itu.

Setelah Alua mengangkat wajahnya dengan refleks, dia bisa mendengar teriakan dari sekelompok laki-laki.

"Ada apa!? Apa yang terjadi!?"

"Ini-ini buruk! Sekelompok orang [Sayap cahaya crimson] yang sedang digiring ke penjara 1 lolos ketika penjaga tidak memperhatikan!?"

"Apa!? Jangan bilang tentara pemberontakan........menyelinap ke sektor ini!?"

"Iya...........dan apa lagi, pelarian, semuanya ksatria Arwah. Tampaknya pengguna senjata terampil bahkan di [Sayap cahaya crimson] senjata yang disembunyikan di perut mereka......... .. "

"………Mustahil. Ada rumah kedutaan dan bangsawan di sektor ini. Kalau penjahat bisa menggunakan [Ray Alma] menyelinap ke sini, siapa yang tahu apa akan terjadi kerusakan....."

Dia segera tahu bahwa suara-suara darurat dipertukarkan luar tembok milik polisi militer. Wajah Alua secara bertahap berubah pucat.

"Tidak mungkin........orang-orang [Sayap cahaya crimson] lolos.........?"

"[Sayap cahaya crimson]?"

"Mereka terutama aktif di sisi utara Kekaisaran. Sebuah faksi pemberontakan. Aku mendengar bahwa sekelompok yang ditangkap itu direncanakan akan dipenjara tapi...... aku tidak berpikir mereka akan melarikan diri dari para penjaga"

Alua menggertakkan giginya dalam penyesalan. Dia kemudian ingin berlari ke pintu keluar rumah akan tetapi, Tooi menangkap lengannya untuk menghentikannya.

"Mau kemana kamu, Alua-chan"

"Bukankah sudah jelas! Aku akan membantu warga!"

Ternyata semua anggota pemberontakan adalah ksatria Arwah. Mereka terlalu kuat untuk polisi kota. Tidak ada yang akan dapat melawan mereka kecuali mereka dapat menggunakan [Ray Alma]-nya.

Itu sebabnya, Alua ingin kesana langsung, tapi

"Kamu tidak perlu pergi"

"Ap!? Ke-Kenapa!?"

"Ada apa dengan kenapa......."

"Memang benar bahwa......... aku masih Ksatria Arwah belum berpengalaman. Aku tidak tahu seberapa kuat pemberontak juga tapi, sebagai seorang perwira militer Kekaisaran; Aku tidak bisa diam dan menonton! Aku memiliki pekerjaan untuk melindungi perdamaian warga negara!"

"Tidak, tidak-----"

Dalam menanggapi Alua yang sedang berbicara penuh semangat tentang harga dirinya sebagai prajurit militer, Tooi mengucapkan itu dengan senyum pahit.

"---Karena semuanya sudah berakhir"

 

Dia tidak mengerti pada awalnya. Alua berbalik tak berkata-kata setelah dia melihat lengan lain, selain lengan yang Tooi raih padanya.

Pedang pendek hitam ditarik dari pinggul sebelum ia menyadari dan berada di kanannya dilengkapi di lengan kanannya.

Pedang dewi, Zodiac.

Satu-satunya pedang legendaris yang dibuat hanya dengan [Etherium] kualitas tinggi.

Mengelilingi pedang pendek, kerangka dibangun dari Ether dan membentuk pedang perak.

[Sanction Angin Ganas(Tempesta Sancion)]

Pedang ramping dan indah diwujudkan ketika ia mengaktifkan [Perangkat Dewi(Deus Alma)] dengan Ryura Vega, kecemerlangan bersinar di tangannya.

Namun, tidak seperti 1 bulan yang lalu, tubuh Tooi tidak tertutup oleh armor perak. Ini hanya muncul pada bilah perak memperpanjang keluar dari Zodiac dan gauntlet dilengkapi di tangan kanannya, semua yang lain normal.

"Aktivasi parsial [Deus Alma] .......?"

Alua membuka mata lebar-lebar dengan shock.

Dengan senjata yang digunakan sebagai media untuk melakukan fusion dengan Arwah, teknik untuk mewujudkan mereka sebagai senjata dan armor diberikan title, teknologi Arwah tempur ultimate - [Ray Alma].

Bayangan sangat kuat dibuat oleh praktisi dan Arwah akan terwujud dalam kata ini sebagai senjata.

Meruntuhkan bayangan selesai setelah lama latihan, dan menggunakan hanya sebagian dari bagian yang sangat sulit; sungguh menyedihkan bahwa itu adalah langkah dewi yang hanya veteran dapat gunakan.

Meskipun itu terjadi, Tooi saat ini melakukan aktivasi parsial itu dengan mudah.

Hal itu dilakukan agar selancar dan setenang ke titik di mana Alua bahkan tidak bisa merasakan itu.

Terlebih lagi, keahlian yang dia lakukan saat ini bukanlah [Ray Alma] melainkan, aktivasi parsial [Deus Alma].

Senjata dengan energi yang luar biasa tidak berlebihan sama sekali, tidak tersendat sama sekali dan ia mengendalikannya seolah-olah itu adalah bagian dari tubuhnya. Yang mungkin membuktikan bahwa ia memiliki kontrol penuh dari kekuatan Dewi.

Dalam menanggapi Alua yang menatapnya kosong, Tooi bergumam seolah-olah itu bukanlah masalah besar.

"......mereka berlima. Hei Alua-chan. Aku menghentikan anggota pemberontakan yang melarikan diri jadi, tidak apa-apa kalau aku memukul mereka kan?"

"Eh? Eeh? Ap-apa maksudmu? Kamu menghentikan mereka.......apa lagi, bagaimana kamu tahu jumlah mereka?"

"Ini kekuatan Ryura. Kalau aku mengaktifkan [Sanction Angin Ganas(Tempesta Sancion)], aku sepenuhnya bisa memahami [aliran angin] sekitarnya. Itu mudah untuk menemukan mereka karena mereka membuat kekacauan. Aku membuat tornado kecil dan menahan gerakan mereka"

"Be-Benarkah kamu bisa melakukan itu?........"

"Kalau cuma 5, maka aku bisa mengatasinya"

Tooi menutup matanya. Ia merasakan angin sekitarnya dengan kulitnya dan mungkin melihat dunia yang ia dan Ryura adalah satu-satunya di dunia ini yang mampu.

"Jadi, apa yang harus kulakukan Alua-chan? Boleh aku mengalahkan mereka? Atau, aku bisa membuatnya terlihat seperti kecelakaan kecil dan memberikannya kepada polisi?"

"I-itu saja. Hanya mengalahkan mereka......"

Setelah Alua mengucapkan itu kepadanya, Tooi [Oke] mengangguk ringan.

Dia kemudian mengangkat pedang ramping di tangan kanannya dan memotong angin 5 kali. Keterampilan pedangnya yang mengejutkan indah dan gerakan pedang yang begitu indah ke sampai membuatnya terpesona karena refleks.

Dia orang yang sempurna dibandingkan dengan ketika ia menggunakan pedang kayu.

"Baik. Semuanya selesai"

Setelah dengan ringan mengayunkan pedangnya, Tooi menyelesaikan kalimatnya dan melepas aktivasi parsial di lengan kanannya. Pelindung perak menciptakan pedang ramping berubah menjadi cahaya dan tersebar.

"Aku mengetuk mereka semua dan menghancurkan senjata mereka. Aku memindahkan mereka ke daerah tidak berpenghuni sehingga; Kupikir polisi akan menyelesaikan sisanya"

Setelah mengucapkan itu dengan cara riang ketika pedang pendek kembali ke pinggulnya, ia mengucapkan terima kasih pada Ryura yang kembali ke bentuk normal. Alua membeku setelah itu sambil melihat obrolan damai mereka.

(Menakjubkan........)

Dia mengalahkan 5 ksatria Arwah dalam sekejap.

Mungkin hasil alami dilihat bagaimana ia kewalahan pada 2000 pasukan tapi, berpikir bahwa ia akan mengalahkan musuh yang tersebar di kota tanpa bergerak dari tempat ini.

(Menakjubkan... .tapi, kemudian, kenapa?)

Perasaan aneh yang intens menyerang Alua.

Tooi yang melakukan aktivasi parsial [Deus Alma] sehingga secara alami dan keterampilan pedang tidak menghibur Tooi tunjukkan barusan dalam pertempuran pura-pura tidak cocok dalam dirinya.

Dia benar-benar memperlakukan kekuatan Dewi sebagai miliknya.

Namun demikian, mengapa hal itu terlihat seperti gerak-geriknya begitu----

(Ah)

Alua tiba-tiba tahu.

Dia ingat.

Alasan mengapa Tooi bertarung 10 tahun yang lalu.

(Betul. Tooi Onii-chan..........bertarung untuk neneknya)

Bukan untuk negara dan bukan untuk orang-orang.

Dia bertarung hanya untuk neneknya.

Semua untuk satu-satunya keluarganya, Semuanya adalah untuk melihat saat-saat terakhirnya.

(Mengalahkan [Raja Iblis], hanyalah............ . metode untuk Tooi Onii-chan)

Itu adalah segalanya.

Bahkan kontrak dengan [12 dewi(Nebulosa)] hanyalah sebuah metode untuk metode tersebut.

Pada dasarnya----

(Untuk Tooi Onii-chan........ semuanya baik-baik saja asalkan raja iblis dikalahkan)

Itu bukan untuk perdamaian dunia dan itu pasti tidak menjadi pahlawan. Dia hanya ingin kembali ke dunianya. Dia tidak punya pilihan selain untuk kembali ke neneknya secepat mungkin.

Statusnya di dunia setelah raja iblis dikalahkan, dan kekuatan individunya mungkin tak berarti apa-apa untuk Tooi Onii-chan.

---.......Itu berlebihan. Dewi yang kukontrak adalah orang-orang yang kuat dan bukan berarti aku menakjubkan.

---Jika dari segi game bertarung, aku, aku jenis seperti se-set karakter yang hanya dapat menggunakan ultimate skill.

Kalimat tidak sopan dan mungkin kebenaran di sudut tertentu.

[Kekuatan] Tooi Cross terlalu [Bias].

Posisi, gerakan tubuh, keterampilan pedang, teknologi Arwah........semua kekuatan dan teknik diciptakan dengan kondisi kontrak dengan Dewi.

(Dalam beberapa bulan, aku melihat dia berlatih berkali-kali tapi......... aku merasa bahwa Tooi Onii-chan tetap memiliki dirinya selalu berjuang bersama dengan seseorang dari [12 dewi(nebulosa)])

10 tahun yang lalu, Tooi mungkin menuangkan seluruh waktunya hanya untuk menguasai [Deus Alma].

Itulah metode tercepat untuk mengalahkan raja iblis.

Berkat itu, ia mampu menggunakan kekuatan Dewi seperti anggota tubuhnya tapi sebagai imbalannya, ia tidak dapat memoles kekuatan pribadinya.

Ia mengikis setiap faktor tak perlu; ia bahkan memotong dirinya sendiri untuk mencapai itu –sebidang tanah dan tanah terjauh dengan polos pada satu titik.

Tooi Cross benar-benar dikhususkan dalam menggunakan kekuatan Dewi --- tidak; mungkin menyebutnya "Direndam" akan menjadi pilihan yang lebih baik.

Dia menggunakannya.

Dia direndam di dalamnya.

Benar-benar mendalam di dalamnya.

Apa yang diciptakan dari yang eksistensi tidak teratur dikenal sebagai [Tyrant Slayer].

Anggota pemberontakan melarikan diri terluka oleh tornado tak wajar lokal dan Kamaitachi[2] dan ditangkap lagi tanpa menyebabkan kekerasan.

[2] Youkai Jepang

Alua mengambil peran untuk menjelaskan situasi kepada polisi sehingga Tooi kembali ke rumah.

Setelah mandi ringan untuk mencuci keringat, aku bertanya tentang keberadaan Laila dari maid kepala Cecil yang kebetulan melewatiku, dan dia memberitahuku bahwa dia belum meninggalkan kamarnya.

Meskipun sore hari, rupanya dia masih tertidur.

(Dia begitu lemah terhadap pagi seperti biasa)

Dia dipaksa untuk tahu tentang bagaimana mengerikannya posisi tidur Laila dan seberapa buruk dia bangun selama melakukan perjalanan seluruh benua di pemanggilan terakhirnya.

Tooi menuju kamar tidurnya sambil mengingat kenangan lama.

(Kita perlu untuk membangunkan dia segera seperti biasa)

Sudah diatur bahwa dia akan pergi keluar dengan Laila sore hari. Dia tipe yang siap cepat untuk perempuan tapi, dia harus makan siang jadi mungkin yang terbaik untuk pergi membangunkannya.

Aku pergi menaiki tangga dan sampai di kamar Laila.

Tidak ada jawaban meskipun aku mengetuk. Setelah aku perlahan-lahan membuka pintu, rupanya ini sudah diduga, dia masih di tempat tidurnya tidur dengan nyaman.

"Sudah kuduga..........dan sekarang, bagaimana membangunkannya"

Dia mulai memikirkan rencana sambil melihat ke bawah pada Laila yang tidur.

Hal pertama yang muncul adalah untuk menarik selimutnya, tapi, ada banyak kali di mana Laila akan menanggalkan piyama di musim ini. Ketika dia melihat ke bawah, seperti yang diduga, piyamanya ada di sisi tempat tidurnya.

Jadi menarik selimutnya adalah tidak-----

(---tidak tunggu. Tidakkah itu menjadi alasan mengapa aku harus menariknya. Kalau aku menariknya sambil berpura-pura tidak melihat apa-apa, itu akan menetap sebagai kecelakaan.......tidak tapi, hati nuraniku akan.......tidak tidak tidak tapi, tidak setiap hari aku mendapatkan kesempatan ini........)

Sebuah perang sengit antara iblis dan malaikat di dalam hati-nya-ku. Setelah 10 detik menderita, Tooi entah bagaimana berhasil untuk mengurangi undangan iblis.

Karena aku tidak bisa memikirkan sesuatu, aku mencoba membangunkannya dengan menggunakan metode gemetar tua.

"Oi, Laila. Bangun"

"Hn......."

"Ini sudah siang. Kita berjanji untuk pergi keluar setelah makan siang kan?"

"Hn~~........kamu sangat berisik, Alua"

Dia hanya mengerang dan tidak ada tanda-tanda bangun.

Terlebih lagi, tampaknya dia masih bermimpi dan mengira Tooi adalah Alua yang biasanya orang yang akan membangunkannya.

Setelah Tooi mendesah ringan, ia mengoyang-goyangkan Laila bersama dengan selimut. Kemudian ekspresinya berubah tidak senang dan----

"HNN~~........Diam"

*GABAA*

Selimut di tempat tidur membuka seperti hewan karnivora.

"........Heh? "

Ketika ia terkejut, *Gulp*

Tooi ditelan dalam selimut. Jika ini terlihat dari sela-sela, adegan ini mungkin cocok dengan kata [Pemangsaan]. Orang di tempat tidur menarik lengannya dan dengan tegas membawanya ke dalam selimut.

(Eh, Ah...... Wha!? Ap-apa yang----)

"Fuhaha, kena kau, Alua"

Dalam selimut, yang bergumam dari jarak dekat adalah suara mengantuk Laila saat dia masih mengira Tooi adalah Alua.

Karena ia benar-benar tertelan dalam selimut, pandangan Tooi benar-benar tertutup dalam kegelapan. Namun, sensasi lembut terasa di seluruh tubuhnya, mengatakan kepadanya situasi rinci bahwa ia sedang berjuang.

(Tidak bagus.......ini tidak bagus sama sekali)

Tooi benar-benar terpaku padanya.

Kulitnya terbuka. Napas hangat. Dan bau manis khas perempuan menggelitik hidungnya.

Mungkin karena dia tidak bisa melihatnya, ia merasa aneh bersemangat. Tubuh kelas pertama Laila yang ia rasakan dalam gelap adalah luar biasa merusak.

Tanpa memperhatikan kegembiraan dan panik Tooi, penampilan pakaian dalam Laila bermain dengan tubuhnya dan memeluknya.

"Ha ha ha. Bagaimana Alua. Menyerah? Ini adalah hukuman untuk selalu mengganggu tidur cantikku "

Kamulah yang memberitahuku untuk membangunkanmu. Tooi tidak punya waktu untuk membalas itu sekarang.

Ia terjebak di antara pahanya yang berisi sementara lengan yang ramping menyerang ke pakaiannya dengan gerakan menggoda.

Dan yang lebih penting — payudaranya.

Payudaranya terlalu menggairahkan, itu merangsang tubuhnya karena meremas menjadi bentuk yang berbeda. Ini adalah penjara kesenangan yang tak terelakkan. Tooi tidak bisa bergerak sama sekali dan tidak punya pilihan selain menegang, dalam banyak arti.

"Hnn~`....? Apa ini Alua? Apa payudaramu berubah lebih kecil ketika aku belum menyentuhmu sementara waktu? Harusnya ada benjolan kecil tapi, ini seolah-olah kamu memiliki dada laki-laki hari ini......."


"Tu-tunggu......"

"Terlebih lagi, kenapa itu terasa seolah-olah kamu sudah menjadi lebih besar.......Tubuhmu membangun tulang semacam itu"

"St-stop.....muguh"

"Hn? Ada apa denganmu? Apakah kamu menempatkan sesuatu di antara selangkanganmu?"

"Eh!?"

"Ada apa dengan objek seperti batang ini.......? Un? Ini semakin keras semakin aku mencengkeram----"

"------WAKTU HABIS! Ini gawat!"

Setelah mencapai batas dalam banyak cara, Tooi berteriak dengan merah wajahnya. Dia mengayunkan pengekangan Laila dengan semua kekuatan dan melompat keluar dari selimut.

"Uwah, sangat terang......."

"Berapa lama kamu berencana untuk bermimpi, Laila! Ini aku, AKU!"

".......Hnnn"

Setelah menggaruk matanya beberapa kali, Laila membuat kerutan di antara alis dan memandang hati-hati padanya. Dia memiliki kasus rabun mata serius tapi, dia mungkin dapat melihat orang di tempat tidur yang sama sembari dengan mata telanjang seperti yang diharapkan.

Setelah hati-hati mengamati pada jarak dekat,

"U-uwaaaaaaa! Tooi!? "

Laila berteriak kaget dan melompat.

"Apa yang kamu lakukan !? Ka-kamu datang untuk melompat padaku di malam hari!?"

"Ini sore hari! Bagaimana aku bisa menyerangmu saat ini!..........Tidak, aku tidak akan datang di malam hari juga!"

"Lalu kenapa..........Mengapa kamu merangkak ke selimutku?"

"Aku ditarik paksa!"

"Mu......... begitu ya. Un.......jadi itu sebabnya"

Mungkin dia teringat tindakannya sendiri, Laila perlahan-lahan kembali tenang.

"Aah. Oh ya. Aku mengira kamu adalah Alua dan membuatmu merasakan [Laila Special Hold]-ku"

"Hmm, itukah nama gerakannya.........?"

"Tidak heran aku tidak bisa menemukan payudara. Rasanya aneh tapi, aku agak membiarkannya setelah berpikir [Yah, ini Alua jadi ini biasa saja]"

"......... Alua-chan akan menangis jika dia mendengar itu, tahu?"

"Ngomong-ngomong, tentang batang antara selangkanganmu"

Laila menatap tangannya seakan mengingat kembali perasaan itu.

Setelah itu, dia mengarahkan senyum setan nakal padanya.

"Fuu~~n. Begitu ya begitu ya. Sepertinya kamu sungguh menyala ya. Apa tubuhku menarik untukmu?"

Dalam menanggapi Laila mengungkapkan kesenangan tak terkendalinya, Tooi menunduk sementara mendapatkan perasaan kompleks penyesalan dan malu.

"Fufufu. Kamu benar-benar lemari cabul"

".......Yang benar saja. Setiap laki-laki akan menjadi seperti itu. Sebaliknya, berapa lama kamu berencana untuk memakai pakaian dalam saja? Bagaimana dengan menutupi dirimu sedikit saja?"

"Fuun. Menunjukkan dirimu pakaian dalamku setelah sekian lama, aku tidak merasakan apa-apa "

Tanpa berusaha untuk menutupi dirinya, Laila dengan berani membusungkan dadanya. Payudara raksasa itu hanya ditutupi oleh pakaian dalam tipis saja, bergoyang-goyang sedikit pada saat itu.

"Toh, kamu mungkin terangsang setelah melihat penampilan pakaian dalamku"

Laila tidak berhenti menyeringai.

Seorang wanita dengan pakaian dalamnya dan seorang pria menatapnya di dalamnya. Meskipun laki-laki akan menggugat pelecehan seksual dalam situasi ini tidak peduli berapa banyak pikiran yang dimasukkan ke dalamnya, Tooi merasa seolah-olah dia adalah dia adalah orang tanpa henti dilecehkan secara seksual.

1 tahun lalu, selama waktu ia bepergian dengan Laila, ada banyak kali ia menyaksikan tubuh telanjang berusia 17 tahun itu karena kecelakaan tapi, pesona dia sekarang bahkan tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya.

Dia tumbuh, dewasa membuat tubuhnya diasah dengan glamor.

"Ada apa, Tooi. Bagaimana dengan pendapatmu tentang ini?"

".........Aah"

Tooi mengangguk dan perlahan-lahan mengamati tubuhnya dengan hati-hati,

"Kamu sedikit...... lebih berisi"

Dia bergumam itu.

Dia serius seolah-olah dia telah sepenuhnya memikirkan hal itu.

Itu bukan sarkasme juga bukan sebuah penghinaan; ia benar-benar merencanakan untuk memujinya dengan caranya sendiri.

Sebenarnya, tubuh Laila menjadi berisi dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu. Ini jelas bukan berarti [gemuk] tetapi, sepertinya rasio daging menjadi sedikit lebih baik.

Dalam sedikit mengganti tekstur kulit halus dan kencang, dia memperoleh kebugaran dan kehalusan kualitas tertinggi; sesuatu seperti ekspresi semacam itu.

Toh, untuk Tooi, kata [berisi] adalah semacam pujian dan itu adalah ekspresi jujur dari emosi yang menyenangkan yang telah dibuat ketika ia menerima keterampilan [Laila Special Hold].

Namun, Tooi tidak tahu itu.

Dia tidak tahu bahwa kata [berisi], akan menjadi sebuah penghinaan diskriminatif tidak berbeda dari [gemuk] dan [Babi], tergantung pada bagaimana perempuan menganggap itu-----

"..............."

*Senyum*

Laila tersenyum dengan tenang.

Senyum yang begitu menakutkan itu akan membuat orang menggigil.

Dia turun dari tempat tidurnya dengan tenang dan berjalan pergi sementara hanya berpakaian dalam saja.

"Eh...... H-hei Laila? Mau kemana kamu dengan berpakaian begitu?"

"Bukankah sudah jelas? Aku akan berteriak sekeras mungkin di luar kamar dan menangis bahwa aku ditelanjangi olehmu ketika aku sedang tidur "

"Kamu mencoba membunuhku!?"

"Fufufu ....Fuhahahaha. Betul. Aku bahkan akan menambahkan pada kenyataan bahwa aku dibius kemarin. Tunggu saja, Tooi. Aku akan membangun fakta bahwa kamu adalah seorang maniak mesum yang memiliki fetish memperkosa perempuan ketika mereka sedang tidur"

"Harus ada batas pada memalsukan kebenarannya!? Aku tidak memiliki fetish pada memperkosa perempuan ketika mereka sedang tidur! Sebaliknya, aku lebih suka sebaliknya dan mendapati perempuan menyelinap di saat aku sedang tid----, tidak, lupakan saja lupakan saja. Pokoknya tunggu aku Laila!"

Tooi tidak memiliki petunjuk apa yang dia lakukan salah, tapi, ia berusaha keras untuk menghentikan Laila untuk melindungi status sosial dan martabatnya.

 

Beberapa jam setelah keributan ketika dia terbangun.

Laila Schut sedang berjalan di koridor markas pusat.

Dengan seragam militernya dikenakan rapi, penampilannya saat dia melangkah di sekitar dengan dadanya yang membusung, memiliki keagungan dan martabat yang cocok untuk seseorang dengan status perwira.

Namun dalam kasusnya, semakin dia berjalan dengan dadanya yang membusung, payudaranya yang sudah besar bahkan terlihat lebih mencolok.

(Berisi….Aah, aku bisa marah setiap kali aku ingat itu)

Bagian dalam Laila yang mendidih marah ketika dia mengingat peristiwa di pagi hari.

Dia sudah terpisah dari Tooi yang keluar dari rumah dengannya.

Keduanya memiliki hal-hal yang berbeda setelah sore hari. Laila menyiapkan kereta kuda untuk menghadiri sebuah konferensi di militer dan Tooi menemaninya setengah jalan di sana.

(Ya ampun, aku hanya bisa menggambarkan kurangnya kehalusan sebagai menyedihkan!)

Laila sedang marah hebat.

Dia benar-benar bermain polos setelah semua pelecehan seksual yang telah dilakukan.

(Toh, aku masih 26 tahu!? Aku tidak melorot karena usia tua......n-nggak aku tidak melorot, kupikir. Aku tidak melorot kan? Unn, itu salah........kan?)

Laila Schut dasarnya sombong dan angkuh dan biasanya diisi dengan keyakinan akan tetapi, sebagai seorang gadis, dia tidak punya pilihan selain merasa ragu tentang usianya sendiri.

Sejak ia bertemu kembali dengan Tooi Cross setelah 10 tahun, kecenderungan yang berubah terutama lebih kuat.

Tooi yang tidak banyak berubah sama sekali dari sebelumnya dan dirinya telah menua 10 tahun.

Ini hanya mungkin untuk tidak khawatir tentang perbedaan.

Meskipun dia perwira militer di usia muda, dia masih seorang wanita.

(I-itu benar..........aku menjadi lebih lemah dibandingkan dengan sebelumnya...... Sejak aku meninggalkan situs setelah bekerja di pusat, aku tak melakukan apa-apa selain kerja mental dan belum berolahraga akhir-akhir ini........)

Uuumu, Laila berpikir serius.

Dia menegaskan kondisi dagingnya dengan menyentuh pinggang dan pantat sebelum "Hei ini masih oke, tidak tapi menjadi ceroboh akan berakibat fatal padaku" ..........memikirkan itu. --- pada saat itu,

"Fuaaaa"

Dia menhadapi seorang pria ketika dia berbelok.

Itu adalah pria muda dengan tubuh ramping tinggi. Dia mengenakan seragam militer Kekaisaran tapi, kancingnya tidak dimasukkan ke tempatnya dan dikenakan dengan berantakan. Fitur wajahnya diatur dengan baik tapi, matanya sipit menjengkelkan.

Laila menyadari bahwa ia adalah orang yang menguap keras.

"Oh hei, bukankah ini MayJen Schut. Lama tak berjumpa"

Dia berbicara kepadanya dengan cara yang ramah. Ekspresi dan suaranya lembut dan ceria tapi, dia tidak akan mengarahkan mata sipit ke arah Laila. Itu diarahkan ke buku catatan penutup kulit hitam cerah di tangannya.

".......Ya, sudah lama. Mister Cougar"

Ekspresi Laila ketika dia menjawab kaku dengan jelas.

Itulah hasil dari entah bagaimana menahan jijik yang keluar.

(Aah...... .begitu ya.Orang ini menghadiri konferensi hari ini juga)

Untuk Laila ketika kenaikan militer, [Ekspresi buatan] [Menyembunyikan niat sejati] adalah tindakan sehari-hari baginya. Kadang-kadang dia membuat senyum puas. Kadang-kadang dia meneteskan air mata dengan bertindak dalam kesedihan. Dia bisa bebas mengendalikan ekspresinya dengan terampil membuat hubungan manusia.

Tetapi juga untuk Laila, ia tidak mampu untuk dengan sempurna mengendalikan ekspresinya ketika menghadapi orang di depannya ini.

Dia hanya tidak bisa menghentikan jijik tak tertahankan dan kebencian mengalir keluar.

Satu-satunya [Ahli Taktik] militer Kekaisaran.

Yang terjadi setiap kali dia bertemu Astarot Cougar.

"Fuaaaa. Oh maaf. Iyaaa, sebenarnya, aku tidak tidur banyak kemarin. Kupikir aku hanya tidur sekitar 2 jam. Ini sungguh sulit. Aah......... Aku iri orang bebas. Aku selalu diberikan pekerjaan untuk melakukannya jadi aku tidak punya waktu luang sama sekali"

"..................."

"Tentu saja untuk pekerjaan Militer, aku dikejar-kejar oleh profesi tulisanku belakangan ini. Itu saja, Anda tahu itu. Itu disebut [Batas waktu]. Ah, maaf maaf. Ini adalah perasaan yang orang-orang yang belum mengalaminya tidak akan mengerti. Aku mengucapkan itu menurut perasaanku"

"......................"

"Haruskah aku senang atau mengucap.....oh sungguh bermasalah, sepertinya itu terjual lagi, novelku. Sudah waktunya untuk istirahat jadi, aku berdoa dalam pikiranku [Jangan laku dulu] tapi..........itu terjual seperti kacang goreng lagi. Aku direcoki untuk melanjutkan dan sekarang aku sibuk. Akan lebih baik jika itu tidak laku.........uups, tidak bagus. Mengucapkan itu seperti sarkasme saja. Di dunia, ada segunung penuh penulis mengalami masalah membawa makanan ke meja"

"....................."

"Bahkan aku sering mengucapkan bahwa aku terlalu banyak bicara. Meskipun aku tahu itu tidak baik, pikiranku yang sebenarnya tidak bisa keluar dari mulutku. Aku buruk dengan tindakan tidak langsung mengganggu seperti menjadi rendah hati atau menyelamatkan muka. Karena itu, aku akhirnya bertengkar dengan lingkunganku........tapi, aku tidak bisa menahannya. Karena, itulah aku"

"..................... .."

Sangat mengganggu.

Laila mempertahankan kekuatan senyumnya dan sangat menyembunyikan pikiran yang sebenarnya.

Dia sama-----tidak, Astarot Cougar lebih menyebalkan dari biasanya.


(........Aku berharap orang ini akan mati karena beberapa jenis penyakit aneh)

Jujur, Laila membenci orang ini.

Daripada menyebutnya benci, itu lebih seperti penolakan fisiologis.

Dia tidak bisa bekerja sama dengannya sama sekali. Dia membenci segala sesuatu tentang dia. Dia tidak suka kepribadian terlalu sadar diri sama sekali. Rasanya seperti dia akan gatal-gatal hanya menatapnya.

Lagian; dia benar-benar menolak manusia yang dikenal sebagai Astarot tetapi, alasan mengapa Laila membencinya tidak hanya karena ketidakcocokan kepribadian mereka.

Bahkan dalam status mereka saat ini di militer, untuk Laila, Astarot adalah keberadaan seperti benjolan di atas matanya.

"Jadi sepertinya Mister Cougar menghadiri konferensi hari ini juga"

"Ya. Aku diminta hadir. Ini kebiasaan burukku yang tidak mampu untuk menolak permintaan. Jujur saja, aku benci hal-hal seperti pertemuan dan diskusi. Aku hanya mau tak mau merasa bahwa sekelompok manusia bertengkar tanpa henti hanya membuang-buang waktu. Oh Anda tahu, aku tipe yang suka untuk memutuskan apa yang ingin kulakukan"

Aku tidak tahu sialan, ia menelan kata-kata tersebut.

"Apa boleh buat. Mister Cougar adalah ahli taktik berbakat yang militer Kekaisaran banggai. Setiap orang meminta pendapat Anda"

Dia memberinya pujian sopan.

Ahli taktik.

Semacam posisi yang tidak berwujud asli di militer Kekaisaran Arludea.

Astarot adalah gelandangan dari negara lain dan tersesat ke negara ini sekitar 10 tahun yang lalu.

Rupanya ia awalnya tinggal di sebuah desa di dekatnya sebagai [penemu]. Putri pertama meletakkan mata padanya setelah mengamati dirinya memiliki kemampuan kalkulatif unik dan keahlian khusus inovatif sebelum memindahkan dia ke ibukota kekaisaran. Sejak saat itu, ia menjadi pendukung dari faksi yang dipimpin oleh putri pertama dan sangat terkait dengan politik dan strategi militer.

Berbicara meyakinkan – Astarot memiliki bakat menakutkan.

Dia telah muncul dengan banyak penemuan yang akan menggantikan penemuan yang ada, menunjukkan beberapa strategi yang berguna, dan banyak memberikan kontribusi kepada militer Kekaisaran. Bakat yang tidak berhenti hanya di militer; bahkan telah muncul di semua bidang seperti teknik mesin, arsitektur, sastra, musik dan seni.

Setelah kekalahan raja Iblis, pada dasarnya setelah Tooi Cross mengalahkan Raja Iblis Hadar, pria ini dapat digambarkan sebagai orang yang berkontribusi paling banyak ke Kekaisaran hingga saat ini selama 10 tahun.

Dengan prestasinya semuanya mengakui, kaisar memberikan Astarot title [Ahli Taktik] generasi pertama.

Dia tidak akan dikontrol oleh bangsawan feodal dan jajaran Militer, dan akan menggunakan status bebas untuk memberikan saran/mencampuri urusan dalam negeri – ini adalah hak istimewa yang diberikan kepada ahli taktik Astorot Cougar.

(......sungguh kisah sukses yang kacau)

Laila mengutuknya dalam pikirannya.

Meskipun dia meraih status jenderal di usia muda dari pertengahan dua puluhan, ia merasa benar-benar kesal dan marah pada sukacita jelas Astarot tentang statusnya yang lebih tinggi dari miliknya ketika mereka hampir pada usia yang sama.

Meskipun Laila adalah putri bangsawan besar membanggakan Arludea – keluarga Schut, status yang ia dicapai dengan sepenuhnya menggunakan otoritas rumahnya, dengan mudah diperoleh seorang pengembara asing hanya dengan pengetahuannya sendiri. Ini normal saja ini tidak lucu baginya.

"Apakah MayJen Schut menghadiri konferensi hari ini juga?"

"Iya"

"Kini menyenangkan. Jika MayJen Schut hadir, mungkin akan berakhir cepat. Dalam petinggi Militer, kupikir orang seperti Anda mampu menjaga levelku"

Sangat mengganggu.

Laila membunuh emosi dan membuat senyum ambigu. Ini adalah satu-satunya orang yang tahu tentang Laila yang akan membuat dia begitu muak meskipun dia memujinya sebanyak ini.

Kepribadian mengganggu dan bakat konyolnya.

Itulah alasan mengapa Laila muak dengan Astarot.

"Ah. Setelah dipikir-pikir, MayJen Schut, bagaimana generasi ke-2 lakukan?"

Sambil melihat ke bawah pada catatannya, Astoroth bertanya seolah-olah ia ingat itu.

Generasi ke-2 mengacu pada Tooi Cross yang saat ini tinggal di rumah Laila.

Dia sedang disebut dengan title semacam [generasi ke-2] dan [penerus Tooi Cross].

Tentu saja dia adalah pahlawan yang mengalahkan Raja Iblis – pada dasarnya orang yang sama dengan generasi ke-1 tapi, untuk menjelaskan tentang dirinya yang belum berusia tua karena berbagai alasan; itu lebih mudah untuk mengucapkan bahwa dia adalah generasi ke-2 sebagai gantinya.

"Meskipun Anda bertanya bagaimana...... aku hanya bisa mengatakan bahwa ia normal. Sama seperti generasi ke-1, ia tinggal di rumahku. Dewi [Angin Ganas] Ryura Vega dengan patuh menaati dirinya untuk saat ini"

"Itu sangat baik. Tapi bagaimana aku harus mengucapkan ini..........MayJen Schut benar-benar beruntung ya. Bersama dengan 10 tahun yang lalu, Anda menambahkan bahwa manusia bisa menggunakan kekuatan Dewi di bawah kendali Anda lagi. Anda benar-benar beruntung"

"Tidak tidak. Keberuntunganku tidak bisa dibandingkan Mister Cougar "

"Aku berharap Anda akan mengajariku bagaimana untuk mendapatkannya. Aah.......tapi, itu metode menyenangkan bahwa laki-laki tidak bisa lakukan? Jika itu yang terjadi maka aku ingin Anda untuk mengajariku itu di tempat tidur"

"Aku akan menerima tawaran itu kapan saja Anda inginkan. Kupikir wartawan surat kabar akan senang untuk menulis sebuah artikel tentang setengah kondisi bawah ahli taktik jenius militer Kekaisaran, Astarot Cougar "

Laila menanggapi dengan cara yang akrab untuk sarkasmenya dan pelecehan seksual akan tetapi, Astorat tersenyum dan menunjuk ke arahnya didepannya.

"Anda lulus. Itu bagus. Hal itu tidak akan menarik untukku kalau Anda tidak membalas sebanyak ini"

Ia mengucapkan itu.

Hal ini cukup jelas bahwa niat membunuh mendidih dalam dada Laila.

"Nah, terlepas itu, ini benar-benar menarik. 10 tahun telah berlalu sejak Tooi Cross menghilang dan ksatria Dewi yang memproklamirkan diri sebagai generasi ke-2 muncul lagi. Mari kita perhatikan apa yang pemuda itu akan membawa kita oke"

Sementara mengucapkan itu dengan bahagia, Astaroth menurunkan pandangannya ke objek mirip catatan di tangannya. Dia kemudian menggunakan jari di tangan yang lain untuk menyentuh buku catatan dibuka berkali-kali.

".........Aku telah bertanya-tanya ini sejak sebelumnya, tapi, apa maksud tindakan memegang itu, Mister Cougar?"

Astarot selalu berjalan berkeliling dengan buku catatan berkulit hitam kecil. Setiap kali ia berjalan, setiap kali ia berbicara kepada orang lain, ada banyak kali pandangannya diarahkan ke buku catatan itu. Itu tidak seperti dia menulis di buku itu dan kadang-kadang; ia akan membuat tanda seperti silang dengan jemarinya.

"Hn? Aah, Anda tidak perlu khawatirkan hal ini. Ini semacam ritual"

"Semacam ritual.......?"

"Ini adalah tindakan agama di kotaku. Di negara itu, tidak peduli bila kita sedang makan atau berjalan-jalan, banyak orang akan menyentuh [buku suci] mereka di tangan mereka dengan jemari mereka. Ini aneh kan?"

"……Itu benar"

"Tapi, orang-orang tidak ada yang menyadari hal ini dan tidak akan mempertanyakan ini. Itu pada dasarnya apa yang Anda sebut kelompok dan pada waktu yang sama sebuah negara---kalau begitu. Sementara kita sedang mengobrol menganggur ini, kukira sudah waktunya "

Setelah Astarot selesai menyentuh [buku suci], ia menutupnya dan memasukkannya ke dalam saku seragam militernya.

"Dapatkah aku mengharapkan sesuatu dari Anda untuk konferensi hari ini, MayJen Schut? Itu karena bagian utama untuk hari ini, adalah masalah tercinta Anda mengenai [12 dewi(Nebulosa)]"

Seolah ingin memprovokasi dia, atau mungkin seolah-olah untuk menguji dirinya, Astarot memberitahunya.

"Dewi [Permaisuri Perang] – Zesca Aldebaran. Toko senjata yang dibangun oleh dewi yang telah berkembang ke tingkat di mana ia tidak bisa lagi mengabaikannya. Aku bertanya-tanya bagaimana Anda dan Tooi Cross generasi ke-2 akan menyelesaikan masalah ini.......... "

Bagian 2

"Hnaa~~ Tapi kamu tahu Too-kun~~"

Lantai terendah dari basement bawah tanah penjara pertama ibukota Imperial.

Hidup malas dalam penjara, La Shii Fomalhaut menguap khas saat membuka mulutnya dengan letih.

"Aku merasa agak rumit kalau kamu datang menemuiku sesantai ini, hanya karena kamu tinggal di dekatnya~~"

"Tidak apa-apa kan? Aku merasa seperti melihat wajahmu"

"Kamu tahu~~ aku ingin tinggal di posisi bos terakhir. Aku ingin Too-kun bertarung, bertarung; bertarung dan bertarung......... menjadi sangat benar-benar kuat dan akan datang untuk menantang musuh terkuat, itulah aku, semacam itu? Itu sebabnya, aku agak~~ merasa bahwa semuanya kacau kalau kamu datang begitu peduli dengan bebas meskipun tidak ada bahasan yang penting"

"Aku tahu kamu akan berpikir seperti itu jadi aku datang ke sini untuk bermain karena aku bebas"

"Aah~~ begitu ya~~. Jadi itu satu kerugian. Ahaha~~ aku tahu, Too-kun sungguh menarik "

Setelah mendampingi Laila ke Markas Pusat, tempat Tooi menuju setelah turun kereta kuda setengah jalan adalah penjara pertama ibukota Kekaisaran di mana La Shii tinggal.

Awalnya, tempat ini membutuhkan beberapa tumpukan dokumen untuk hadir tapi, karena Tooi terkenal di militer sebagai [Generasi ke-2], ia akan memasuki lantai terakhir dengan lewat wajah.

Dewi [Ruang & Waktu] – La Shii Fomalhaut.

Mungkin sulit untuk percaya dari tindakan riangnya, kata-kata dan penampilannya hanya dapat dilihat sebagai seorang gadis muda tapi, dengan dewi yang memiliki kekuatan yang luar biasa, dia adalah pemilik kekuatan yang ada di dimensi lain dibandingkan dengan mereka.

Semua orang menerima kenyataan bahwa dia Dewi terkuat dalam [12 dewi(Nebulosa)].

Namun, karena dia memiliki kepribadian malas yang menakutkan yang berbeda dengan kekuatannya, dia tidak aktif sekarang dan terlibat dalam kehidupan di mana dia tidur setiap hari.

Beberapa hari yang lalu, Tooi dan La Shii bersatu kembali setelah 10 tahun dengan Laila membimbing dia ke sini.

Dia menerima Zodiac darinya dan mereka bersumpah untuk melawan dengan taruhan pantat mereka dijilat.

Secara kasar, mereka berpisah dengan ketegangan dimana itu seperti [aku pasti akan mengalahkanmu].

Meskipun semua itu, Tooi saat ini mengunjungi dia secara alami.

Tidak ada alasan khusus untuk ini.

Dia datang karena ingin melihat wajahnya. Mampu melakukan sesuatu ini secara alami adalah kepribadian pria bernama Tooi Cross.

Keduanya berada di dalam sebuah penjara bermain catur. Ada berbagai mainan di penjara di mana La Shii hidup karena keegoisannya.

Permainan catur ini dimulai dengan alasan tertentu, tapi..........isinya semua mentah.

"Baiklah. Oke, Too-kun, sekakmat~~"

"Tidak itu bohong. Kuda tidak bisa pindah ke sana"

"Eh~~ tidak bisa bergerak seperti ini?"

"………seharusnya"

"Oh biarkan saja. Kudaku adalah kasus khusus~~"

"Kalau memang begitu maka, aku akan castling. Mengubah posisi pion dan raja"

"Eh~~. Apa itu, itu curang~~"

"Ini tidak curang. Aku yakin bahwa ada aturan seperti ini dalam buku. Bukunya adalah manga yang disebut [Petualangan agung Dai]"

"Kemudian aku mengubah posisi dengan Too-kun. Memutar papan catur~~"

"Uwaah, apa yang kamu lakukan, Shii. Aaah, semua bidaknya jatuh"

"Tidak apa-apa tidak apa-apa. Kamu hanya perlu menempatkan kembali setelah jatuh~~. Sama seperti kehidupan"

"Jangan berpikir semuanya akan terdengar dalam kalau kamu mereferensikan itu ke kehidupan. Baiklah. Mari kita membuat perbaikan sederhana"

Sebuah permainan antara pemain yang tidak memiliki pengetahuan yang benar dari aturan, terlihat membosankan dan kacau oleh perspektif penonton tetapi, keduanya cukup senang.

Papan ini perlahan-lahan diisi dengan kekacauan dengan tangan 2 pemula, dan akhirnya mereka menumpuk bidak catur tinggi-tinggi dan mulai memainkan permainan yang mirip dengan Shogi Jenga.

"Kalau dipikir-pikir, Shii"

Sementara memindahkan bidak catur tanpa membuat suara apapun, Tooi mengucapkan itu.

"Aku mendengar ini dari Alua-chan hari ini, tapi, ada seorang ksatria Dewi selain aku. Sesuatu tentang mantan kapten militer Kekaisaran"

"Hnnn? Apa, Too-kun khawatir tentang itu?"

"Sedikit"

"Too-kun benar-benar serakah~~. Atau memanggilmu genit lebih tepatnya? Meskipun kamu memiliki kami, kamu masih ingin Dewi lagi?"

"Tidak. Aku hanya ingin tahu tentang Dewi yang membuat kontrak dengan orang itu. Shii, kamu tahu Dewi itu?"

"Un~~. Nah, aku bertemu beberapa kali sebelumnya kurasa~~."

"Fuun. Begitu ya"

Tooi mengangguk dan jatuh ke dalam pikiran.

Dewi [Kutub Langit] – Ilum Elta Sirius.

Dia mendengar sedikit Dewi itu dan sang kontraktor Sachs Hayern dari Laila ketika mereka berada di kereta kuda----

 

"Ini berarti bahwa ada orang-orang yang tidak memperjuangkan keinginan dan ambisi mereka dengan kehidupan mereka seperti kamu dan aku"

Kenapa Hayern berhenti menjadi kapten? Dalam menanggapi pertanyaan sederhana Tooi, Laila menatap bangunan yang lewat di luar gerbong dan menjawab dengan tidak tertarik.

"Mantan kapten Hayern mengambil lompatan besar dalam keberhasilan sejak ia membuat kontrak dengan Dewi tetapi, ia tampaknya memikirkan setengah-setengah melalui keberhasilannya. [Sungguh bodoh untuk bekerja di militer karena aku memiliki kekuatan ini]"

"..................."

"Setelah itu, Hayern mengabaikan suara-suara dari lingkungan dan segera berhenti menjadi militer. Dengan syarat bahwa ia akan berdiri di garis depan selama hal-hal penting, ia merobek uang dan tanah dari Kekaisaran dan memiliki liburan senggang aneh di sekitar perbatasan selatan"

"............Mungkinkah mereka bahkan mengabaikan cerita gila begitu?"

"Kekuatan Dewi adalah alasan mengapa cerita gila ini diabaikan"

Laila meludah kata-kata tersebut.

"Baginya, daripada mendapatkan status sosial atau otoritas, hidup memanja diri setiap hari lebih penting baginya"

Tooi tercengang.

(.......Ini semacam perasaan menang 3 milyar yen dari lotre sehingga tidak apa-apa untuk keluar dari perusahaan tempat dimana aku bekerja, seperti itu?)

Bukan berarti Tooi tidak bisa mengerti cerita ini karena ia tidak memiliki kepentingan dalam otoritas juga.

Jika dia bisa mendapatkan uang tanpa bekerja, maka tidak perlu bekerja. Jika ia tidak memiliki fiksasi dengan status sosial dan penampilan sosialnya itu, ia bisa mengabdikan hidupnya untuk hobinya.

(Aku bisa mengerti dia----tapi)

Tapi, dia hanya tidak bisa menerima ini sekali ia berpikir tentang uang yang diberikan kepadanya adalah uang yang dibuat oleh organisasi militer yang dibentuk oleh uang pajak masyarakat.

"...........Hei tunggu dulu Laila. Jika ia berjanji untuk bergerak bila ada hal-hal penting, lalu bagaimana dengan masalah Ryura sebabkan tempo hari? Bukankah itu disebut suatu hal yang penting"

"Kami menyerukan dia berkali-kali. Tapi, ia menolak dengan berbagai alasan"

"..........Dia tidak punya niat untuk melawan kan?"

"Itu mungkin terjadi. Tapi, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jika dia pergi mengamuk dalam skenario kasus terburuk dan pemberontakan untuk negara-negara lain maka akan menjadi masalah. Hal ini akan baik-baik saja jika kita bisa membuatnya tetap puas dengan sedikit uang. Ini adalah keberuntungan bahwa kita bisa membuat keputusan yang jelas itu, Sachs Hayern adalah orang yang membosankan tanpa ambisi dan cita-cita"

Dalam bertentangan dengan kata-katanya, Laila merasa jijik.

Laila memiliki tujuan besar untuk mencapai puncak Militer dan sepenuh hati berjuang menuju tujuan itu tanpa pilih-pilih tentang metodenya, dari perspektif Laila, ia memiliki sudut pandang yang benar-benar menolak gaya hidup Sachs Hayern karena ia menginginkan stabilitas hidupnya melalui kewenangan.

 

"Pemikiran mantan kapten Hayern........Yah, bukan berarti tidak mengerti dia"

Tooi mengucapkan itu sambil melihat La Shii dan diam-diam memindahkan bidak catur.

"Apa yang aku tidak mengerti adalah tentang Ilum Elta Sirius. Mengapa dewi itu akan membuat kontrak dengan seorang pria berbakat dan tanpa tujuan seperti dia......."

"Entahlah~~. Ini tak berguna untuk mencoba berpikir tentang tindakan I-tan. Toh dia cukup aneh. Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan sama sekali~~"

"........Lihat siapa yang sedang berbicara"

"Ahaha~~. Benar juga~~ "

Shii tertawa.

"Nah, karena aku tidak tahu apa yang I-tan pikirkan, kupikir itu akan sia-sia tidak peduli berapa banyak Too-kun pikirkan--- jadi, Too-kun hanya harus berpikir tentang [12 dewi(Nebulosa)] tanpa mencoba untuk menipu kami oke?"

La Shii sedikit membuka mata mengantuknya.

"Sudah waktunya mereka menetap informasi tentang Ze-tan benar?"

"..........Seperti biasa, itulah telinga iblis yang kamu miliki. Aah, benar juga. Laila dipanggil ke Markas Pusat karena hal itu. Mereka memutuskan kebijakan mendatang dalam konferensi hari ini"

"Sungguh menjengkelkan~~. Ze-tan adalah yang membuat keributan besar sehingga keberadaannya sudah diketahui benar~~? Lalu mengapa tidak langusung ke sana sendirian, meyakinkan/melawan dia? Too-kun sudah membuat kontrak dengan Ryu-tan jadi, kamu tidak punya alasan untuk meminjam kekuatan Kekaisaran lagi benar~~?"

Memang benar bahwa ia tahu di mana Zesca berada.

Tidak perlu untuk mencarinya, dia keberadaan terkenal sejak ia membuka sebuah perusahaan di bawah namanya dan berani melakukan bisnis.

Jika ia menggunakan kekuatan Ryura, mungkin untuk terbang langsung ke tempat tinggal Zesca saat ini – Markas Aldebaran company.

Tapi----

"Aku tidak bisa melakukan sesuatu yang tidak bijaksana"

Tooi mengucapkan itu

"[12 dewi(Nebulosa)] akan tetap monster kalau aku melakukan itu"

Sekarang di benua Renous, nama Tooi Cross memegang 2 arti pahlawan dan pidana.

Itu karena banyak dari [12 dewi(Nebulosa)] yang ia lepaskan menyebabkan masalah di benua itu.

Karena itu, ada banyak kerusakan yang disebabkan oleh Dewi jadi, [12 dewi(Nebulosa)] juga diperlakukan sebagai penjahat oleh banyak manusia seperti bagaimana mereka memperlakukan Tooi.

Tidak – itu jauh lebih sederhana untuk memikirkan mereka karena hal ini karena mereka bukan manusia.

Dan itu, Monster.

".......Ahaha ~~ "

La Shii diam sebentar tapi, dia segera mengeluarkan senyum lambat yang biasanya.

"Apa yang kamu ucapkan, Too-kun. Kita adalah, monster. Kita tinggal bagaimana kita inginkan dan manusia yang melihat itu akan menyembah kita sebagai [Tuhan~~] ketika itu nyaman bagi mereka, dan setelah itu menjadi nyaman mereka akan mulai takut pada kita sebagai [Monster~~]. Itu saja~~"

"Aah, aku tahu. Tapi—aku benci itu"

Jika---

Jika Tooi membersihkan semua masalah tidak baku Dewi yang menyebabkan seluruh benua meminjam kekuatan Dewi yang membuat kontrak dengannya, maka apa yang akan dunia pikirkan?

Nama Tooi mungkin menyebar sebagai pahlawan lagi. Tooi generasi ke-2 mungkin ditetapkan sebagai pahlawan baru.

Tapi, nama [12 dewi(Nebulosa)] masih akan tertutup dalam kotoran.

Sebagai [Monster yang akan melakukan apa saja, jika tidak untuk Tooi Cross] mereka mungkin akan membuka dunia sebagai target ketakutan dan sasaran.

Mereka mungkin akan diperlakukan sebagai monster seperti sekarang atau bahkan lebih buruk.

Itulah mengapa-----

"Aku ingin membuat kalian semua mematuhiku dengan menggunakan cara yang positif sebanyak mungkin."

".......Jadi itu mungkin kalau kamu memiliki bantuan Laila?"

"Yeah. Kalau Laila berdiri di puncak militer maka pikiran militer akan berubah juga. Setelah pengalaman perubahan Militer, para bangsawan dan warga perlahan akan mengubah pikiran mereka juga"

"..........."

"Yah, itu [Sebisa mungkin] tentu saja. Aku akan menolak jika perintahnya terlalu ceroboh dan aku mungkin akan menjadi musuh mereka kalau aku tidak menyukainya. Yah, bukan berarti orang-orang itu adalah sekutu kami akan tetapi, ada orang-orang seperti Laila dan Alua-chan dalam militer yang akan mengerti----"

"----Itu egomu, Too-kun"

La Shii mengucapkan itu.

Dia membuat seringai kejam seolah-olah dia mencemoohnya.

Dia membuka matanya dengan silau dan memancarkan tekanan khusus.

"Kita tidak merasakan apa-apa tentang diperlakukan sebagai monster oleh manusia. Kita tidak ingin manusia seperti kita maupun kita tidak ingin berbaur dengan masyarakat manusia. Kita tidak akan tinggal diam kalau kamu melakukan sesuatu seperti itu untuk kepuasan dirimu sendiri, tahu?"

"Aku tahu. Semua ini adalah egoku – tapi, aku harus melewati ego ini"

Tooi tidak mundur dari tatapan luar biasa dan berani menjawab kembali.

"Aku hanya tahu. Tidak ada seorang [12 dewi(nebulosa)] nyaman diperlakukan seperti monster. Mungkin ada beberapa yang membenci manusia tapi, tidak ada seorangpun yang senang dibenci oleh manusia"

".....kamu terdengar seperti kalau kamu tahu apa yang kamu ucapkan"

"Biar aku ucapkan ini setidaknya"

Tooi mengucapkan ini.

"Aku adalah orang yang akan membuat kalian mematuhiku sekali lagi"

 

Setelah Tooi Cross pergi, La Shii tidak bergerak dari tempatnya untuk sementara waktu.

Matanya tertutup tapi ia tidak tidur.

Dia dengan hati-hati merenungkan.

Tentang lawan yang ia hadapi sekarang dengan dewan di antara mereka.

Tentang tuan yang dia digunakan untuk taat.

"......Sudah kuduga, Too-kun sungguh menarik~~"

La Shii sedikit membuka matanya dan bergumam pada dirinya sendiri.

"Dia hanya begitu aneh~~. Toh, ia berpikir untuk mencoba untuk melindungi kita pada manusia biasa~~"

Dia mencoba untuk melindungi Dewi yang tidak manusiawi yang mana pemilik dari kekuatan yang luar biasa.

Itu hanya seperti membantu seorang gadis kecil pemalu yang tidak cocok di dalam kelompok.

Sebaliknya dengan banyak orang yang putus asa mengulurkan tangan mereka untuk keberadaan dikenal sebagai Dewi, untuk menggunakan kekuatan mereka untuk tujuan mereka sendiri----dia mengulurkan tangannya ke Dewi.

"Apakah dia kesempatan besar, atau hanya idiot, atau mungkin......... serakah sampai tak berdaya. Tidak peduli apa itu, ini menarik~~. Aku hanya tidak bisa bosan menonton dia – kamu berpikir begitu kan?"

Mi-tan?

La Shii mengucapkan itu.

Dengan mata mengantuk, tanpa bingung bahkan untuk sesaat, dia secara alami mengucapkan nama itu.

Kata [tan] adalah cara hormat La Shii. Dia hanya akan memanggil makhluk tidak manusiawi sama dengan dia – sang Dewi [tan] untuk menunjukkan rasa hormat dia pada mereka.

"----Aku melihat bahwa kamu menyadari diriku. La Shii Fomalhaut"

Suara.

Sebuah suara yang tenang dan magis bergema dari mana-mana.

Segera, garis bentuk perempuan perlahan muncul dari ruang yang seharusnya kosong.

Ia adalah gadis mungil dalam jubah berwarna padat.

Dia telah mengatur fitur wajah yang tampak seperti boneka dibuat halus akan tetapi, karena kedua matanya tertutup dengan penutup mata lebar, tidak mungkin untuk melihat matanya.

Dengan pakaian dan kedua matanya tertutup, ia memberikan kesan misterius untuk orang-orang yang melihatnya. Ia adalah wanita muda yang memiliki penampilan dunia lain yang tidak tampak nyata.

Dia berdiri di mana Tooi berada tadi dan melihat ke bawah pada La Shii.

Meskipun dengan mengucapkan itu, karena kedua matanya tertutup oleh penutup mata, [Melihat ke bawah] mungkin bukan ekspresi di sini.

"Tentu saja aku menyadari~~. Siapa kamu pikir aku? Lama tidak bertemu~~ Mi-tan"

Dewi yang muncul di depan La Shii adalah salah satu [12 dewi(Nebulosa)] yang digunakan untuk mematuhi orang yang sama.

Dewi [Serba tahu] – Minami Acrux

Ia adalah Dewi yang menguasai kebijaksanaan dan masa depan dan diperintahkan untuk dapat memprediksi segala sesuatu di dunia ini.

"Atau apa, harus aku sebut kamu paus ke-1 dari tanah suci Sazaria?"

"Ternyata, berita tentang Tooi kembali benar"

Minami tidak menjawab pertanyaan La Shii dan jelas melanjutkan.

"Aku datang setelah aku mendengar desas-desus bahwa ada penerus kekuatannya tapi.........seperti yang diharapkan, itu Tooi sendiri"

"Informasi cepat mencapaimu~~. Aah, Iyaa......... Jika kelak aku akan memuji kemampuan penyebaran informasi Laila-chi? Rupanya, menyebarkan desas-desus seperti ini adalah salah satu rencana mereka untuk membangun kembali kontrak kami"


"Membuat kembali kontrak kami.....Fuun. Betapa bodohnya"

Suara tenang nan kerasnya sedikit penuh dengan amarah.

"Hanya ketika aku pikir dia muncul setelah 10 tahun............... berpikir dia sedang memikirkan sesuatu seperti itu. Jadi kekuatan kita Dewi, adalah berharga untuknya"

"Hnn~~, itu adalah bagian dari alasannya tapi, belum semua. Alasan mengapa Too-kun ingin kita bukan untuk [Gunakan] kita, itu untuk [Lindungi] kita tampaknya"

"Apapun itu, sungguh gangguan untukku. Alasan mengapa aku mengulurkan tanganku untuk Tooi 10 tahun yang lalu karena aku [Lihat] masa depan pemuda yang mengalahkan Hadar. Setelah keberadaan mengganggu perdamaian dunia hilang, tidak ada alasan bagiku untuk menemani kepuasan dirinya"

"Itu benar~~. Semuanya kepuasan diri Too-kun. Tapi, sepenuhnya menyadari bahwa semuanya hanya kepuasan diri dan bekerja dengan berani dan serius untuk memenuhi kepuasan diri itu, itu hanyalah Tooi"

"Kamu tampak seperti kamu menikmati ini, La Shii"

Minami mengucapkan itu. Sebagai tanggapan, La Shii tersenyum.

"Aku bersenang-senang~~. Aku benar-benar senang sekarang bahwa Too-kun kembali"

Rasa ingin tahu yang tak berdosa dan tak berujung ditunjukkan di mata setengah terbukanya.

Seperti anak polos mengejar kupu-kupu untuk bersenang-senang, atau, anak polos yang menarik sayap kupu-kupu untuk bersenang-senang.

"Apakah Mi-tan senang bahwa Too-kun kembali?"

"Aku senang --- jelas tidak"

Minami dengan egois mengucapkan itu. Suaranya sedingin es.

"Seperti aku ucapkan tadi, ini merupakan gangguan"

"Oh betapa anti-sosial~~. Berbicara tentang Mi-tan, kamu pencipta [12 dewi(nebulosa)]"

"......................"

Tanpa menjawab kembali, Minami menghadapi punggungnya pada La Shii.

"Dalam 10 tahun, dasar negara yang ideal akan hampir selesai. Aku tidak akan berdiri tenang jika dia melakukan sesuatu yang tidak perlu"

"Toh, saat Mi-tan adalah pemimpin tertinggi negara meskipun negara kecil~~. Kamu telah bekerja keras untuk 10 tahun terakhir ini juga...... yah, aku bersimpati dengan motifmu"

"La Shii. Kalau kamu bertemu Tooi lagi – Katakan padanya, bahwa tanah suci Sazaria adalah negara impianku yang kubuat. Kalau kamu berencana untuk menghancurkan [Negara(Dunia)]-ku, maka aku akan menjadi kejam"

"Kalau aku ingat ~~"

Sosok Minami perlahan menghilang di penjara. Saat yang sama suara lantai batu penyadapan menghilang, sosoknya benar-benar pergi.

"Hnaa ~~"

Setelah ditinggalkan sendirian, La Shii menguap keras.

"Kupikir aku terlalu banyak bicara hari ini jadi aku lelah sekarang~~. Kupikir aku berbicara selama minimal 1 bulan lebih, kukira aku akan tidur selama 1 bulan"

Dengan gerakan merangkak, ia membungkus dirinya dengan selimut favoritnya dan berguling di tempat tidur. Sebuah suara tidur nyaman mulai muncul setelah beberapa detik.

Dunia ini pasti bergerak berkat kembalinya Tooi Cross.

Apakah itu untuk menyelesaikan kekacauan.

Atau --- Apakah untuk menghancurkan stabilitas.

Apa Dewi [Ruang & Waktu] La Shii Fomalhaut, pikirkan pada situasi ini dengan Tooi dan [12 Dewi(nebulosa)], atau mungkin dia tidak memikirkan apa-apa.

Satu-satunya hal yang pasti adalah bahwa wajah tidurnya sangat lucu.

Bagian 3

Tepat ketika Tooi kembali ke rumah Schut, adegan dia melihat Laila menghadapi datar ke meja kantornya yang cocok dengan 4 huruf kata *Slump*.

".........Hei, Alua-chan? Apa yang terjadi di sini?"

"Onee-chan sudah seperti ini sejak dia kembali........seseorang yang tidak ia sukai menghadiri konferensi hari ini dan itulah alasan mengapa dia bosan. Rupanya, dia terlibat dengan itu atau orang itu dengan cara lain selama konferensi."

"Fuuun? Ada seseorang yang Laila tidak suka? Meskipun ada banyak orang yang tampaknya tidak menyukai Laila.......aduh"

Sebuah pena dilemparkan atas dari meja kantor memukul kepalanya. Meskipun dia lelah, sama seperti Laila untuk tidak melewatkan penghinaan terhadap dirinya.

Alua terus menjelaskan kepada Tooi yang menepuk kepalanya.

"Apa Tooi Onii-chan tahu Astarot Cougar-san?"

"Aku mendengar namanya saja. Dia satu-satunya pelatih Kekaisaran kalau aku benar"

Itulah nama yang ia dengar beberapa kali ketika ia berjalan di kota.

Ini nama dia tidak tahu kapan ia dipanggil ke dunia lain terakhir kali tapi – setelah 10 tahun, ia menjadi begitu terkenal sampai tidak ada seorang pun di ibukota kekaisaran yang tidak tahu namanya.

"Laila. Apa kamu tidak menyukainya?"

Laila sedikit mengangguk ketika ia bertanya.

"Kenapa kamu tidak menyukainya?"

".......karena dia menjengkelkan"

Laila diam-diam menghinanya sebelum menutup mulutnya. Sepertinya kondisi mentalnya didorong ke sudut. Orang macam apa Astarot Cougar yang melemahkan Laila yang memiliki kulit sangat tebal dan mental kurang ajar, sejauh ini.

"Alua-chan, dia benar-benar menyebalkan?"

"Entahlah......... aku tidak sering berbicara dengannya. Dilihat oleh prestasinya, dia adalah orang yang sangat baik. Usahanya ditampilkan di beberapa bidang lain selain menjadi seorang Ahli Taktik. Misalnya.........oh ya, motor ini dikembangkan di bawah ide Cougar-san"

Motor adalah kendaraan baru dikembangkan di ibukota Kekaisaran beberapa tahun yang lalu.

Bentuknya sangat mirip dengan motor di dunia Tooi sebelumnya. Tapi karena bahan bakar adalah energi Arwah dan bukan bensin, hanya orang-orang yang terampil dalam teknologi Arwah dapat menggunakannya dan apa lagi karena itu mahal, itu masih belum tersebar ke publik.

"Apa yang berikutnya........ kegiatannya sebagai penulis yang luar biasa. Dia mendapat banyak best seller"

"Hee, pria yang luar biasa itu"

"Dia juga menulis banyak novel dengan Tooi Onii-chan sebagai karakter utama. Sebaliknya, Cougar-san adalah orang pertama yang memulai menulis tentang Tooi Onii-chan dan [12 dewi(nebulosa)] membawanya ke sorotan. Jadi pada dasarnya, dia penghasut dari mode Tooi Cross dalam beberapa tahun terakhir"

Tampaknya bahwa keberadaan [Tyrant Slayer] yang mengalahkan raja Iblis adalah topik hangat untuk semua pecinta sastra dan banyak kreasi dengan Tooi sebagai tema diterbitkan selama 10 tahun.

Rupanya, Astarot Cougar adalah pelopor mode itu.

(.............Haruskah aku merasa senang atau malu atau kecewa)

Tooi merasa kompleks.

Sejak novel dengan dia sebagai karakter utama ditulis menarik sampai menjadi best seller, baik ia merasa diberkati untuk menjadi inspirasi baginya tapi------Jangan membuatku modelnya dengan kesepakatanmu sendiri, setidaknya beri aku sedikit uang; ia merasakan itu.

Negatif dan positif tentang orang berbakat, bercampur di dalam Tooi tapi,

"Ciptaan terbarunya adalah serial asli dengan setting Tooi Cross sebagai perempuan----"

"Jadi si bajingan itu yang menulis versi perempuan diriku!?"

Saat kebenaran berdampak dikonfirmasi, hatinya langsung berwarna dalam permusuhan.

"Aku mengerti perasaan Tooi Onii-chan. Pada awalnya bahkan aku merasa, ada apa dengan setting menjijikkan ini? Tapi ketika aku mencoba membacanya, itu tiba-tiba menarik----"

"Aku orang yang dalam keprihatinan jadi aku merasa lebih sakit! Lupakan itu, Alua-chan......... apa yang kamu baca itu?"

"Aku seorang penggemar besar dari Cougar-san. Aku sudah membaca semua karyanya"

*Mufuun* Alua membusungkan dadanya dengan bangga.

Setelah ia menyebutkan itu, dia seorang maniak [Tooi Cross]. Dia benar-benar memiliki pengetahuan tentang gambar dan sastra terkait dengan Tooi.

"Ada banyak novel dengan Tooi Onii-chan sebagai karakter utama tapi ...........dalam pikiran mereka, aku suka karya yang terbaik Cougar-sensei. Bagaimana aku harus mengucapkan ini, rasanya seperti dia mengerti sekali Tooi Onii-chan"

"..........seorang pria yang mengubahku menjadi seorang gadis?"

"T-tidak, itu bukan sesuatu yang timbul seperti itu, itu lebih seperti, bagaimana ia melihat dalam titik dan pandangan hidup saat menulis Tooi Onii-chan, sangat baik dan-----"

"---Jangan membaca buku orang itu"

Suara sangat tak senang.

Laila akhirnya mengangkat tubuhnya dari meja dan memelototi Alua.

"Buku yang ditulis oleh seorang pria menjijikkan seperti itu jelas-jelas sampah"

"Mu..........jangan mengucapkan itu, Onee-chan. Kepribadian seorang penulis tidak berhubungan dengan bagaimana menariknya produk"

Alua membela penulis favoritnya tetapi, dia tidak memiliki niat untuk membela kepribadian penulis.

"Jadi, bagaimana konferensi hari ini, Laila? Kita mendapatkan izin untuk menyerang Aldebaran company?"

Setelah Tooi bertanya, Laila yang dihidupkan kembali diam-diam mengangguk.

"Kami akhirnya menetapkan itu. Tooi, Alua. Aku akan membiarkan kalian berdua pergi ke Istar besok atau sesegera mungkin"

Istar adalah nama sebuah desa yang terletak di sisi utara Kekaisaran.

Ini adalah desa yang paling dekat dengan markas Aldebaran company.

"Ini menjadi jelas bahwa senjata dari [Sayap cahaya crimson] disuplai dari perusahaan itu. Petinggi akhirnya memutuskan untuk mengangkat pantat mereka"

Militer dasarnya tidak campur tangan dengan bisnis dengan warga sipil. Tentu saja, terlepas dari berapa banyak kolusi dan konsultasi yang dilakukan, mereka membutuhkan penyebab besar untuk campur tangan publik.

Bahkan jika itu sebuah toko senjata diciptakan oleh Dewi yang tidak manusiawi, jika ada pelanggan yang membayar dan bisnis dilakukan secara legal maka------ Tooi, siapa yang berafiliasi dengan militer Kekaisaran karena nama, jangan melakukan apapun untuk mengganggu.

Situasi ini berbeda jika perusahaan tersebut membantu pemberontakan yang mengancam negara.

"Alasan mengapa kami mendapat izin....... itu mungkin keributan yang terjadi selama pagi hari?"

"Tebakan yang bagus. Betul. Ini berkat seseorang tertentu melakukan pekerjaan yang baik menangkap orang-orang dari [Sayap cahaya crimson] yang kabur dari penjaga"

"Heeeh. Kukira kita harus berterima kasih pada seseorang tertentu ya "

"......... Eh? Eh? Eh? Ap-apa artinya?"

Tooi membuat penjelasan sederhana karena pertanyaan itu dibawa-bawa.

"Alua-chan. Bagaimana orang-orang melarikan diri dari penjaga pagi ini?"

"Itu......... aku mendengar bahwa mereka mengeluarkan alat pembunuhan tersembunyi mereka di perut mereka dan menggunakannya sebagai media untuk mengaktifkan [Ray Alma] mereka ketika penjaga tidak memperhatikan dan menyebar ke kota..........."

"Ya, itu benar. Ganti pertanyaan --- Bisa Alua-chan mengaktifkan [Ray Alma] dengan alat pembunuhan?"

".....Ah"

Alua akhirnya menyadari.

Sebuah senjata pasti diperlukan untuk digunakan sebagai media untuk mengaktifkan [Ray Alma].

Memilih media membutuhkan banyak faktor penting seperti kompatibilitas Arwah dan keterampilan praktisi.

Bahan dan pembunuhan faktor senjata ini tentu saja penting, akan tetapi, selain faktor kepraktisan seperti desain seperti bentuk dan ornamen juga penting.

Ini lebih disukai jika senjatanya lebih serius, kemegahan, dan elegan.

Jika senjata memiliki efisiensi dan penampilan, itu akan dapat mengeluarkan kekuatan maksimum Arwah dan mungkin mewujudkan [Ray Alma] terkuat.

Namun di sisi lain, senjata berfokus pada desain –misalnya alat pembunuhan difokuskan terutama pada penyembunyian; banyak Arwah tidak seperti mereka dan itu tidak cocok untuk [Ray Alma].

"Aku hanya berpikir mereka cukup terampil tapi......"

"Kemungkinan itu ada tapi, dilihat oleh [Angin] yang menyentuh mereka, mereka bukan masalah besar. Yang berarti, hanya ada satu kemungkinan. Media yang mereka gunakan – meskipun itu alat pembunuhan yang tampak lemah, itu masih senjata yang masih memiliki [Kelas]"

Ini adalah wilayah yang tidak mungkin untuk dicapai tidak peduli berapa banyak manusia mencoba mencapai.

Tapi, jika itu Zesca yang dinobatkan dengan nama [Permaisuri Senjata], itu mungkin baginya untuk membuat senjata yang melampaui pengetahuan manusia.

"Orang-orang yang ditangkap belum menumpahkan bijinya tapi.......itu adalah masalah waktu. Jika itu yang terjadi, lebih baik jika kalian semua bergerak secepat mungkin. Sebuah toko senjata yang tidak memilih pelanggannya, tidak berbeda dengan organisasi kriminal untuk negara"

Laila mengucapkan itu seolah-olah menyerah.

Tooi mengangkat wajahnya dan melihat ke peta Kekaisaran Arludea dihiasi di dalam ruangan.

"Istar ya...........Ini mungkin mudah untuk tinggal di sana di musim ini"

"Tooi Onii-chan, kamu pernah ke Istar sebelumnya?"

"Uun. Tapi, aku melakukan perjalanan di sana banyak kali sekitar bagian utara. Ah, oh yeah. Karena kita akan ke utara, kukira aku akan datang di Ifnatus"

Tooi berpikir begitu dan mengucapkan itu.

Ifnatus.

Mereka terampil dengan berjuang bersama dengan Arwah api untuk menghadapi Arwah jahat sejak lama dan akan mengambil pekerjaan seperti tentara bayaran. Mereka adalah suku perang asli diisi hampir dengan prajurit dengan kekuatan tempur yang sangat baik.

Para prajurit dari Ifnatus akan bertarung dengan mantra rahasia khusus yang hanya suku-suku mereka dapat gunakan. Mereka tidak akan membawa senjata ke medan perang dan akan melenyapkan musuh-musuh mereka dengan teknik yang unik; nama Ifnatus bahkan terkenal oleh negara-negara lain karena itu.

Bertarung dengan dijaga ketat mantra rahasia, keterampilan tempur mereka begitu kuat sampai mereka berwenang untuk memerintah diri mereka sendiri meskipun desa berada dalam Kekaisaran Arludea.

Para prajurit dari Ifnatus memberi banyak hasil bahkan selama penekanan raja Iblis 10 tahun yang lalu.

"Aku hanya pergi ke sana 2 atau 3 kali tapi, aku cukup menyukai desa itu. Disana diisi dengan orang-orang mulia dan baik juga"

Ketika Tooi pergi ke desa Ifnatus, ia diberi sambutan hangat oleh prajurit angkuh disana sebagai ksatria Dewi melawan raja iblis.

Ia mengalami banyak pertempuran bersama dengan prajurit desa ketika melawan tentara raja Iblis.

Bahkan dalam diri mereka – ada satu orang yang khusus tetap berada di ingatannya.

Prajurit terkuat, yang diberi title [Pahlawan] oleh para pemimpin Ifnatus------

"Sudah 10 tahun. Anak-anak yang bermain denganku mungkin tumbuh hampir seusiaku......Eh?"

Setelah berbicara tentang kenangan masa lalunya, Tooi segera melihat perubahan aneh.

Sebelum ia tahu, ruangan itu penuh dengan kegelisahan yang tak terlukiskan. Laila menunduk dalam kesedihan dan Alua menggigit bibirnya sementara bahunya sedikit gemetar.

"E-ermm.........ap-apa yang terjadi pada kalian.....?"

Meskipun ia bertanya, keheningan berat berlanjut untuk beberapa saat lagi.

Segera – Laila membuka mulutnya.

"Ifnatus hancur"

Itu nada yang sangat dingin.

Dia tidak bisa merasakan kehangatan dari itu. Itu terlalu polos, kedengarannya seperti kutipan kata daripada menyebutnya kalimat.

"Eh......... Apa maksudmu dengan hancur............"

"3 tahun yang lalu, desa Ifnatus resmi menghilang. Bukan berarti tidak ada yang selamat akan tetapi, kebanyakan dari mereka mati "

"........Kenapa?"

"Konflik internal"

"Konflik internal……"

"Opini Kekaisaran dan Ifnatus dibagi mengenai imbalan dari perang dengan raja iblis 10 tahun yang lalu. Diskusi perlahan berubah menjadi kekacauan; kedua belah pihak benar-benar berlawanan ketika sekelompok ekstremis Ifnatus mulai meneror fasilitas pemerintah. Tujuan kami adalah untuk menekan mereka pada awalnya tapi, itu sulit terus melawan prajurit Ifnatus yang kuat, juga, karena Arludea tidak memiliki kekuatan cadangan untuk melanjutkan perang attritional tak terduga – 3 tahun yang lalu, Kekaisaran Militer menggunakan kekuatan penuh, merencanakan untuk membersihkan Ifnatus, dan memusnahkan desa"

Laila mengucapkan itu tanpa emosi seperti dia membaca buku teks.

(..........Tidak ada lagi, Ifnatus........?)

Ini adalah kebenaran yang sangat sulit untuk diterima.

Ada kekosongan 10 tahun dimana Tooi tidak ada di dunia ini – itu waktu yang cukup untuk konflik internal terjadi dan berakhir.

"......... Kamu pasti bercanda, Laila. Sesuatu seperti Ifnatus dihancurkan, mungkinkah itu? Desa yang memiliki kekuatan sebuah negara kecil tahu?"

Ifnatus dapat dibandingkan dengan daerah otonom skala kecil tapi, itu memegang banyak prajurit yang kuat.

Bagaimanapun juga, karena itu menggunakan kekuatan militer dan terlalu berisiko bahwa Ifnatus diberikan hak untuk memerintah diri mereka sendiri di Kekaisaran.

Itulah mengapa; Tooi tidak percaya alasan mengapa Kekaisaran memutuskan untuk membinasakan mereka, dan fakta bahwa itu benar-benar dimusnahkan.

Lebih penting----

"......[Pahlawan].. Ya, [Pahlawan]. Dia pasti di Ifnatus benar? Tidak mungkin dia diam-diam akan membiarkannya dimusnahkan jika dia ada"

Memori yang muncul kembali dalam pikirannya adalah seorang pemuda yang berlari bersama dengan dia dalam dunia pertempuran penuh 1 tahun yang lalu.

Dengan title [pahlawan] diberikan kepadanya, prajurit Ifnatus itu adalah seorang prajurit yang kuat di kelas yang lebih tinggi bahkan dibandingkan dengan prajurit lain dari Ifnatus; kekuatannya bahkan bisa dibandingkan dengan Tooi yang memimpin [12 dewi(nebulosa)].

Dia seorang prajurit angkuh dicintai oleh semua orang di Ifnatus.

Untuk Tooi, pemuda yang telah kembali beberapa kali, yang berlari bersama dengannya di medan perang yang berdampingan dengan kematian, adalah satu-satunya keberadaan di dunia ini bahwa ia akan memanggil [kawan perang].

"Dia – Apa yang Gilfrain lakukan!?"

Laila menutup matanya seakan memikul teriakan marah Tooi.

"...........Gilfrain Dulk Lana Merjedra Ifnis"

Laila kemudian perlahan-lahan membuka matanya.

Sebuah kilatan dingin di matanya seperti yang diharapkan.

"Gilfrain mengkhianati Ifnatus"

Bagian 4

Sekitar danau Lepia selatan dari Kekaisaran Arludea.

Daerah yang memiliki iklim hangat sepanjang tahun dan daerah resort yang terkenal. Deretan rumah resort oleh bangsawan dibangun di tepi danau dan ada sebuah jalan hiburan dikembangkan di dekatnya.

Sedikit lebih jauh dari deretan rumah mewah raksasa yang terbaik, ada sebuah rumah yang terisolasi.

Itu rumah mantan kapten Kekaisaran – Sachs Hayern.

Selama 30 tahun ini, ia adalah [budak pemerintah] dengan nama tetapi sebenarnya [Menganggur], dan hidup hanya dengan uang yang disediakan secara berkala oleh Kekaisaran. Gaya hidup yang tidak mewah juga tidak sederhana; itu mungkin standar hidup yang sama dengan warga yang tinggal di ibukota Kekaisaran.

Jika ada hari di mana ia akan tidur sepanjang hari, akan ada hari di mana ia akan menghabiskan waktunya menonton film atau membaca. Jika ada kali ia pergi memancing atau berburu, maka ada hari di mana ia akan menuju ke jalan hiburan di malam hari.

Gaya hidupnya tidak semakmur bangsawan agung tapi tidak di titik di mana ia lemah seperti orang biasa.

Sachs menikmati terlibat dalam gaya hidup itu.

Sementara menjadi seorang ksatria Dewi yang secara historis langka, ia tidak memberikan yang terbaik untuk negara, ia tidak perlu menyebabkan sebuah revolusi di dunia dan menghabiskan hari-harinya dengan santai. Yang artinya, ini adalah kerugian dalam sumber daya manusia dan mungkin benar-benar menjadi sia-sia tetapi, ia menyadari bahwa didorong oleh rasa tugas adalah akar dari segala kejahatan dalam beberapa tahun terakhir.

Awalnya sebuah prajurit biasa, tiba-tiba ia mencapai gelar Kapten segera sejak ia dipilih oleh seorang Dewi.

Proporsional dengan status dan kewenangan, tanggung jawabnya, pengekangan dan yang lebih penting beban kerja meningkat.

Sachs merasa bahwa gaya hidup membosankan ini bodoh dan memilih bersantai saat ini dan hidup tanpa beban. Jika dia membuang rasa keadilan dan keserakahan untuk martabat, kehidupan ini adalah yang terbaik dan dia tidak perlu terganggu oleh uang atau waktu.

Hati-hati, ia mendapatkan penghasilan secara berkala dengan menambahkan kondisi [Aku akan bekerja kapan saja Kekaisaran menuntutku] tapi, dia bisa bermain ulang jika dengan menipu mereka dengan keberatan sembrono. Jika suatu hari nanti, penghasilannya dipotong, maka semua yang ia lakukan adalah pergi ke negara lain. Setiap negara akan menyambutnya karena ia adalah seorang ksatria Dewi.

Dia tidak perlu tujuan yang tinggi, ia tidak dikejar oleh waktu, dan ia hidup hari-harinya dengan cara yang sedikit boros.

Itulah bentuk kebahagiaan orang itu yang Sachs Hayern pikirkan – dan saat ini, ia tinggal di kebahagiaan terbaik yang ia inginkan.

Dan malam ini-----

Sachs Hayern mati di kamar tidur rumahnya.

 

Mayatnya jatuh di lantai kamar yang luas.

Tidak – Ini lebih seperti arang bukannya menyebutnya mayat.

Tentu saja untuk rambut dan pakaiannya, daging dan tulang-tulangnya bahkan hangus. Tidak ada jejak bagaimana dia tampak saat dia masih hidup. Sebagian besar tubuhnya meleleh ke bawah dan bagian itu berubah menjadi abu hampir tidak mempertahankan bentuknya.

Kematiannya dalam sekejap.

Dia bahkan tidak merasa bahwa ia [Mati]. Dia mati hangus tanpa penyiksaan setiap saat dia membayangkan peristiwa ia miliki dengan pelacur yang diatur untuk datang ke rumahnya.

Seberapa tinggikah suhu yang menyebabkan fenomena semacam ini?

"---Fumu. Spesies manusia tiba-tiba rapuh"

Suara membosankan dan tidak menarik tidak terlalu tertarik atau penuh dengan emosi.

Orang yang berdiri di sudut kamar tidur, bergumam tanpa peduli sambil bergerak ke arah sisi jendela. Selama itu, Sachs Hayern yang berubah menjadi arang diinjak secara brutal akan tetapi, orang itu tidak terlalu terganggu oleh itu.

Sebuah lengan ramping putih membuka jendela. Angin malam bertiup dari luar, yang tersebar bubuk arang yang disebabkan karena terinjak.

Orang di ruang itu terkena cahaya bulan pucat.

Ia memiliki rambut hitam panjang yang mengalir di bagian belakang, dan pakaian merah yang menutupi seluruh tubuhnya.

Ia memiliki fitur wajah dari kecantikan netral, tidak terlihat seperti pria muda, tetapi tidak terlihat seperti wanita muda juga. Tidak ada emosi pada ekspresi dan memiliki suasana agak mirip boneka.

Dewi [Kutub Langit] - Ilum Elta Sirius.

Sekarang, setelah membakar tuannya yang membuat kontrak sampai mati, Dewi menatap bulan dengan sikap tenang yang luar biasa.

"Orang ini adalah sebuah kegagalan. Aku tidak berpikir bahwa ia akan menjadi membosankan. Karena aku melalui semua kesulitan membuat kontrak denganmu, kau pasti telah memainkan sesuatu yang lebih menyenangkan"

Ilum mengucapkan itu secara bosan.

"Jadi memilih seseorang secara acak adalah kegagalan. Kupikir semua manusia adalah sama akan tetapi, tiba-tiba, setiap individu memiliki kepribadian masing-masing. Nah, aku berharap yang berikutnya akan menjadi orang yang menghibur lagi"

Sementara bergumam pada dirinya sendiri dengan jelas, Ilum mengambil langkah keluar jendela.

"Tunggu aku – Tooi Cross"

Setelah mengumumkan ke arah bulan, sang Dewi meleleh pada malam dan menghilang.

Angin lembut berhembus ke dalam kamar dan meninggalkan jejak abu.

Perhitungan Tooi Cross yang merupakan pengecualian standar – Sach Hayern adalah satu-satunya ksatria Dewi di Kekaisaran saat ini.

Tirai kehidupan bahagia tiba-tiba ditutup malam ini.

Itu terlalu cepat dan merupakan tindakan terakhir yang benar-benar sedih.

Namun, berdasarkan perspektif rakyat, dia – Sach Hayern yang berubah menjadi abu mempercayai [Kebahagiaan]-nya, mati tanpa merasa takut atau rasa sakit dan ia bahkan tidak perlu mempersiapkan kematiannya; yang artinya, ia mungkin pria paling bahagia.
Reunion v2 Bab 1

Diposkan Oleh: setiakun

0 Komentar:

Post a Comment